BAGIKAN

Terjepit akibat antri zakat.Sedikitnya 23 orang dilaporkan meninggal dan beberapa lain terluka di Pasuruan Jawa Timur akibat terhimpit dan terinjak di tempat pembagian zakat.
Peristiwa maut ini terjadi ketika massa warga menunggu pembagian zakat dari sebuah keluarga kaya di Kota Pasuruan.

Sekitar 10.000 orang diperkirakan ikut antri untuk mendapatkan zakat yang dibagikan.

Laporan-laporan menyebutkan tidak ada petugas keamanan saat kejadian terjadi.

Advertisement Inline

Sebagian dari korban pingsan akibat kekurangan oksigen dan sebagian lagi terinjak-injak, lapor kantor berita Antara.

Sebagian besar korban tewas adalah wanita berusia lanjut.

Puluhan korban lain menjalani perawatan di fasilitas UGD RSUD Dr. Sudarsono Pasuruan. Sebagian di antaranya dalam kondisi kritis.

Kebanyakan korban warga pedesaan yang mengharapkan membawa pulang zakat sebesar 30 ribu rupiah per kepala.

Saat menggambarkan kondisi saat insiden terjadi, wartawan Radio Warna di Pasuruan, Eddy Riyanto, mengatakan, berbeda dengan pembagian serupa tahun-tahun sebelumnya, kali ini penyelenggara pembagian zakat ini memasang pagar bambu sebagai pembatas.

Seperti dilaporkan Antara, saat mengunjungi para korban, Walikota Pasuruan mengatakan, dia menyesalkan bahwa penyelenggara tidak berkoordinasi dengan pemerintah kota dan aparat keamanan.

Kasatserse Polres Pasuruan Ajun Komisaris Polisi Adi Sunarto mengatakan kepada BBC, polisi tengah meminta keterangan dari Haji Syaichon, penyelenggara pembagian zakat itu, dan beberapa saksi lain.

Sumber BBC | Dari http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/09/080915_zakatincident.shtml

2 KOMENTAR

  1. walau bagaimanapun, kita harus berterima kasih kepada h. syaikhon dan para korban. karena, dg peristiwa yg menimpa mereka inilah, kita semakin tersadarkan akan pentingnya zakat dilakukan dg ikhlas dan profesional… 🙂

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.