Nihon no Kata Kebudayaan, Gaya Hidup, serta hal menarik lainnya dari Jepang.

Reply
 
Thread Tools
Old 19 October 2009, 20:41   #1
xchalant
Sadako's boyfriend
 
xchalant's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Near Galaxy
Blog Entries: 16
[Urban Legend] Legenda Hantu-Hantu Jepang

Sorry kalo salah tempat, soalnya awalnya mo taruh ini di Alun2x, tapi untuk membantu menghidupkan SF lainnya juga, maka sy distribusikan saja ke sini (masih kaitan dengan Jepang kok..).

+++

Urban Legend (Cerita Pasaran) adalah kisah2x aneh yg cenderung horror yg beredar luas di kalangan masyarakat awam dari mulut ke mulut.
Biasanya asal mulanya sulit dipastikan dan ditelusuri namun karena sudah terlanjur tersebar luas hingga banyak juga orang yg malah jadi yakin dan percaya kebenaran kisah itu.

Nah, di negara maju sekali seperti Jepang sekalipun banyak juga ditemui Urban Legend2x yg terkenal, di sini kita akan membaca salah satunya yg cukup seram.
Jika sy gak salah saat ini sedang ada pemutaran filmnya (based on) ini di bioskop2x (film asia/jepang di posternya ada wanita membawa gunting besar).

+++



Kuchisake-onna (口裂け女) atau wanita bermulut robek adalah sejenis siluman dalam mitologi dan legenda urban Jepang.
Ia berwujud seorang wanita yang menutup mulutnya yang robek dengan kipas, syal atau masker operasi (versi yang paling populer).
Ia sering muncul di jalan-jalan yang sepi dan bertanya pada orang yang ditemui apakah dirinya cantik.
Bila orang itu menjawab tidak atau ketakutan melihat wujud seramnya ia akan membunuh orang itu

Legenda

Dalam legenda, Kuchisake-onna tadinya adalah seorang wanita muda yang hidup pada Zaman Heian.
Kemungkinan ia adalah seorang istri atau selir samurai. Ia dikaruniai wajah yang sangat cantik namun sombong, ia juga sering berselingkuh di belakang suaminya.
Suaminya merasa sangat cemburu dan dikhianati menyerangnya dan membelah mulutnya dari kuping ke kuping. “Sekarang siapa yang akan berkata kau cantik?” ejek suaminya.
Sementara dalam versi legenda urban, Kuchisake-onna adalah seorang wanita korban operasi wajah yang gagal.
Konon katanya, dokter yang mengoperasi wajahnya memakai pomade (jenis minyak rambut) dengan bau yang menusuk.
Ketika sedang dioperasi ia tidak bisa tenang karena bau itu sehingga si dokter secara tidak sengaja memotong mulutnya hingga robek.
Wanita itu menjadi histeris dan marah lalu membunuh dokter itu. Belakangan ia dibunuh oleh para penduduk kota dan menjadi hantu penasaran.
Ada beberapa versi lain mengenai asal-usulnya namun kurang populer, misalnya:


* Korban kecelakaan lalu-lintas yang wajahnya rusak.

* Seorang wanita yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga merobek mulutnya dengan benda tajam.

* Seorang wanita korban pemerkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosanya atau ia sendiri yang melakukannya setelah menjadi gila karena perkosaan itu.

* Seorang wanita yang leluhurnya memperoleh uang haram dengan menyembah siluman anjing sehingga anak cucunya dikutuk bermulut robek dan bila mati akan menjadi siluman.


Kuchisake-onna menutupi mulutnya yang robek dengan masker operasi dan sering bergentayangan di kota pada waktu malam, terutama ketika sedang berkabut.
Bila bertemu seseorang (terutama anak-anak atau mahasiswa) di jalan yang sepi, ia akan bertanya, “Apakah saya cantik?” (Watashi kirei?) .
Bila orang itu menjawab “ya”, ia akan membuka maskernya dan bertanya lagi, “Bahkan bila seperti ini?” Pada saat itu, bila si korban yang biasanya terkejut dan takut menjawab tidak, ia akan membunuhnya dengan gunting, golok, sabit, atau senjata tajam lainnya.
Bila si korban tetap menjawab ya setelah melihat wajahnya di balik masker, ia akan gembira dan membebaskannya, namun ada juga yang mengatakan walaupun korban melakukan itu, Kuchisake-onna mengikutinya sampai ke rumah baru akan membunuhnya di depan pintu rumah si korban.
Bila korbannya wanita, Kuchisake-onna akan merobek mulutnya hingga serupa dengannya, bila korbannya anak-anak, ia akan memakannya.

