Ottoman History corner

Discussion in 'Historia' started by Guiyang Hui, Nov 24, 2011.

reon comics

  1. Guiyang Hui

    Guiyang Hui New Member

    Karena tampaknya tidak ada jadi kayaknya saya post di sini saja :hero:

    Pasti udah pada dengar kan soal negara ini ? Ini biasa dikenal sebagai kemaharajaan Turki alias Turki waktu masih jaman monarki dulu...

    Negara ini paling terkenal di kalangan kebanyakan orang mungkin karena raja-raja mereka yang terkenal, terutama Sulemain "The Magnificent" karena dia Sultan yang paling terkenal di Eropa. Dulu negara ini memang sempat menjadi kekuatan yang amat besar karena keunggulan organisasi, doktrin dan teknologi militernya, menaklukkan berbagai negeri di kawasan Laut Tengah dan Asia Barat dan ditakuti oleh negara2 sekitarnya serta menjadi momok bagi Eropa zaman itu...

    Namun, alasan kedua negara ini terkenal akibat julukan "Sickman of Europe" yang diterimanya di masa-masa kelemahannya, dan julukan tersebut dalam konteks tipikalnya tetap tertempel pada nama negara ini lama setelah julukan tersebut tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman....

    Obviously, thread ini tujuannya untuk nge-sharing info2 dan berdiskusi mengenai Ottoman Empire. Mengenai seluk-beluknya, kejadian2 menarik yang melibatkannya, dan juga untuk mengeksaminasi kebenaran mengenai anggapan2 yang melekat padanya....


    For kicking this thread, saya akan menghadirkan sebuah artikel berisi seluk-beluk sejarah Ottoman di Afrika pada abad 19, karena sisi ini dari sejarah Ottoman, maupun sejarah Afrika secara umum, hampir tidak pernah disentuh orang2...

    Original Source of the article :
    THE OTTOMANS AND AFRICA
    (Ed. by) S. Deringil, S. Kuneralp
    1990 155 p.
    Isis Press, Istanbul


    Di mana saya mendapatkannya
     
    2 people like this.
  2. Ghia

    Ghia New Member

    Hoo.... menarik nih threadnya :D

    Turki dulu kalo gak salah berperang melawan Kerajaan Russia pada abad ke 18 ato 19. Perang tersebut dikenal dengan "Crimean War"
     
  3. Shin Muhammad

    Shin Muhammad Administrator Staff Member Administrator Moderator

    Mohon informasi yang diberikan, agar diterjemahkan ke bahasa Indonesia :)
     
  4. hades21

    hades21 Otamegane yang kebetulan lewat~ Kaori Addicted!

    ini buat nambahin, awalnya ini dokumen dibuat untuk tujuan tugas sekolah :piss2:

    turki usmani
     
  5. Dronewaves

    Dronewaves The Last Human Gateway Kaori Addicted!

    ah perang krimea, saat2 ottoman udah mulai menjalin kerjasama sama negara2 lain dan sudah terlalu lemah untuk jadi stand-alone power lagi.

    ottoman itu negara superpower yang kebanyakan musuh pada masanya, dan memang masih belum dimasa dimana pengendalian teritori besar bisa terwujud dengan baik. <<

    sebenarnya janissary itu membantu atau malah merusak ottoman dari dalam sih :p
     
  6. Guiyang Hui

    Guiyang Hui New Member

    "Crimean War" terkenal karena 1) itu perang pertama yang di cover oleh pers, dan 2) itu perang pertama yang terjadi dengan persenjataan zaman industri. Kedua hal tersebut membuatnya fenomenal, tapi sebenarnya konsekuensi geopolitiknya minim. Peperangan yang lebih penting terjadi kemudian, pada tahun 1877-78 melawan Rusia satu-lawan-satu. Itu adalah perang yang menyebabkan terjadinya "Scramble for Africa" dan juga, bisa di bilang sebagai sumber banyak permasalahan2 yang berujung pada Perang Dunia I

