Lini gim balapan arkade ikonik milik Sega bersiap untuk melakukan langkah besar di industri modern. Melalui panggung Xbox Games Showcase 2026 yang berlangsung pada hari Minggu, Sega secara resmi memperkenalkan entri utama terbaru mereka yang bertajuk Crazy Taxi World Tour. Pengumuman akbar ini langsung memicu nostalgia mendalam bagi para gamer yang tumbuh di era kejayaan konsol klasik.
Melalui judul Crazy Taxi World Tour, Sega membawa kembali aksi mengemudi taksi yang ugal-ugalan ke tingkat global yang jauh lebih luas. Guna merangkul seluruh komunitas pemain di berbagai belahan dunia, pihak pengembang memastikan bahwa gim ini akan mengusung format perilisan lintas platform generasi terbaru. Langkah ini diambil agar setiap pemain dapat merasakan keseruan berkendara ekstrem sesuai perangkat pilihan mereka.
Gim legendaris Crazy Taxi World Tour dijadwalkan meluncur secara resmi pada tahun 2027 mendatang. Para pemain bisa memainkan gim ini melalui konsol Xbox Series X|S, PlayStation 5, Nintendo Switch 2, serta perangkat PC. Untuk versi PC sendiri, Sega akan mendistribusikannya melalui platform Steam dan juga Microsoft Store.
Pemanfaatan Alat AI Generatif dalam Pengembangan Crazy Taxi World Tour
Ada hal menarik yang diungkapkan oleh pihak Sega di balik dapur produksi proyek teranyar ini. Melalui keterangan tertulis di halaman toko digital mereka, Sega secara terbuka menyatakan bahwa mereka ikut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI generatif selama proses pengembangan gim Crazy Taxi World Tour berlangsung.
Langkah pemanfaatan teknologi modern ini sengaja diterapkan oleh perusahaan sebagai alat bantu bagi tim developer. Dengan bantuan instrumen tersebut, pihak manajemen berharap bisa menyuguhkan kualitas konten yang lebih baik serta efisien bagi para pengguna. Penggunaan alat bantu ini juga ditujukan agar tim pengembang bisa mengalihkan fokus mereka pada aspek-aspek tugas kreatif yang jauh lebih fundamental.
Baca juga: Atlus Resmi Unjuk Teaser Persona 6, Siap Hadirkan Juga Remake Persona 4 Revival!
Meskipun menggunakan teknologi kecerdasan buatan, kalian para pencinta seri klasik tidak perlu khawatir akan orisinalitasnya. Pihak Sega memberikan jaminan tegas bahwa penggunaan AI generatif sama sekali tidak menyentuh atau dilibatkan dalam pembuatan karakter serta performa para pengisi acara di dalam gim Crazy Taxi World Tour. Pengumuman ini menunjukkan komitmen Sega dalam menjaga batasan etis penggunaan teknologi digital di industri kreatif.
Kilas Balik Perjalanan Panjang Waralaba Balapan Ikonik Sega
Kehadiran proyek Crazy Taxi World Tour sebenarnya menjadi kelanjutan dari rencana jangka panjang Sega yang sempat mengumumkan rencana reboot waralaba ini beberapa tahun lalu. Sebagai pengingat untuk #Kaoreaders sekalian, gim ini pertama kali memulai debut perdana di mesin arkade pada bulan Februari 1999 silam sebelum akhirnya melegenda lewat portasi ikonik di konsol Sega Dreamcast.
Sejak kesuksesan awal tersebut, waralaba ini terus berkembang pesat melahirkan beberapa sekuel utama serta merambah ke perangkat genggam. Beberapa di antaranya yang cukup populer di kalangan pemain adalah rilisan versi portasi khusus seperti judul gim Crazy Taxi: Catch a Ride untuk platform Game Boy Advance hingga seri Crazy Taxi: Fare Wars yang sempat memeriahkan konsol PlayStation Portable.
Baca juga: Konami Ungkap Tanggal Rilis Castlevania: Belmont’s Curse, Siap Meluncur 15 Oktober 2026
Tidak berhenti di konsol konvensional, Sega juga sempat melakukan ekspansi besar-besaran ke pasar ponsel pintar beberapa tahun setelahnya. Mereka meluncurkan gim berformat gratis Crazy Taxi City Rush serta gim bergenre simulasi bisnis Crazy Taxi Tycoon di perangkat Android dan iOS, meskipun layanan untuk judul terakhir tersebut akhirnya resmi dihentikan dari toko aplikasi. Kehadiran entri terbaru Crazy Taxi World Tour di masa mendatang dipastikan akan menjadi pengobat rindu sekaligus babak baru yang segar.
KAORI Newsline | Sumber












