BAGIKAN
Masao Matsumoto (kiri) dan Miyako Matsumoto (kanan), pasutri tertua di dunia menurut Guinness World Records. Sumber foto: Reuters

Jepang dikenal dengan banyak warganya yang berumur panjang hingga lebih dari seabad. Beberapa di antaranya adapau pasangan suami istri (pasutri) Masao Matsumoto (108 tahun) dan Miyako Matsumoto (100 tahun), dan telah menjadi suami – istri selama 80 tahun. Menikah sejak bulan Oktober 1937, keduanya telah menerima penghargaan dari Guinness World Records sebagai pasutri tertua di dunia, dengan umur gabungan 208 tahun.

Miyako Matsumoto sang istri menyebutkan bahwa dirinya sangat bahagia akan penghargaan tersebut, sembari menuturkan bahwa kesabaran dirinyalah yang merupakan kunci dari segalanya. Baik Masao maupun Miyako sendiri tidak pernah melangsungkan pernikahan secara resmi karena pada masa itu Jepang tengah dilanda perang, dan Masao yang merupakan tentara harus dikirim ke luar negeri. Namun hal itu tidak menghentikan hubungan mereka, hingga mereka akhirnya memiliki keluarga yang cukup besar, termasuk cicit ke-25 yang baru saja lahir bulan Agustus 2018 lalu.

Menanggapi penhargaan dari Guinness World Records, purti mereka, Hiromi menyebutkan bahwa penghargaan tersebut adalah suatu kehormatan bagi ayah dan ibunya.. Hiromi juga berujar bahwa ayah dan ibunya bisa terus menjalani hidup yang tenang dan damai di akhir hidup mereka.

Jepang sendiri memang merupakan salah satu negara yang memiliki angka harapan hidup tertinggi di dunia, dengan rata-rata harapan hidup hingga 84 tahun, lebih rendah seikit dibanding Hong Kong.  Adapun rekor pasutri tertua dalam catatan Guinness World Records masih dipegang oleh pasutri asal Norwegia, Karl Dolven dan Gurdren Dolven, dengan umur gabungan 210 tahun, 1 bulan, dan 34 hari, ketika Gurdren meninggal pada tahun 2004 lalu.

KAORI Newsline | Sumber: The Japan Times

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.