Kompetisi Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall akan memasuki babak Grand Final pada 12 Juli 2026 di Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta. Sebanyak 12 tim esports Free Fire terbaik tanah air dari level komunitas hingga tim profesional yang punya pengalaman panggung dunia akan saling bertempur memperebutkan gelar juara FFNS musim ini sekaligus melangkah ke panggung FFWS SEA 2026 Fall mewakili Indonesia!

Menjelang babak Grand Final, dua caster esports Free Fire AdjiSven dan KingKodok membagikan tim-tim yang layak jadi juara di FFNS 2026 Fall dan melangkah ke FFWS SEA 2026 Fall. Siapa sajakah mereka?

AdjiSven: Dewa United Horus, MBR Omega & Kagendra

3 tim pilihan AdjiSven di FFNS 2026 Fall

Menurut AdjiSven, ada 3 tim yang kemungkinan jadi calon juara FFNS 2026 Fall. Tim tersebut adalah Dewa United Horus, MBR Omega dan Kagendra. Menurutnya, ketiganya layak juara karena menjadi tim yang paling matang secara lineup, coaching staff lengkap dan player-nya juga ada yang sudah pengalaman di panggung FFWS SEA.

Akan tetapi, AdjiSven juga melihat ketiga tim tersebut juga punya kekurangan tersendiri. Apa saja itu?

  • Roster Dewa United Horus punya kekurangan di chemistry antar-player di luar game/out-game;
  • MBR Omega masih belum matang dalam mengambil keputusan;
  • Kagendra kerap terkendala dengan kurangnya player (hanya 4 orang alih-alih berlima seperti tim lain), sehingga mereka sering bermain tanpa player cadangan.

Jika ketiga tim tersebut gagal juara FFNS 2026 Fall, AdjiSven berharap mereka tetap mempertahankan roster pemain yang ada. “Kalau bisa jangan bubar, jangan rombak player juga biar makin tajam dan makin mateng. Gak ada proses yang instan, dan yang instan biasanya cepet ilang,” ucapnya.

KingKodok: Dewa United Horus, MBR Omega & Pandora Esports

3 tim pilihan KingKodok di FFNS 2026 Fall

Senada dengan AdjiSven, KingKodok juga memberikan prediksi kepada Dewa United Horus dan MBR Omega, serta tim Pandora Esports yang kemungkinan jadi juara FFNS 2026 Fall.

Berikut adalah plus dan minus dari ketiga tim pilihannya!

  • Dewa United Horus: “Mereka adalah yang paling siap dari segala sisi, banyak percobaan juga yang mereka lakukan. Kekurangan mereka cuma satu, tidak mengerti cara dapetin booyah yang baik dan benar.”
  • MBR Omega: “Mereka punya satu anak emas yang bisa banget jadi bintang di masa depan, dan di season ini anak itu harusnya udah siap. Fantzy pasti sekarang bisa ngadepin turnamen offline. Kekurangan mereka adalah kesiapan mental di ajang offline yang jadi masalah MBR paling besar, dan tahun ini seharusnya mereka sudah jauh lebih percaya diri.”
  • Pandora Esports: “Tim yang tidak pernah kelihatan ngerinya, tapi yang menarik adalah mereka tahu cara konsisten untuk dapet poin banyak, dan itu akan cukup buat mereka harusnya dapetin Champion Rush dan bisa jadi juara. Kekurangan mereka adalah belum ada bukti konsistensi dari satu turnamen ke turnamen lainnya, jadi hasil di season sebelumnya itu ditakutkan hanya karena hoki.”

Akankah tim-tim yang dipilih caster salah satunya bakal jadi juara FFNS 2026 Fall? Grand Final di Yogyakarta pada 12 Juli 2026 ini akan jadi buktinya!

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.