Mengenal Lebih Dekat Pasar Anime Indonesia

    3

    Penjual DVD anime bajakan? Tentu tidak asing lagi bagi banyak orang. Tak ayal, dengan cara inilah anime bisa ditonton oleh masyarakat di Indonesia. Selidik punya selidik, tidak hanya anime bajakan yang beredar di Indonesia. Anime resmi dan legal, juga anime “aspal” pun beredar di Indonesia.

    Di sebuah pusat pertokoan di wilayah Bogor, terkenal sebuah pojok tempat berkumpulnya para penjual film dan music bajakan. Umumnya, mereka tidak hanya menjual film Barat dan lagu dangdut saja, namun juga menjual film anime.

    Bila kita intip, sekilas yang dijual hanya film anime kelas anak-anak seperti Doraemon ataupun Dragon Ball. Namun bila kita sedikit melirik barang yang mereka jual, kita akan menemukan sejumlah judul yang popular hingga yang cukup asing bagi sebagian masyarakat. Seperti seri Gundam, Detektif Conan, sampai dengan Shana dan Clannad.

    Seperti apakah anime yang mereka jual? KAI mencoba mewawancara salah seorang pedagang anime di sana. Menurutnya, anime yang mereka perdagangkan umumnya adalah anime yang cukup terkenal, atau bila tidak “mainstream” merupakan anime yang banyak diminati oleh kalangan otaku. Umumnya, sekali mereka membeli, mereka dapat memborong berbagai judul, seperti seri Naruto, Bleach, sampai seri Nanoha. Bahkan, ia sering menemukan beberapa orang yang mengunjungi semua toko di kawasan itu, hanya untuk mencari film anime tertentu, seperti melengkapi seri Death Note.

    KAI pun membeli salah satu anime yang ada di sana. Kebetulan KAI mengambil anime Clannad dan Lucky Star sebagai contoh. Dalam setiap keping DVD yang KAI beli, biasanya berisi antara 2-4 episode. Untuk mengetahui seperti apa kualitasnya, KAI pun memutarnya.

    Sepintas melihat kemasannya, tampak banyak fitur melimpah layaknya boks DVD asli. Ada subtitle berbaai macam bahasa, episode bonus, dan hal-hal trivia lainnya. Namun setelah KAI memutar DVD sampel yang dibeli dari pusat pertokoan tersebut, isinya tidak lebih dari anime fansub yang dikompilasi. Dan yang lebih parahnya lagi, entah dengan alasan apa, kualitasnya pun lebih buruk ketika dibandingkan dengan file anime yang diunduh secara manual oleh KAI.

    Praktik seperti ini disebut sebagai bootleg, yaitu praktik menjual anime fansub atau asli secara bajakan. Anime yang dijual di kawasan pertokoan biasanya termasuk yang seperti ini. Meski sejumlah subber telah mencantumkan “anime ini tidak untuk komersial”, namun baik penonton, penjual, atau pembuat bootleg itu mengabaikan hal ini. Yang penting, bisa menonton dan bisa senang.

    Namun, praktik bootleg tidak hanya secara terang-terangan. Ada satu lagi teknik bootleg yang lebih kotor, yaitu bootleg terselubung. Modus operandinya adalah menjual kembali anime fansub, namun dikemas sedemikian rupa seakan-akan itu adalah anime asli yang memang diimpor langsung dari Jepang. Lebih edannya lagi, anime ini juga dijual dengan harga mendekati harga aslinya.

    Tim KAI menemukan sejumlah pengalaman beberapa korban modus operandi ini. Dan ternyata pelakunya tidak main-main, sudah memiliki reputasi dan nama besar. Salah satu korban penipuan toko ini menceritakan, ia tertipu setelah ia membeli boks anime Code Geass, yang ternyata tidak lain dan tidak bukan merupakan DVD kompilasi yang berasal dari anime fansub belaka. “Kalau yang begini sih, ada di komputer,” begitu keluhnya.

    Lalu, apakah anime yang dijual di Indonesia hanya terbatas pada anime bootleg saja? Tentu tidak. Ada beberapa lisensor yang memasukkan sejumlah anime populer di Indonesia. Yang cukup terkenal adalah PT NAVdan Tora Entertainment. Sejumlah anime pernh masuk ke Indonesia, seperti Detektif Conan, Cardcaptor Sakura, dan Full Metal Panic.

    Yang menyenangkannya, anime yang masuk ini ternyata menggunakan subtitle ketimbang menggunakan dub versi Indonesia (seperti dalam VCD FMP). Namun, distribusinya sangat terbatas, dan kebanyakan anime yang masuk cenderung terbatas pada anime mainstream. Sehingga bagi kalangan yang menginginkan beberapa anime yang cukup “unik” masuk, mereka akan kesulitan. Keterbatasan ini bisa dimaklumi, karena memang pasarnya sempit, dan biasanya mereka terbentur dengan masalah regulasi dan sensor.

    Anime legal yang sekarang beredar dibanderol cukup murah, yakni Rp 12 ribu. Dua kali lipat harga DVD bajakan. Kemasannya pun sekilas seperti kemasan DVD bajakan pada umumnya, namun ternyata anime ini legal. Judul-judul yang tersedia seperti Naruto dan Crush Gear Turbo. Dan bila berminat, biasanya anime ini dijual di toko buku, atau di hipermarket (seperti Giant atau Carrefour).

    Pasar anime Indonesia masih cukup buram, seperti keberadaan anime dan persepsi masyarakat itu sendiri terhadap anime. Sehingga orang akan tetap memukul rata semua anime hanya untuk anak-anak. Walau bagaimanapun, adalah tugas kita untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan anime, sehingga dunia animanga di Indonesia minimal dapat bersaing dengan Malaysia atau Singapura. Dan hal ini dapat kita mulai dari diri kita sendiri, yakni mengenalkan anime pada orang terdekat kita, dan memberikan keterangan yang baik terhadap orang yang kita ajak tersebut.

    3 KOMENTAR

    1. Saya mah dari dulu udah bisa menebak, Anime yang dijual di Tukan DVD itu adalah Anime Fan Sub yang dikonversi ke DVD, hasilnya sih malah lebih buruk dari Anime Fan Sub aslinya, mendingan kalau mau Anime tinggal download dari Internet atau beli ke Tukang DVD khusus Anime Fan Sub, harganya 1 DVDnya 20ribu, tapi isinya bisa sampai 26 episode, kualitasnya cukup bagus karena menggunakan format divx dan mkv, jadi daripada beli DVD Anime Bajakan, mendingan beli DVD Anime Fan Sub (walaupun memperjualbelikan Anime Fan Sub masih menjadi sebuah perdebatan).

    2. saya mencari dvd crush gear complete episode,bagaiman cara mendapatkannya,dimana,harga berapa,pls reply me soon,thx

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.