BAGIKAN

adarutobideo-hanbaiten-illust

Polisi Tokyo menggerebek sebuah bisnis DVD porno ilegal beromset 200 juta yen (setara 22 miliar rupiah). Bisnis yang sudah beroperasi selama 10 bulan ini digerebek karena DVD porno yang dijual tidak disensor terlebih dahulu.

Dibanderol dengan harga sekeping mulai dari 99 yen (setara 12 ribu rupiah), modus operandi bisnis ini dilakukan dengan menjual DVD tersebut melalui 17 situs online. Untuk menghindari polisi, pengiriman dilakukan secara anonim.

Advertisement Inline

Selain mengamankan pemilik bisnis Toshifumi Itagawa dan tiga pegawainya, polisi juga menyita 60 ribu keping DVD master siap ganda dan 75 mesin pengganda cakram DVD.

UU Pornografi di Jepang mewajibkan setiap materi porno di Jepang yang dijual untuk melalui proses penyensoran terlebih dahulu.

Simak videonya di bawah ini (dalam bahasa Jepang).

KAORI Newsline | Gambar hanya ilustrasi

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.