    Jannissary itu pada dasarnya Praetoriannya Ottoman : pasukan yang pas masa jayanya begitu hebat mereka menjadi amat berpengaruh di kerajaan dan menjadi penyebab stagnasi karena ingin status quo. yah, merekalah penyebab blundernya Ottoman Empire selama masa2 abad 18 sampai awal abad 19 karena menjadi penentang utama reformasi sospol dan militer. Makanya begitu mereka digulingkan, modernisasi berjalan dengan cepat walaupun sempat di hantam oleh serangan Rusia pada tahun 1877-78. Ottoman Empire punya potensi yang sangat besar bahkan di zaman modern, hanya saja untuk sembuh dari kerusakan yang disebabkan Jannissary ya perlu waktu. Andaikan itu tidak terjadi, gk akan aneh kalo Ottoman Empire bakal tidak hanya bertahan sampai hari ini, bahkan bisa jadi kekuatan setaraf AS.

    Mau gitu sih, tapi gk ada waktunya :swt: kalo ada yang bersedia menerjemahkan jangan sungkan yah :tkp1:

    Kalo ini di situs2 tempat saya biasa nongkrong sudah saya bantai tapi karena ini tugas sekolah yang gk apa lah :tkp1:
     
  7. Dronewaves

    Dronewaves The Last Human Gateway Kaori Addicted!

    lol saya malah mikirnya civil war / unifikasi jerman lebih terkenal dari crimean war. :p

    scramble for africa, iya sih dulunya beberapa negara afrika utara memberontak dari ottoman, dan ujung-ujungnya jatuh jadi jajahan negara-negara eropa << (tapi afrika tengah dan selatan udah dikolonisasi duluan kan?)

    untuk sebuah negara besar ottoman punya banyak musuh, dari dalam dan luar wilayah historis mereka, resiko sebagai negara ekspansionis, tapi masa wilayah jajahan ottoman bisa banyak gitu yang memberontak (dari mesir sampe balkan), apa emang negaranya yang susah mengatur wilayah besar atau emang wilayah jajahan ottoman itu isinya orang2 nasionalis semua?

    btw ottoman bisa dibilang hancur juga karena perang dunia, emang 10's bukan masa yang baik untuk banyak kerajaan dalam perang sih >>
     
    Last edited: Dec 1, 2011
  8. Guiyang Hui

    Guiyang Hui New Member

    1) Memang iya. Saya cuma mengatakan keterkenalan Perang Krimea itu over-proportional dibandingkan Perang Russo-Ottoman yang terjadi 2 dekade kemudian, yang lebih konsekuensial. Alasannya seperti yang saya sebutkan tadi.

    2) Setelah reformasi militer sebelum Perang Krimea, Ottoman berhasil meng-impose kekuasaannya di negara2 afrika utara di antara Mesir & Aljazair (yg sudah diambil Prancis saat itu) Sampai perang dengan Italia tahun 1911, Tripoli dan Fezzan adalah bagian integral dari kekaisaran yang punya representasi di parlemen. Di Mesir sendiri sebenarnya pengaruh Ottoman masih kuat sampai Inggris mendudukinya pada tahun 1880s (Fun Fact : setelah permintaan mereka agar Ottoman saja yang melakukannya di ignore)

    3) Kita gk lagi bisa mengatakan Ottoman sebagai ekspansionis setelah mulainya Era Tulip.

    Wilayah2 Ottoman banyak yang memberontak akibat kekalahan perang beruntun yang dialami Ottoman selama setengah akhir abad 18 sampai awal2 abad 19, yang menggoyahkan prestise dan legitimasi kekaisaran, dan jg memeloroti kekayaan kekaisaran, kesemunya membuka celah2 untuk dimanfaatkan kekuatan2 Eropa. Kekalahan beruntun itu ya akar permasalahannya ya institusi Jannisary itu, yang menghalangi reformasi administrasi dan militer. Terutama pada masa 1800an awal, eksistensi Ottoman sebagai penguasa wilayah bawahannya terancam. Pada satu masa tertentu, Sultan yang berkuasa saat itu, Mahmud II merupakan satu2nya anggota pria Bani Osmanli yang tersisa. Itulah sebabnya Ottoman diberi julukan "Sickman", tapi sebenarnya julukan tersebut hanya relevan sampai Janissary berhasil "di-G30S" Mahmud II.

