Aozora no Belt Rilis Single Perdana ‘Aku Berharap’ Versi Jawa, Padukan Nuansa Idol dan Koplo!

0
aozora no belt

Setelah setahun lebih Aozora no Belt hadir di skena Idol Indonesia, akhirnya mereka memberikan kejutan lewat rilisan single perdananya. Grup Idola yang berbasis di Malang, Jawa Timur ini akan merilis lagu ‘Aku Berharap (Javanese Version)’ yang dapat didengarkan di platform streaming pada 5 Juni 2026.

Sebagai Sister Group dari Twenty Nine Teens, mereka menghadirkan versi lain dari lagu ‘Aku Berharap’ yang telah begitu dikenal di skena. Selain menerjemahkan lirik lagunya ke dalam bahasa Jawa, lagu pertama dari Aozora no Belt ini memiliki beberapa hal unik yang patut untuk disimak.

Pertama, lagu ‘Aku Berharap (Javanese Version)’ ini memiliki pendekatan kolaborasi dua dialek dalam penggunaan bahasa Jawa pada liriknya. Lagu ini menggunakan dialek asli Malangan yang lugas, kemudian dipadukan secara apik dengan unsur kosakata Jawa Tengah yang cenderung lebih halus. Kombinasi dialek ini sengaja dipilih agar pesan puitis dalam lagu ‘Aku Berharap (Javanese Version) tetap terasa inklusif dan dapat diterima oleh banyak pendengar

Kedua, kejutan pembeda dihadirkan lewat sentuhan musik dangdut koplo yang masuk di bagian pertengahan lagu. Memasuki verse kedua, pendengar akan diberikan kejutan lewat transisi dan irama instrumen musik khas dangdut koplo. Perpaduan antara musik pop Idola ala Jepang dan dipadu goyangan koplo ini menjadi penyegaran yang belum pernah dilakukan pada skena Chika Idol. Dengan pendekatan musik yang unik, tentu terdapat perbedaan pada detail koreografi yang membuat penampilan Aozora no Belt saat membawakan lagu ini jadi lugas tapi tetap elegan.

Geryn Leoranio selaku Produser dari Twenty Nine Teens dan Aozora no Belt menjelaskan alasan dari pemilihan musik dangdut koplo yang dipadu dengan lirik bahasa Jawa. Geryn ingin menunjukkan warna baru di skena Idol Indonesia lewat pendekatan budaya baik secara musik maupun lirik yang dikenali banyak orang. “Agar bisa memberikan warna baru di skena idol ini, dengan memakai unsur budaya lokal yang populer juga,” ujar Geryn menjelaskan.

Eksperimen terhadap lagu idol yang menggunakan bahasa daerah dan memasukkan elemen musik dangdut koplo diharapkan mampu diterima para pendengar. Pendekatan kultural yang mencoba menembus batasan dan membangun kedekatan emosional jadi salah satu target yang diinginkan pada perilisan single ‘Aku Berharap (Javanese Version)’.

Terakhir, single pertama Aozora no Belt ini menjadi versi ketika dari lagu ‘Aku Berharap’ milik Twenty Nine Teens yang sebelumnya telah dibuatkan versi rock pada album ‘Chapter 02’. Membungkus sebuah lagu yang ikonik dengan sentuhan bahasa daerah dan musik yang berbeda dari sebelumnya jadi bukti bila lagu Idola tidak harus berkiblat pada Jejepangan secara kaku.

aozora no belt
Para member Aozora no Live

Geryn berharap agar lagu ‘Aku Berharap (Javanese Version)’ dari Aozora no Belt ini dapat diterima oleh para penggiat Jejepangan dan mencuri hati masyarakat. “Semoga bisa dinikmati oleh para pendengar lama dan juga pendengar baru,” pungkas Geryn, mengakhiri cerita di balik pengerjaan lagu baru Aozora no Belt.

Single ‘Aku Berharap (Javanese Version)’ dapat didengarkan lewat berbagai platform streaming digital favorit #Kaoreaders mulai tanggal 5 Juni 2026!

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.