Kabar duka datang kembali datang dari dunia pacuan kuda Jepang. Diumumkan oleh peternakan Urakawa Yushun Village AERU di Hokkaido, Jepang lewat akun media sosialnya, kuda pacu Nakayama Festa dikabarkan wafat pada tanggal 23 Agustus 2026 jam 00:54 pagi waktu setempat (atau 22 Agustus 2026 pukul 22:54 WIB) di usia 20 tahun, setara dengan umur 60 tahun usia manusia.
【ナカヤマフェスタの訃報】
詳しくは画像をご覧下さい。 pic.twitter.com/tqXWCirQV4
— うらかわ優駿ビレッジAERU (@aeru_joba) August 23, 2026
Dalam tweet-nya, pihak peternakan mengungkapkan Nakayama Festa dikabarkan sudah merasa kurang sehat sejak awal Agustus lalu dan telah mendapatkan penanganan medis oleh dokter hewan.

Nakayama Festa, Sang Pejuang “Long Shot” Yang Kejutkan Fans Pacuan Kuda
Karir kuda Nakayama Festa yang merupakan keturunan dari pejantan Stay Gold dan indukan Dear Wink bisa dibilang dipenuhi oleh naik-turun dalam perjalanannya. Namun semua keraguan tersebut dipatahkan saat dirinya berlari di Takarazuka Kinen 2010 mengalahkan sang peraih Double Tiara dan JRA Horse of The Year saat itu, Buena Vista.

Sang kuda pun akhirnya juga ikut berlari diajang G1 internasional Prix L’Arc de Triomphe 2010. Awalnya sempat tidak diunggulkan dengan menjadi kuda favorit ke-10, Nakayama Festa pun finish posisi kedua dengan kalah selisih head atas Workforce. Walau lagi-lagi harus mengubur harapan Jepang untuk meraih juara L’Arc pertamanya, ia berhasil membuat kejutan dari yang awalnya bukan merupakan unggulan menjadi pembawa secercah harapan di Paris Longchamp.


Run in peace, Fesuta-San!
KAORI Newsline | Sumber : Twitter AERU_JOBA

















