BAGIKAN
Lokomotif CC 206 Terbaru
CC 206 saat diturunkan dari kapal Alliance Norfolk.

Setelah menempuh perjalanan jauh mengarungi berbagai benua dan samudera dari pabrik General Electric di Amerika Serikat, akhirnya lokomotif CC 206 terbaru milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (14/7/2016) pukul 17.00 WIB. Diangkut menggunakan kapal barang Alliance Norfolk, 11 unit lokomotif CC 206 yang tiba kali ini merupakan kelompok pengiriman dari sejumlah 150 unit yang dipesan KAI sejak 2013 silam, dengan nomor unit CC 206 140 s/d CC 206 150 (CC 206 16 01 s/d CC 206 16 11)

Proses bongkar muat sendiri sudah dilakukan di terminal impor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara sejak pukul 20.00 WIB dengan 4 unit lokomotif yang lebih dahulu diturunkan dari kapal. Kemudian, pada hari Sabtu (16/7) akan dilanjutkan penurunan 7 unit berikutnya.

13731467_10209412525699576_7204382765484752760_n
Lokomotif CC 206 saat diturunkan dari kapal Alliance Norfolk | Foto : Muhammad Aldi Yatin

Setelah diturunkan dari kapal, 11 unit lokomotif tersebut akan dikirim ke Balai Yasa Yogyakarta (BY YK) dari Pelabuhan Tanjung Priok dengan truk melalui jalan darat. Di BY YK lokomotif-lokomotif tersebut akan dirakit bogienya dan akan menjalani serangkaian uji coba statis dan dinamis, sebelum nantinya akan dioperasikan memperkuat armada lokomotif di pulau Jawa atau Sumatera

CC 206 merupakan lokomotif terbaru andalan KAI. Mulai dioperasikan sejak 2013, seri lokomotif ini biasa digunakan untuk menarik rangkaian kereta api (KA) angkutan penumpang dan angkutan barang, baik itu semen, air mineral, peti kemas, BBM maupun batubara. Meskipun menggunakan tipe mesin yang sama seperti seri-seri lokomotif buatan General Electric (GE) pendahulunya, CC 206 menggunakan sistem komputer terbaru yang merupakan penyempurnaan dari seri sebelumnya, CC 204 yang juga menggunakan sistem komputerisasi.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.