    Di Mesir, sebenarnya yang memberontak juga bukan rakyat Mesir, tapi Mehmet Ali yang merupakan gubernur Mesir saat itu. Masa kekuasaannya di Mesir tidak populer akibat wajib militer yang dia berlakukan di wilayah kekuasaannya untuk memenuhi kebutuhan militer dalam melawan Ottoman. Karenanya, setelah perdamaian dicapai, Ottoman punya celah untuk mengembangkan pengaruhnya kembali di Mesir. Toh sampai PD 1, Mesir secara de-Jure merupakan bagian dari wilayah Ottoman, dan Ottoman selalu dapat campur tangan secara nyata di sana sampai pendudukan Inggris, yang sebenarnya tidak mengeliminasi berkembangnya sentimen Pro-Ottoman di sana (pas PD1 dimulai, Inggris harus menggulingkan Khedive Mesir saat itu, Abbas II, karena politik pro-Ottoman orang tersebut)

    Sedangkan kalo di Balkan, nasionalisme berhasil masuk ya gara kekalahan beruntun yang dialami Ottoman pas masa-masa "sakit"-nya. Harus dicatat pula bahwa tidak ada satu pun negara Balkan kristen yang berhasil mencapai kemerdekaan tanpa bantuan campur tangan Eropa. Yunani merdeka karena bantuan Inggris dan Rusia, dan tadinya pemberontakkan mereka lebih ke soal pajak, bukan separatisme. Serbia pada awalnya memberontak terhadap penguasa Jannisary di sana atas nama Sultan, sayangnya Sultan pada saat itu masih belum kuat menghadapi Janissary, dan akhirnya Serbia lepas melalui intervensi Eropa. Bulgaria muncul akibat serangan Rusia, dan melibatkan pembersihan etnis berskala Soviet dan Nazi terhadap populasi Muslim yang sebenarnya amat besar di wilayah tersebut :

    [​IMG]

    4) Kalo saja Ottoman neutral pas PD1, amat memungkinkan baginya untuk bertahan sampai sekarang.
     
  9. saddam

    saddam Administrator Administrator UPT Newsline

    Janisary itu nasibnya rada-rada seperti Kasim di Cina ya???

    Dari yang bukan apa-apa bahkan statusnya tentara "paksa" akhirnya malah punya kedudukan penting di pemerintahan???

    BTW, sebagaimana di Cina, Istana Ottoman sendiri juga punya profesi Kasim lho..:panda::panda:
     
  10. Guiyang Hui

    Guiyang Hui New Member

    Janissary pada awalnya memang di-rekrut melalui sistem "Head Tax" dengan cara mengambil satu anak dari keluarga2 non-muslim. Namun dalam perkembangannya institusi ini menjadi sangat hebat dan menyediakan prospek masa depan yang amat cerah sampai2 keluarga2 muslim pun menyelendupkan anaknya ke dalamnya. Pada perkembangan selanjutnya 1) calon Janissary direkrut melalui ujian, yang juga dibuka untuk anak2 muslim, dan 2) Janissary yang menjadi begitu kuat memberlakukan sistem pewarisan status ke-Janissarian kepada keturunan mereka, untuk menjaga status kuo yang menguntungkan bagi kaum mereka. Hal yang kedua lah yang secara perlahan-lahan menggerus kapabilitas mereka yang tadinya merupakan special force Ottoman, namun juga memperdalam cengkeraman mereka ke dalam sistem, dan inilah yang membuat Ottoman "sakit", karena setiap usaha modernisasi mendapat tentangan dari Janissary yang amat kuat.

    Yah, Ottoman punya kasim, dan mereka juga amat berpengaruh dalam permainan intrik politik istana.
     
  11. Dronewaves

    Dronewaves The Last Human Gateway Kaori Addicted!

    menarik, pada akhirnya kerajaan superpower multikultural kayak ottoman bisa jatuh juga secara perlahan. (meski harus dikeroyok negara2 eropa dulu)

    dan knightdom sudah kadaluarsa sejak jaman konskripsi masal :p

    jujur saya ga banyak mengerti tentang ottoman, tapi sebagai penerus hegemoni islam setelah jatuhnya kekhalifahan, dan aktor besar politik abad pertengahan) mereka tegolong negara yang cukup penting untuk dipelajajari.

    btw gimana hubungan ottoman dengan negara2 eropa dan negara2 tim-teng lain kayak persia (mungkin cuma itu negara tim-teng yang signifikan selain ottoman >> ) di masa kejayaan mereka?
     
