Ini Ilustrasi Pembangunan Stasiun dan Depo MRT Lebak Bulus

0
Ilustrasi 3 dimensi Stasiun Lebak Bulus
Ilustrasi 3 dimensi Stasiun Lebak Bulus
Ilustrasi 3 dimensi Stasiun Lebak Bulus

Setelah memulai tahap awal pra-konstruksi yaitu penggusuran stadion Lebak Bulus, kini proyek Mass Rapid Transit (MRT, atau dalam istilah Bahasa Indonesia “Moda Raya Terpadu”) mulai mengerjakan paket pengerjaan CP 101 dan CP 102. Paket pengerjaan ini mengerjakan Depo dan Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati dan Stasiun Cipete. Paket proyek sepanjang 4 kilometer itu akan dikerjakan oleh Tokyu Construction dan PT Wijaya Karya.

Paket pengerjaan yang didanai dari pemerintah Jepang ini rencananya akan rampung pada pertengahan 2018. Paket proyek ini akan dibangun full elevated atau layang. Tantangan terberat dalam paket ini adalah membangun jembatan khusus yang akan membentang diatas jalan tol lingkar luar Jakarta yang terletak di antara Stasiun Fatmawati dan Stasiun Cipete.

Proyek MRT Jakarta sendiri secara keseluruhan sudah dimulai dari tahun 2013 dan rencana mulai beroperasi pada akhir tahun 2018. Fase pertama membentang sepanjang 15 kilometer dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Dibangun dengan konstruksi melayang dan bawah tanah. Dengan adanya MRT Jakarta ini, masyarakat yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi diharapkan dapat beralih ke transportasi umum MRT sehingga masalah kemacetan ibukota bisa terurai.

Berikut ini video ilustrasi pembangunan Stasiun dan Depo MRT Lebak Bulus.

 

Cemplus Newsline by KAORI | Amri Bintang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.