BAGIKAN
© NIPPON TV

Nana Tezuka (Tomoyo Harada) dan Shota Tezuka (Kei Tanaka) adalah pasangan yang baru saja menikah dan saling jatuh cinta meskipun usia mereka berbeda 15 tahun. Setelah membeli rumah baru, meeka yakin bahwa kehidupan yang bahagia dan damai akan segera dimulai. Tiba-tiba, penghuni gedung apartemen mereka mulai sekarat, satu demi satu. Ternyata sebuah ‘permainan’ adalah penyebab dari serangkaian kematian misterius ini.

Tiga belas tetangga masing-masing menulis nama orang yang ingin mereka bunuh di selembar kertas. Lalu secara acak mereka mengambil kertas tersebut untuk melihat siapa nama yang didapatkan, membuat ‘swap murder game’ dimulai.

Pada awalnya, mereka semua menganggap remeh hal ini dan mencatat nama-nama tersebut dengan berpikir “Oh ini hanya permainan saja. Saya akan meresa jauh lebih baik setelah menulis nama orang yang membuat saya kesal atau jengkel.” Akan tetapi, sekarang nama-nama tersebut berakhir di batu nisan. Ancaman kematian tiba-tiba dating, memulai rantai pembunuhan yang tidak masuk akan: ‘sekarang giliran mu’. Ikuti misteri pembunuhan ini dalam Your Turn to Kill, setiap Rabu pukul 20.00 WIB di GEM TV ASIA (minggu yang sama dengan di Jepang).

Advertisement Inline

Pemeran utama di drama ini adalah Tomoyo Harada yang berperan sebagai Nana Tezuka dan Kei Tanaka sebagai Shota Tezuka sepasang suami istri yang baru saja menikah di serial Your Turn to Kill. Tomoyo Harada merupakan salah satu aktris dan penyanyi asal Jepang yang telah popular sejak tahun 80-an. Ia pun telah banyak membintangi film dan serial TV dimana pada tahun 1985 ia memenangkan penghargaan ‘Aktris Terbaik’ di Yokohama Film Festival untuk film Early Spring Story.  Sedangkan Kei Tanaka adalah actor Jepang yang dikenal melalui film dan serial TV nya seperti Hana Yori Dango Returns, Miss Sherlock dan Ossan’s Love dimana melalui serial ini berhasil meraih penghargaan ‘Aktor Terbaik’ di Tokyo Drama Awards. Kali ini, Tomoyo Harada dan Kei Tanaka berbagi beberapa pendapat mereka  mengenai serial terbarunya yaitu Your Turn to Kill.

Bisakah Anda ceritakan sedikit mengenai karakter Anda di drama Your Turn to Kill

Harada: Peran yang saya mainkan kali ini adalah wanita yang baru saja menikah dan ia 15 tahun lebih tua dari suaminya. Pasangan yang berbahagia ini pindah ke apartemen baru, dimana cerita ini dimulai. Karakter saya bekerja sebagai perancang dan pada awalnya mereka hidup bahagia.

Tanaka: Saya berperan sebagai suami dari Nana, yang sangat mencintai istrinya. Saya bekerja sebagai pelatih olahraga, dan karakter saya sangat lugu.

Apa yang perlu Anda siapkan untuk peran ini dan seberapa mirip atau berbeda kah Anda dengan karakter di serial ini?

Harada: Nana memiliki hidup yang sangat bahagia. Tetapi ada perbedaan usia yang antara dia dan Shota, perbedaannya cukup besar yaitu 15 tahun. Jadi entah bagaimana, dia merasa kesepian. Di kehidupan nyata pun, karena saya lebih tua dari Tanaka beberapa tahun, memainkan peran ini menjadi lebih natural.

Tanaka: Saya dan Shota sangat berbeda. Saya cenderung perhitungan, tidak menghitung secara persis tapi ketika saya memikirkan suatu hal, saya cenderung merencanakannya dengan baik dan secara sistematis. Sedangkan Shota tidak seperti itu. Dia langsung bertindak dan menyelam kedalam hal tersebut. Saya pikir itu bisa membuat dirinya tidak bisa diandalkan, tetapi di saat yang sama saya juga iri padanya karena bisa terus terang dengan mudah.

Apa yang pertama kali Anda pikirkan ketika mendengar tentang cerita ‘swap murder game’ atau saat Anda pertama kali membaca naskah?

Harada: ‘Saya ingin menonton drama ini’ adalah yang pertama kali saya pikirkan. Ketika saya mulai membaca naskahnya dengan serius, walaupun kami belum memiliki naskah lengkapnya, saya tidak sabar untuk membaca episode berikutnya. Saya sangat tertarik dengan ceritanya dan saya menerka-nerka tentang apa yang akan tejadi selanjutnya. Saya merasa cerita ini sangat menarik.

Tanaka: Pendapat ku sama persis. Setiap kata. Saya terkejut dia bisa membaca pikiran saya.

Apa saja tantangan yang Anda hadapi selama memainkan peran ini?

Harada: Bagi saya, semua peran merupakan sebuah tantangan. Tapi kali ini, kami memiliki 30 pemain. Para penghuni gedung apartemen akan saling terhubung ketika cerita semakin berkembang. Hal ini sangatlah menyenangkan. Bekerja dengan begitu banyak aktror hebat dengan kepribadian yang berbeda-beda memberi saya stimulasi. Ini adalah pengalaman yang hebat dan saya sangat menikmatinya.

Tanaka: Meskipun ini adalah serial drama, tetapi fakta bahwa ini lebih lama dari kebanyakan drama adalah tantangan tersendiri. Selain itu, sisa dari naskah yang menarik secara bertahap selesai. Setiap hari, para sutradara, staf, dan pemain menerima tantangan untuk mengubah naskah menjadi karya yang brilian. Dan hasilnya luar biasa. Kami menonton episode satu – dan hasilnya sangat menarik. Saya percaya bahwa ketika serial ini disiarkan, para penonton akan terpikat dengan serial ini. Kami akan menantang diri kami untuk melakukan yang terbaik sampai akhir.

Your Turn to Kill akan disiarkan di beberapa negara di Asia melalui GEM. Apakah Anda punya pesan untuk para penonton di Asia?

Harada: Drama panjang yang berlangsung selama 2 musim sangat jarang terjadi di Jepang saat ini. Durasi ini memungkinkan kita untuk menggali lebih dalam cerita dan membuatnya lebih rumit. Saya pikir acara ini melampaui batas dan akan beresonansi dengan penonton di seluruh dunia. Penonton akan mudah berempati dengan cerita ini dan saya akan senang jika banyak orang menikmatinaya.

Tanaka: Walaupun kami berasal dari negara yang berbeda, kita bisa menonton hal yang sama. Jadi, kami harap penonton akan menikmati serial ini setiap minggu.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.