BAGIKAN

Pada Selasa (15/10) lalu di Vientiane, Laos, Indonesia Railways Development Consortium (IRDC) melaksanakan penandatanganan Joint Development Agreement dengan Petroleum Trading Lao Public Company, Laos dan HT Investment Construction Management Co.Ltd., Vietnam.

Konsorsium Indonesia yang terdiri dari 4 BUMN antara lain PT INKA (Persero), PT LEN (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT KAI (Persero) ini diwakili oleh Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro. Proyek kereta api yang sedianya akan dikerjakan oleh IRDC adalah pembangunan sarana dan prasarana kereta api, dari Thakhek District, Laos menuju Vung Ang Port Vietnam sepanjang 195 km.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan ini antara lain Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk negara Laos Pratito Soeharyo, Menteri untuk Kantor Perdana Menteri Laos Alounkeo Kittikhoun, serta Deputy Minister of Planning and Investment Madam Khamchan Vongseneboun.

Advertisement Inline

Penandatanganan Joint Development Agreement ini merupakan kelanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) antara IRDC dengan Petrotrade yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak pada tanggal 25 Juni 2019 lalu, MoU tersebut berisi kesepakatan para pihak untuk pengembangan logistik dan infrastruktur di Laos. Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Menteri BUMN Republik Indonesia, Rini Soemarno dengan Perdana Menteri Republik Demokratik Rakyat Laos, Thongloun Sisoulith di Vientiane, Laos.

Selain penandatanganan Joint Development Agreement, juga dilaksanakan penandatanganan MoU Complete the Detailed Design Railway Project Laos-Vietnam antara Pemerintah Republik Demokratik Laos dengan Petroleum Trading Lao Public Company, Laos.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.