Legenda urban yang populer pada tahun 70’an mengatakan bahwa korban akan selamat bila ia menjawab “biasa saja”.
Sementara versi tahun 2000an mengatakan bahwa korban akan selamat bila menjawab, “begitulah” sehingga Kuchisake-onna bingung dan berpikir dulu apa yang akan ia lakukan, saat sedang bingung itulah korban mempunyai kesempatan untuk kabur.
Cara lain untuk lolos dari Kuchisake-onna adalah dengan menawarkannya permen keras berwarna kuning tua karena ia menyukainya namun tidak bisa menikmatinya sehingga mengingatkannya lagi pada penderitaannya.
Selain itu bisa juga dengan mengucapkan “pomade” sebanyak tiga kali, ada yang menyebutkan enam kali.
Ucapan itu akan membuatnya takut dan kabur karena mengingatkannya kembali pada ahli bedah yang merusak wajahnya.
Korban juga bisa memakai pomade untuk mencegahnya mengikutinya.



Trailer "SLIT MOUTHED WOMAN"... WARNING SCARY SCENE!



Sumber : Kisah Nyata Hantu: Legenda Kuchisake-onna
__________________

"Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri

dan merasakan dengan hati mereka sendiri" ; Einstein

Last edited by Kincedou; 13 November 2009 at 14:48.
xchalant is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote

Old 19 October 2009, 20:50   #2
Kincedou
Rei's husband のヮの

 
Kincedou's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Lost City R'lyeh
Blog Entries: 185
jd inget nube, waktu d kasih permen ma anak kecil mulutnya jd normal lg dan cantik....
__________________


Shiawase na Kazoku

Quote:
"And women wonder why they can't find good men, well, there you go ladies, that's one reason. being a man is a crime these days."
Kincedou is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 19 October 2009, 23:20   #3
ErickGantengBgt
Member
 
ErickGantengBgt's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Bandung
Wow sepertinya memakan burger sekali lahap bkn masalah lagi.

Kl sadako ap efeknya?
ErickGantengBgt is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 20 October 2009, 00:44   #4
Salvanos
Junior Member
 
Salvanos's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: kamar
kenapa...
gua buka tuh spoiler gambar jam 11:42 malam....

GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA


pernah ketemu di komik nube...
tapi gua prefer liat gambar komik ketimbang gambar realistis
Salvanos is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 20 October 2009, 00:48   #5
Kincedou
Rei's husband のヮの

 
Kincedou's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Lost City R'lyeh
Blog Entries: 185
ya maklumlah, yg real bisanya lebih seram drpd d manga, krn hrs mnyesuaikan dgn ciri khas pengarang. Bandingkan saja versi gegege no kitaro ma nube
__________________


Shiawase na Kazoku

Quote:
"And women wonder why they can't find good men, well, there you go ladies, that's one reason. being a man is a crime these days."
Kincedou is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 20 October 2009, 12:09   #6
xchalant
Sadako's boyfriend
 
xchalant's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Near Galaxy
Blog Entries: 16
Quote:
Originally Posted by ErickGantengBgt View Post
Wow sepertinya memakan burger sekali lahap bkn masalah lagi.

Kl sadako ap efeknya?
Makanannya bukan burger... tapi anak kecil yg langsung ditelan setelah digunting2x...

Sadako efeknya? dia itu psychokinesis masuk ke alam bawah sadar seseorang, nanti sy bikin trit sendiri mengenai dia..
__________________

"Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri

dan merasakan dengan hati mereka sendiri" ; Einstein
xchalant is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 02 November 2009, 07:36   #7
Sekirei
のヮの

 
Sekirei's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Bandoenkz
hantu-hantu wilayah ASEAN sama Asia Timur kebanyakan kayak gitu yak...

cewek dengan rambut panjang (hantu di rebonding) , jarang-jarang lihat hantu cewek di twin tail

Quote:
Sementara versi tahun 2000an mengatakan bahwa korban akan selamat bila menjawab, “begitulah” sehingga Kuchisake-onna bingung dan berpikir dulu apa yang akan ia lakukan, saat sedang bingung itulah korban mempunyai kesempatan untuk kabur.
ow berarti si hantunya punya otak yah, soalnya mikir dulu

pingin lihat ekspresi hantu kalo lagi bingung
__________________




Sekirei is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 02 November 2009, 08:26   #8
nuke
HOW BIG IS IT ? 👀
 
nuke's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Ministry of Ni Inquisition
Blog Entries: 253
Quote:
Ada beberapa versi lain mengenai asal-usulnya namun kurang populer, misalnya:


* Korban kecelakaan lalu-lintas yang wajahnya rusak.

