Kikuka Sho 2026: Going To Sky Kubur Mimpi Triple Crown Lovcen Di Tanah Kyoto

0
Kikuka Sho 2026
Foto : @yutaka_take1987 (instagram)

Ajang pacuan kuda Kikuka Sho 2026 telah diselenggarakan di Kyoto Racecourse, Fushimi-ku, Kyoto, Jepang pada hari Minggu, 25 Oktober 2026 yang lalu. Balapan yang menjadi bagian terakhir dari Triple Crown Jepang dimenangkan oleh kuda pacu milik Field Racing, Going To Sky. Kuda pacu tersebut menjadi penutup pemenang balapan Classic Triple Crown sekaligus mengubur mimpi Triple Crown milik Lovcen.

Panggung Kelayakan Lovcen Untuk Gelar Triple Crown

Kikuka Sho kali ini dimeriahkan 18 kuda pacu. Ujian pamungkas para kuda pacu di trek sepanjang 3.000 meter tersebut, merupakan panggung kelayakan bagi Lovcen dan Kohei Matsuyama untuk menulis buku sejarah pacuan kuda Jepang. 2 mahkota classic sudah ditangan, Satsuki Sho dan Japanese Derby. Tak ketinggalan hasil positif ia dapatkan setelah mengikuti trial race Kikuka Sho di balapan graded G2, di mana Kobe Shimbun Hai unggul tipis atas kuda pacu Altramuz

Kohei Matsuyama dan Lovcen memberikan penghormatan ke penonton setelah memenangkan Japanese Derby 2026 ©NetKeiba.Com , All Rights Reserved

Namun langkah untuk menjadi pemenang Triple Crown tak akan mudah. Selain balapan G1 terpanjang kedua setelah Tenno Sho Spring, penantang Lovcen kali ini tak bisa dianggap remeh. Danon History (Christophe Lemaire) dan Going To Sky (Yutaka Take) jadi ancaman besar bagi Lovcen dan Kohei Matsuyama. Kedua joki memiliki rekor kemenangan yang sama di balapan ini, yaitu 5 kemenangan. Di antara 5 kemenangan tersebut, kemenangan bersama Deep Impact membuat nama Yutaka Take paling diingat saat memenangkan Triple Crown nya di tahun 2005, sedangkan Christophe Lemaire memenangkan 3 edisi terkahir balapan ini beruntun.

Danon History (atas) dan Going To Sky (Bawah) kandidat utama penjegal Triple Crown Lovcen/Foto : NetKeiba.com

Tak ketinggalan Justin Chicago (Yusuke Hara) yang tak bisa dianggap remeh setelah mengejutkan lawannya di trial race untuk Kikuka Sho di balapan graded G2 St. Lite Kinen, bisa saja mencuri kemenangan dari 3 kuda unggulan.

Justin Chicago di St. Lite Kinen 2026 /Foto : NetKeiba.Com

Going To Sky Terbang Tinggi Mencuri Mimpi Triple Crown Lovcen

Balapan dimulai dengan Lovcen mendapatkan start yang tak bagus yang membuatnya tertinggal di belakang. Sementara itu di luar dugaan King Glory (Yuji Tannai) unggul dulu dengan strategi front runner -nya meninggalkan lawan-lawan nya cukup jauh, disusul Sea To Summit (Manabu Sakai) dan Narita Esperanza (Yuichi Kitamura) di posisi kedua dan ketiga.

Lovcen mengalami insiden di starting gate Kikuka Sho 2026 ©Japan Racing Association, All Rights Reserved

Balapan berjalan stabil dan para kuda menjaga stamina di pertengahan balapan, Lovcen sendiri masih tertahan di barisan belakang sepanjang balapan. Memasuki sektor terakhir, jarak pimpinan King Glory perlahan berkurang dan memasuki lurusan menjelang finish,  King Glory kehilangan posisi pimpinan. Pertarungan Going To Sky, Basse Terre (Yuga Kawada), dan Danon History berebut karangan bunga krisantium di 200 meter terkahir. Last spurt dilancarkan oleh masing-masing kuda dan Going To Sky berhasil menang tipis atas Basse Terre dengan jarak nose, sedangkan Danon History mengamankan posisi ketiga. Nasib kurang beruntung harus dialami oleh Lovcen dan Kohei Matsuyama yang finish di posisi ke-14, membuat mereka harus memendam ambisi Triple Crown dan joki pertama yang memenangkan Triple Crown dan Triple Tiara sepanjang karirnya.

Foto Finish Going To Sky (#9) dan Basse Terre (#6) saat Kikuka Sho 2026 /©Japan Racing Association, All Rights Reserved

Yutaka Take Sang Pemecah Ambisi Triple Crown

Semakin Tua, semakin menjadi-jadi memang performa Yutaka Take di umur nya yang mencapai 57 tahun. Dirinya menjadi joki tertua yang memenangkan balapan G1 JRA, setelah melakukannya tak lama di Takarazuka Kinen di bulan Juni lalu bersama Meisho Tabaru. 

Yutaka Take merayakan kemenangan nya bersama Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen 2026/Foto : @dot_horses (X)

Fakta uniknya Yutaka Take sudah dua kali mengubur ambisi Triple Crown 2 kuda pacu tahun ini, yaitu Croix Du Nord dengan Autumn Triple Crown -nya serta Lovcen dengan Classic Triple Crown -nya. Sasuga John Keiba.

Joki Yutaka Take merayakan kemenangan Going To Sky bersama tim / foto : @_t0pyu (X)

Sekali lagi selamat untuk Going To Sky dan Tim!

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.