Nama Mai Fujisaki menjadi sorotan setelah sejumlah media Taiwan dan Jepang memberitakan kasus yang melibatkan dirinya. Aktris kondang yang baru memulai kariernya pada akhir 2024 itu dilaporkan ditangkap oleh otoritas Taiwan karena diduga memasuki wilayah tersebut menggunakan visa turis dan terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum setempat. Setelah proses penanganan berlangsung, Mai Fujisaki disebut telah dideportasi dari Taiwan.
Kabar mengenai Mai Fujisaki pertama kali ramai diberitakan oleh media Taiwan pada awal Juni sebelum akhirnya menyebar ke berbagai media Jepang. Insiden tersebut dikabarkan terjadi sekitar enam bulan sebelumnya, namun baru menjadi perhatian publik setelah laporan resmi muncul di media.
Permintaan Maaf dari Mai Fujisaki
Menanggapi pemberitaan yang beredar, Mai Fujisaki mengunggah pernyataan di media sosial pada 7 Juni 2026. Dalam pesannya, ia meminta maaf atas kekhawatiran dan masalah yang timbul akibat laporan tersebut. Ia juga mengakui bahwa insiden yang diberitakan memang berkaitan dengan dirinya.
Masa Depan yang Masih Belum Jelas
Hingga saat ini, Mai Fujisaki menyatakan masih berdiskusi dengan pihak agensi mengenai langkah selanjutnya. Beberapa jadwal syuting dan kegiatan publik juga disebut sedang ditinjau ulang menyusul munculnya kasus tersebut.
Meski masa depannya masih belum pasti, Mai Fujisaki menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah bertanggung jawab atas situasi yang terjadi dan melakukan refleksi terhadap tindakannya.
KAORI Newsline | Sumber









