Babak Champion Rush alias Grand Final ajang Free Fire World Series (FFWS) SEA 2026 Fall akhirnya telah digelar pada 20 September 2026 lalu di Convention Hall Tunjungan Plaza, Surabaya. Dalam match yang berlangsung begitu panjang dan dramatis ini, tim Bigetron by Vitality secara tidak diduga berhasil menjadi juara FFWS SEA musim ini. Selain menjadi juara, skuad Robot Merah juga dipastikan akan melaju ke ajang FFWS Global Finals 2026 di Thailand bersama 7 tim lainnya di posisi top 8!
Kira-kira seperti apa sengitnya pertempuran di babak Champion Rush FFWS SEA 2026 Fall?
Sistem Champion Rush Baru, Tuntut Ketahanan Para Finalis!

Sebelum membahas lebih jauh, ada sedikit perubahan dalam sistem champion rush alias match point babak Grand Final FFWS SEA 2026 Fall. Jumlah poin minimal yang harus didapatkan tim untuk meraih champion rush jadi semakin tinggi, dari 80 poin menjadi 110 poin. Hal ini menuntut para tim finalis untuk punya stamina dan daya tahan tempur lebih tinggi, karena match Grand Final bisa saja berlangsung lebih lama dari sebelumnya. Jika tim yang sudah mendapat champion rush gagal meraih Booyah, maka mereka harus mencoba mendapat Booyah lagi di game selanjutnya agar bisa juara.
Ternyata, hal yang diperkirakan beberapa Survivors alias para player Free Fire pun terjadi, di mana match ini ternyata berjalan begitu alot dan sengit, dan mungkin menjadi babak Grand Final terpanjang di ajang FFWS SEA sejauh ini hingga 12 game, dengan 11 dan 12 tim finalis berhasil meraih champion rush!
Paruh Pertama (Game 1-6) – Tim-Tim Indonesia Membidik Momentum

Pada game pembuka, tim unggulan Buriram United Esports (BRU) asal Thailand yang difavoritkan kembali jadi juara FFWS SEA musim ini berhasil mengamankan Booyah! dan posisi pertama klasemen game ini. Sementara itu, tim ONIC berhasil amankan momentum di posisi 3 klasemen game ini. Tim Landak Kuning asuhan Coach AFM ini pun juga berhasil amankan posisi 3 di game 2, membayangi tim AG.AL dan Secret WAG di posisi 1 dan 2.

Momentum tim tanah air pun akhirnya terbuka di game 3, di mana Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, dan ONIC berhasil bertahan di fase Final 4 bersama tim GOW dari Vietnam. Duo kuning RRQ dan ONIC berhasil survive di posisi 3 dan 4, sedangkan Bigetron berhasl merebut Booyah dan puncak klasemen game ini dengan 21 poin, unggul tipis dari GOW dengan 20 poin di posisi 2.
Paruh Kedua (Game 7-9) – Tensi Meningkat, Tim Mulai Hati-Hati

Berbeda dengan 6 game pertama, para tim finalis FFWS SEA 2026 Fall kini mulai bermain hati-hati pada fase early game agar bisa mendapatkan champion rush alias match point seawal mungkin demi amankan gelar juara FFWS SEA musim ini. Sejak game 6, map yang dimainkan kini dipilih secara acak, sehingga kemampuan adaptasi para tim finalis juga semakin diuji.
Sayangnya nasib apes langsung menimpa RRQ Kazu di Game 7 yang harus too soon alias tereliminasi lebih awal di posisi 12, disusul tim-tim kuat lain seperti Team Flash (VN), Twisted Minds (TH), dan GOW yang juga keok di fase early game. Tim Secret WAG berhasil menunjukkan dominasinya dari fase mid-game dengan memulangkan ONIC di posisi 7 hingga mampu merebut Booyah di game ini. Duo merah Bigetron dan MBR masih sanggup menjaga momentum dengan bertengger di posisi 4 dan 5 klasemen game.

Game 8 akhirnya menjadi pemecah kebuntuan. Setelah ditunggu-tunggu, ada 5 tim yang berhasil mendapatkan champion rush di akhir game, yaitu Secret WAG, GOW, AG.AL, Team Flash, dan tentu saja tim ONIC yang menjadi pemuncak klasemen overall hingga game 8 dengan konsisten mengumpulkan poin eliminasi. Booyah! dan puncak klasemen game ini diraih oleh AG.AL dengan 34 poin, sedangkan trio Bigetron, ONIC, dan RRQ bertengger di bawahnya berturut-turut dengan 21, 18, dan 17 poin.
Tensi permainan pun berubah di game 9. Selain menabung poin, para tim lainnya langsung terlihat aktif mengincar para tim peraih champion rush untuk mencegah mereka meraih Booyah! dan langsung mengangkat piala FFWS SEA di game itu juga. ONIC langsung menjadi korban incaran tim-tim tersebut dengan langsung too soon di posisi 12. Team Flash terlihat akan langsung menjadi juara FFWS SEA 2026 Fall di game ini dengan survive di final 4, namun mereka harus tereliminasi di posisi 3. Tim RRQ Kazu pun sukses mendapat champion rush dengan finish di posisi ke-2, sedangkan P Esports meraih Booyah! dengan 35 poin!
Artikel ini berlanjut ke halaman selanjutnya!















