Ajang FFWS SEA 2026 Fall akhirnya telah memasuki fase puncak dalam babak Grand Final yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza, Surabaya pada 19-20 September 2026. Sebanyak 12 tim Free Fire Asia Tenggara terbaik dari Thailand, Vietnam, dan tentu saja Indonesia siap bertempur untuk merebut gelar FFWS SEA musim ini di Kota Pahlawan!

Hari pertama babak Grand Final pada Sabtu (19/9) menyajikan match Point Rush, di mana para tim finalis mencoba mengamankan starting point sebanyak mungkin untuk memperbesar kesempatan untuk meraih juara FFWS SEA 2026 Fall. Meskipun begitu, ke-12 tim langsung All-In bertempur di Surabaya sejak hari pertama, termasuk 4 tim Free Fire tanah air, yaitu RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, ONIC, dan MBR Omega.

Baca Juga: FFWS SEA 2026 Fall: Buriram, RRQ, dan Falcons Layak ke Final dan Juara!

Seperti apa serunya pertempuran di match Point Rush FFWS SEA 2026 Fall?

Game 1 – Percobaan Apik dari Bigetron

Bigetron by Vitality di Point Rush FFWS SEA 2026 Fall (Courtesy Garena Free Fire Indonesia)

Bermain di kandang sendiri, ONIC dan Bigetron by Vitality langsung mencoba melakukan early push dengan mencetak skor eliminasi sebanyak mungkin, sedangkan duo RRQ Kazu dan MBR Omega menjadi backmarker pada fase early game. Kejutan terjadi di mana tim juara bertahan FFWS SEA dari Vietnam, Secret WAG, harus too soon alias tereliminasi terlalu awal di posisi 12.

Tempo di fase mid-game langsung memanas. Tim favorit AG.AL yang sempat mengumpulkan banyak poin eliminasi di early game harus kembali ke lobi di posisi 11, disusul oleh Team Falcons di posisi 10. Tim RRQ Kazu yang keteteran sejak match dimulai akhirnya tereliminasi di posisi 9, disusul duo GOW dan Team Flash di P6. Tim ONIC yang saat itu sedang berada di puncak poin eliminasi harus tereliminasi di posisi 6, disusul Twisted Minds di P5.

Baca Juga: FFWS SEA 2026 Fall: Hadapi Team Falcons, Poom Tetap Pede Bawa ONIC Juara!

Memasuki late game, MBR Omega dan Bigetron by Vitality berhasil bertahan di zona final 4 melawan P Esports dan Buriram United Esports (BRU). MBR harus tersingkir di posisi 4, disusul oleh P Esports di posisi 3. Walau tereliminasi di posisi 2, Bigetron berhasil menunjukkan perlawanan sengit ketika mencoba menghalau BRU untuk meraih Booyah! di game ini.

Walaupun BRU meraih Booyah, mereka ternyata finish di posisi 2 klasemen poin, sedangkan P Esports berhasil menjadi pemuncak klasemen berkat permainan agresifnya. Bigetron dan ONIC berturut-turut finish di posisi 3 dan 4. MBR yang sukses bermain aman hingga di fase late game harus puas di posisi 6 klasemen, sedangkan RRQ Kazu harus memulai match Point Rush di posisi 11.

Game 2 – RRQ Agresif di Kalahari!

Tempo pertempuran di game ini berjalan lebih lambat, di mana para tim melakukan skirmish secara hati hati. Sayangnya, Bigetron by Vitality kali ini harus too soon di posisi 12.

Memasuki fase mid-game hingga circle ke-4, Team Flash tampil dominan dengan mengumpulkan 12 poin eliminasi, disusul Secret WAG dengan 8 poin. Pertempuran pun akhirnya mulai intens dengan zona yang makin menyempit. GOW pun harus balik ke lobi di posisi 11, disusul Twisted Minds (P10), dan MBR Omega (P9). Trio tim unggulan Thailand dan Vietnam, Team Falcons, BRU, dan Team Flash harus tereliminasi berturut-turut di posisi 8, 7, dan 6.

Fase late game dibuka dengan war RRQ Kazu yang berhasil mengeliminasi Secret WAG di posisi 5. Duo tim Indonesia kembali bisa survive di zona final 4 lewat ONIC dan RRQ, melawan AG.AL dan P Esports. ONIC harus tersingkir di posisi 4, sedangkan adu tembak diwarnai oleh duel AG.AL vs P Esports. AG.AL finish di posisi 3 dan P Esports berhasil meraih Booyah. Team RRQ yang bermain aman mampu finish di posisi runner up.

Walau bermain aman di zona terakhir, RRQ Kazu berhasil menguasai klasemen Game 2 dengan gameplay agresif sejak early game. Trio tim Vietnam, P Esports, Team Flash dan Secret WAG menguasai zona posisi 2, 3, dan 4. Team ONIC finish di posisi 6, sedangkan MBR Omega dan Bigetron by Vitality harus puas di posisi 10 dan 12 klasemen akhir.

Game 3 – Bigetron Akhirnya Booyah!

Bigetron by Vitality di Point Rush FFWS SEA 2026 Fall (Courtesy Garena Free Fire Indonesia)

Para tim kembali langsung tancap gas memburu poin eliminasi di early game. Kejutan kembali terjadi di mana giliran tim AG.ALL yang harus too soon di posisi 12. Sementara itu, ONIC dan Bigetron by Vitality nyaris harus kembali ke lobi lebih awal setelah disergap oleh tim P Esports. Untungnya mereka berhasil melakukan tactical retreat untuk melakukan regrouping.

Secara tak diduga, MBR Omega menjadi tim paling agresif di fase mid-game, disusul P Esports, Team Falcons, dan Twisted Minds. Nasib apes kini menimpa duo tim kuning tanah air, RRQ Kazu dan ONIC yang harus kembali ke lobi di posisi 11 dan 10. Nasib apes juga kembali menimpa duo tim unggulan Falcon dan WAG yang tereliminasi di posisi 9 dan 8, lalu GOW di posisi 7.

Fase late game menyajikan pertempuran CQC super sengit di sebuah compound rumah yang diisi 6 tim sekaligus, yaitu BRU, P Esports, Twisted Minds, MBR, dan Team Flash. Twisted Minds dan BRU tersingkir lebih dulu di posisi 6 dan 5. Duo MBR dan BTR sukses bertahan ke zona final 4 melawan P Espors dan Team Flash yang akhirnya tereliminasi berturut-turut di posisi 4 dan 3. Tim Bigetron akhirnya meraih Booyah! pertama untuk tim Indonesia setelah menundukkan MBR Omega dalam adu CQC di compound tersebut.

Artikel ini berlanjut ke halaman selanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.