* Seorang wanita yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga merobek mulutnya dengan benda tajam.

* Seorang wanita korban pemerkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosanya atau ia sendiri yang melakukannya setelah menjadi gila karena perkosaan itu.

* Seorang wanita yang leluhurnya memperoleh uang haram dengan menyembah siluman anjing sehingga anak cucunya dikutuk bermulut robek dan bila mati akan menjadi siluman.
kurang satu lagi bos.. pernah menjadi korban Joker, atau pernah menjadi anakbuahnya joker
__________________

Quote:
Originally Posted by classypedobear
Honestly, I did not laugh at all when I saw this guy's comment. Pedophilia is wrong and trivializing it with little jokes like that is immoral
nuke is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 02 November 2009, 10:39   #9
Shiho Sasaki
homohomohomohomo

 
Shiho Sasaki's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: di kamar Mana-chan~
Blog Entries: 32
Wuiih manthab!!


Quw sk nglyt gtan!!!
Shiho Sasaki is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 03 November 2009, 03:03   #10
_KID_


 
_KID_'s Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: on front of Hina-chan
Blog Entries: 12
yup...
pernah denger kok...
malahan yg gw denger kasi permennya 3 biji maka dia akan seneng dan memakannya....
_KID_ is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 03 November 2009, 04:06   #11
Shin Muhammad
Kerja, kerja, dan kerja!


 
Shin Muhammad's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Kota Bogor
Blog Entries: 330
saya baru dapat materi mengenai hantu-hantu jepang

jadi inget kayak hakurei reimu yg pakai topeng deh
__________________
Sampaikan keluhan Anda ke shinmuhammad [at] kaorinusantara.or.id atau 0818 740 914
Telegram: @shinmuhammad

Silaturahmi Lintas Daop 2015 | KAORI Newsline

Shin Muhammad is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 03 November 2009, 09:50   #12
Shiho Sasaki
homohomohomohomo

 
Shiho Sasaki's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: di kamar Mana-chan~
Blog Entries: 32
Tambahin crita serem.na donk!!!!

TmnQuw ama aQuw pd sk!! hwakkakkak..
Shiho Sasaki is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 13 November 2009, 07:07   #13
xchalant
Sadako's boyfriend
 
xchalant's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Near Galaxy
Blog Entries: 16
Quote:
Originally Posted by Shiho Sasaki View Post
Tambahin crita serem.na donk!!!!

TmnQuw ama aQuw pd sk!! hwakkakkak..
Ini cerita hantu salju versi Jepang, sy gabung aja disini :

LEGENDA YUKI-ONNA (WANITA SALJU)




Kisah Yuki-Onna (Wanita Salju) Merupakan salah satu kisah hantu klasik di Jepang, yang sudah sering diangkat dalam bentuk Opera, bahkan pernah dibuat dalam bentuk film klasik. Kisah hantu tidak klasik ditandai dengan adegan berdarah-darah, namun lebih merupakan cerita yang yang diisi tokoh manusia dan hantu yang melibatkan percintaan, kesedihan yang dalam dan tragedi.

Cerita dimulai dari dua orang penebang kayu bernama Mosaku dan Minokichi yang hidup di daerah provinsi Musashi (terletak di antara Tokyo dan Saitama), Mosaku adalah seorang pria yang berada di usia senja, sementara muridnya , Minokichi adalah seorang pemuda tegap berumur 18 tahun. Setiap hari mereka berangkat pagi-pagi sekali ke sebuah hutan yang jaraknya 5 mil dari desa mereka. Di antara desa mereka dan hutan yang dituju ada sebuah sungai besar yang beraliran deras. Begitu derasnya arus sungai tersebut sehingga tidak ada jembatan yang kuat menahan arus (jembatan yang ada selalu rusak akibat terjangan arus deras). Siapapun yang ingin menyebrangi sungai harus melewatinya dengan bantuan kapal penyebrang kecil.

Suatu hari Mosaku dan Minokichi sedang dalam perjalan pulang. Ketika itu cuaca begitu dingin dan mulai turun badai salju. Saat sampai di di tepi sungai, mereka menemukan bahwa si pengayuh perahu yang menyebrangkan mereka telah pulang ke rumah dan meninggalkan perahunya karena cuaca buruk. Sadar bahwa mereka tidak mungkin menyebrangi sungai, mereka memutuskan bermalam di pondok sementara si pengayuh perahu. Pondok itu benar-benar sederhana, hanya terdiri dari sebuah ruangan tanpa jendela yang berisi dua buah Tatami, tanpa perabotan apapun.

