BAGIKAN
Terowongan MRT di Stasiun Bundaran HI | Foto: Riski Pajri Yansyah

Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase 1 yang menghubungkan Lebak Bulus dengan Bundaran HI rencananya akan beroperasi pada Maret 2019. Berbagai rencana terkait operasional MRT oleh PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) terus disiapkan agar segala kegiatan pada masa operasional berjalan dengan lancar.

MRT Jakarta pada 25 Februari 2018 telah menyelesaikan progres konstruksi hingga 91,86 persen. Total progres tersebut merupakan jumlah rata-rata dari progress konstruksi jalur layang (elevated section) dan jalur bawah tanah (underground section).

Pada progres jalur layang dari Lebak Bulus hingga Patung Pemuda Membangun telah mencapai 87,99 persen. Untuk bagian konstruksi bawah tanah dari Patung Pemuda Membangun hingga Bundaran HI telah mencapai 95,76 persen. Kabar baiknya, MRT Jakarta tidak termasuk ke dalam daftar proyek yang sebelumnya dimoratorium oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr) sehingga tidak menghambat progres konstruksi yang masih dilakukan.

Baca Juga: Apa Kabar MRT Jakarta Fase 2?

Selain pengerjaan konstruksi, MRT Jakarta juga tengah memantau dan menyiapkan Depo MRT Lebak Bulus demi mengakomodasi rangkaian kereta MRT yang akan tiba pada 26 Maret 2018. Seluruh persiapan tersebut ditargetkan rampung pada minggu ke-2 April 2018. Persiapan tersebut meliputi persinyalan, jalur dan kelistrikan. Selain itu, pada minggu ke-3 April 2018, sistem kelistrikan di Depo MRT Lebak Bulus akan diaktifkan untuk diujicoba ke rangkaian kereta MRT.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.