BAGIKAN

Anda mungkin belum lupa dengan Baekuni alias Babe, pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap 14 anak jalanan. Hari ini, lelaki kelahiran Magelang itu akan memulai sidang perdananya di Pengadilan Jakarta Timur, Senin 24 Mei 2010.

Sidang perdana ini dipimpin ketua majelis Lexsy Mamonto dengan hakim Mahfud Saifullah dan HariBudi. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Thamrin. Sebelum sidang dilaksanakan, Babe mengakui dirinya dalam keadaan sehat dan siap menjalani sidang. "Saya sehat dan siap mengikuti sidang," ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Jenderal A Yani I, Pulo Mas. Babe yang mengaku mendapat perlakukan baik selama berada di dalam tahanan, tetap berharap hukuman terhadap dirinya nanti bisa ringan.

Advertisement Inline

Baekuni alias Babe ditangkap setelah membunuh Ardiansyah. Potongan tubuh bocah berusia sembilan tahun itu ditemukan terpisah-pisah di kawasan Jalan Raya Bekasi, Ujung Menteng Jakarta Timur. Ardiansyah adalah salah satu pengamen yang bekerja di bawah koordinasi Babe dan biasa mangkal di kawasan Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

Semua  kasus pembunuhan yang dilakukan Babe polanya selalu sama, bila mereka menolak diikat dengan tali rapia. Setelah mati baru berhubungan seks dan korban dimutilasi untuk menghilangkan jejak.

Babe juga mengaku bahwa hanya tujuh kali melakukan hubungan seksual dan hanya dilakukan dengan korbannya. Dia juga tidak pernah mengalami mimpi basah. Dengan prilaku seperti ini, Babe bisa dikatakan sebagai penderita pedofil, karena selalu melakukan dengan anak di bawah 12 tahun.

VIVAnews | KAORI Newsline

9 KOMENTAR

  1. 1. dia gay
    2. dia pedofil
    3. seleranya anak kolong jembatan -_-”
    4. statement ga pernah mimpi basah itu gagal. seumur hidup pasti ada sekali -_-“

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.