Mosaku dan Minokichi yang sudah lelah segera menutup pintu agar salju tidak masuk ke dalam pondok,lalu kemudian beristirahat. Mereka merasa cukup hangat dan nyaman sehingga Mosaku yang lanjut usia tak lama berbaring langsung tertidur pulas, sementara Minokichi yang masih muda termenung mendeangar suara angin yang menderu yang disertai arus sungai yang bertambah deras. Badai tidak mereda dan udara malah bertambah dingin, namun setelah bersusah payah skhirnya Minokichi tertidur juga.Entah telah berapa lama Minokichi tertidur, tiba-tiba ia terbangun karena merasakan butir-butir salju yang lembut di wajahnya. Ternyata pintu pondok yang mereka diami telah terbuka dengan paksa.

Minokichi melihat seorang wanita dalam pondok, wanita yang putih seperti salju dan memancarkan cahaya seperti salju (Yuki-Akari) sedang membungkuk diatas Mosaku. Ia tengah meniupkan nafasnya yang dingin menyerupai asap putih kepada Mosaku. Minokichi benar-benar terkejut dan ketakutan, ia ingin menjerit namun tak ada sebuah suara pun yang keluar dari mulutnya. saat itulah sang wanita misterius itu beradu pandang dengannya, ia mendekatkan wajahnya pada Minokichi. Dalam ketakutan yang amat sangat, Minokichi merasakan bahwa wanita yang berada di hadapannya adalah seorang wanita yang amat cantik, walaupun sorot matanya membuat tubuhnya gemetar dalam ketakutan.

Wanita itu terus menatap Minokichi dan tiba-tiba tersenyum dan berkata, “aku ingin memperlakukanmu sama seperti orang lain, tapi aku kasihan padamu. Kau, masih muda, begitu tampan, Minokichi. Aku tidak akan menyakitimu tapi jika kau memberitahu siapapun termasuk ibumu tentang apa yang terjadi malam ini… maka aku akan membunuhmu! Ingat apa yang telah kukatakan ini.” Seusai wanita salju itu berkata, ia meninggalkan Minokichi sendirian. Mengira bahwa itu hanyalah mimpi, Minokichi segera bangun dan melihat keluar namun ia tidak melihat siapapun atau apapun. Sambil menutup pintu ia bertanya-tanya apakah bukan angin yang membuka pintu pondok tadi. Ia memanggil Mosaku namun tidak ada jawaban. Minokichi mengulurkan tangan untuk menyentuh Mosaku dan tanpa sengaja ia menyentuh wajah Mosaku, dan ternyata wajahnya telah membeku. Mosaku telah meninggal.

Ketika fajar tiba, badai pun berakhir dan si pengayuh perahu menemukan Minokichi yang tergeletak pingsan di samping Mosaku yang telah meninggal. Ia membawa keduanya menyebrang, lalu menguburkan jenazah Mosaku. Sementara Minokichi dibawa pulang kerumahnya. Setelah sembuh, Minokichi tidak dapat langsung melupakan kejadian yang telah ia alami. Ia dihantui oleh kematian Mosaku, namun ia bersikeras untuk menceritakan kejadian itu pada siapapun, karena ia tidak ingin kehilangan nyawanya. Lama berselang, Minokichi baru berani kembali pada pekerjaan sehari-harinya, menebang kayu, membelahnya menjadi potongan-potongan kecil, lalu menjual kayu tersebut ke pasar dengan bantuan ibunya.

Pada musim dingin tahun berikutnya, Minokichi sedang berada dalam perjalanan pulang melalui jalan setapak di hutan, saat ia berpapasan dengan seorang gadis yang amat cantik, berkulit putih indah, yang hendak melalui jalan yang sama. Minokichi pun menyapa gadis itu dan tanpa disangka gadis itu menjawab dengan suara yang menurut Minokichi adalah suara yang paling merdu didengarnya. Mereka pun mulai berjalan bersama dan bercakap-cakap. Si gadis menceritakan bahwa ia bernama O-Yuki, ia telah kehilangan kedua orangtua, dan untuk menyambung hidupnya ia akan pergi ke Yedo (Edo atau Tokyo) untuk mencari kerabatnya agar dapat membantu mencarikannya pekerjaan sebagai pelayan.