  12. Guiyang Hui

    Guiyang Hui New Member

    Perlahan, dan tidak melalui trayek yang konsisten. Ottoman Empire berhasil melompat dari hampir mati pada awal2 abad ke tingkat kekuatan regional Mediterrania Timur dengan AL ke-3 terbesar di dunia lalu tumbang dalam jibaku berdarah lawan Rusia di 1877-78 lalu rebound lagi di bawah Abdul Hamit dua sebelum akhirnya dibunuh sebagai power oleh Inggris dan royalti-nya digulingkan oleh Kemal. Buat orang2 yg suka AH kayak saya, potensinya kerasa banget tuh :panda:

    Janissary bukan knighthood. Itu jelas2 conscript, walaupun akhirnya menjadi quasi-feodal, tapi tetap tidak ekuivalen dengan knighthood secara keseluruhan.

    Persia merupakan rival tradisional Ottoman sejak zaman Safawiyah. Kayaknya jika daerah seputar Laut Aegea dan Iran masing2 dipimpin oleh kekuatan yang kompeten, kedua kekuatan tersebut tidak ayal akan menjadi rival. Imperium Roma Timur sama Sassanid Persia dulu juga gitu. Soalnya mereka memperebutkan dominasi atas jalur perdagangan dan zona2 defensif strategis yang paling nyaman buat masing2.

    Eksistensi dan absennya Ottoman berpengaruh amat signifikan terhadap ekuilibrium geopolitik global, terutama karena letak geografisnya. Itu belum menghitung faktor status, ideologi dan ikatan kultural dengan belahan dunia lain (semua berhubungan dengan agama Islam tentunya). Ottoman selalu merupakan aktor yang krusial kontirbusinya dalam politik internasional dan sejarah dunia, walaupun hal ini tidak jarang diabaikan, baik oleh perspektif Eropa dari zaman dahulu (tradisi :p walaupun sekarang udah mulai membaik), maupun oleh perspektif Islam umumnya zaman sekarang (gabungan antara kurangnya akses kpd data, distraksi oleh atmosfir reaksioner akibat perkembangan geopolitik terkini, dan pengaruh Salafisme, dan ini masalah yang lebih "sticky").

    Buku2 yang saya rekomendasikan buat mempelajari sejarah Ottoman dan hal2 terkait :
    Stanford J. Shaw's "History of Ottoman Empire & Modern Turkey" Volume 1 & 2 , Islam Assembled: The Advent of the Muslim Congresses

    "Osman's Dream" oleh Caroline Finkel serta "Politicization of Islam" oleh Kemal Karpat juga merupakan buku2 topik ini yang recommended, tapj saya belum nemu.... :(
     
    Last edited: Dec 5, 2011
  13. Dronewaves

    Dronewaves The Last Human Gateway Kaori Addicted!

    oh iya satu lagi

    tentang hubungan ottoman-aceh (protektorat?) yang membuat aceh bisa jadi negara maju pada masanya, bisa dijelasin tentang awalnya sampe aceh jatuh? dan apa ada juga hubungan serupa antara ottoman dengan kerajaan islam lain di wilayah asia?
     
  14. Guiyang Hui

    Guiyang Hui New Member

    Hubungan antara Ottoman dan Aceh secara lebih lengkapnya bisa dipelajari di "Islam Assembled" karya Martin Kramer. Secara garis besarnya, Aceh meminta Ottoman untuk menjadi overlord-nya dalam rangka menghadapi ancaman Portugis. Seperti hal pada saat munculnya ancaman Belanda pada abad 19, mereka mengirim utusan ke Konstantinopel untuk mengingatkan perjanjian antara kedua negara. Ottoman yang udah lupa pernah punya vassal di Indonesia mesti bongkar2 arsip dulu untuk konfirmasi.
    Alasan kenapa Aceh makmur pada zaman dulu terutama karena letak strategisnya sebagai pusat commerce regional, yg juga alasan kenapa negara tersebut berhubungan secara intensif dengan wilayah2 sekeliling Samudra Hindia, termasuk Ottoman Empire.
     

Share This Page