Entah apa yang dirasakan Minokichi, namun rasanya gadis itu nampaknya makin cantik dimatanya. Minokichi pun mulai merasa suka pada gadis itu, sehingga ia memberanikan diri untuk bertanya apakah gadis itu sudah memiliki pasangan. Gadis itu tertawa sambil mengatakan bahwa ia belum memiliki pasangan atau kekasih. Ia pun balik bertanya apakah Minokichi telah memiliki pasangan, dan Minokichi menjawab bahwa ia pun belum memilikinya. Setelah pernyataan ini maka kedua muda-mudi ini tidak berbicara lagi sampai mereka tiba di desa tempat tinggal Minokichi. Namun dalam hati masing-masing telah tumbuh rasa saling menyukai. Maka Minokichi mengundang O-Yuki untuk singgah dan beristirahat di rumahnya. O-Yuki ternyata bukan hanya gadis cantik, namun juga berkelakuan baik. Ibu Minokichi pun tak butuh waktu lama untuk menyukainya. Sampai ia membujuk agar O-Yuki mau menunda perjalanannya ke Yedo. Pada akhirnya O-Yuki tidak pernah melanjutkan perjalanannya ke Yedo, melainkan menetap di desa itu dan tinggal bersama Minokichi dan ibunya, sebagai istri dan menantu.

Lima tahun kemudian ibu Minokichi meninggal, O-Yuki tetap bersama-sama Minokichi, bahkan ia telah melahirkan 10 orang anak lelaki dan perempuan bagi Minokichi. Semuanya tampan dan cantik, serta memiliki kulit putih seindah ibunya. Banyak penduduk desa yang mengagumi O-Yuki. Kebanyakan petani tampak tua setelah melahirkan anak, namun O-Yuki yang telah menjadi ibu 10 anak tetap terlihat cantik. Secantik saat pertama kedatangannya di desa, mereka.

Suatu malam setelah anak-anak tidur, O-Yuki menjahit dibantu dengan sebuah cahaya dari lampu kertas. Minokichi yang sedang menatapnya, tiba-tiba berkata, “Melihat kau menjahit dengan pantulan cahaya di wajahmu, aku teringat suatu hal aneh yang terjadi saat aku masih berusia 18 tahun. Kala itu aku melihat seorang wanita yang secantik dan seputih dirimu… dan ia memang mirip denganmu… “

Tanpa menghentikan pekerjaannya, O-Yuki bertanya, ”ceritakanlah padaku, dimana kau bertemu dengannya?” lalu Minokichi mulai bercerita tentang Mosaku dan pengalamannya di pondok pengayuh perahu. “Entah itu sebuah mimpi atau bukan,tapi saat-saat itulah aku pernah melihat orang secantik engkau. Tentu saja ia pasti bukan manusia dan aku sangat takut padanya. Hingga sekarang pun aku tidak yakin apakah yang aku lihat itu mimpi atau memang benar-benar seorang wanita salju.”

O-Yuki langsung melemparkan jahitannya. Ia mendekati suaminya dan berseru, “itu adalah aku! Bukankah aku telah mengatakan bahwa aku akan membunuhmujika cerita itu pernah keluar dari mulutmu. Sekarang, demi anak-anak kita…” O-Yuki tetap berteriak namun suaranya menjadi penuh kesedihan, “jagalah aak-anak kita, karena jika kamu tidak melakukannya, maka aku akan melakukan hal yang pernah aku katakana padamu…”

Minokichi tidak sempat berkata apa-apa. O-Yuki mulai tidak terlihat dan kemudian menguap menjadi butir-butir salju yang halus,yang menghilang melalui cerobong asap. sejak saat itu, ia tidak pernah terlihat lagi.


~##~
__________________

"Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri

dan merasakan dengan hati mereka sendiri" ; Einstein

Last edited by xchalant; 13 November 2009 at 07:10.
xchalant is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 13 November 2009, 07:26   #14
Elite - eightdevil
(✪㉨✪) dream huntu T__T
 
eightdevil's Avatar
 
Join Date: Nov 2009
Location: Ivalice
Blog Entries: 71
yuki nya gg amat yg terakhir
eightdevil is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Old 13 November 2009, 08:18   #15
Shiho Sasaki
homohomohomohomo

 
Shiho Sasaki's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: di kamar Mana-chan~
Blog Entries: 32
Bgs!! Bgs bgt!!
M'harukan..
Cuman ga bs lyt gmbr.na.. T^T
Onlen lwt hape c..
Shiho Sasaki is offline  
Say 'Thank You!' for this post.
Reply With Quote
Reply

Bookmarks


Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +8. The time now is 15:52.

KAORI © 2012 | KAORI tidak bertanggung jawab atas isi dari situs internet pihak luar

Powered by vBulletin® Version 3.8.9 Beta 1 | Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.
no new posts
Page generated in 0.14757 seconds with 8 queries