Meriahnya ‘Pesta Akhir Zaman’ Life After

0
pesta akhir zaman

Life After, merupakan sebuah game bertema survival zombie yang telah dimainkan oleh ribuan pemain yang tersebar di seluruh dunia. NetEase yang merupakan penerbit dari game ini, baru saja mengadakan sebuah gathering yang bertajuk “Pesta Akhir Zaman”. Acara yang diadakan di iCafe Highground Indonesia, Jakarta ini dihadiri oleh awak media serta puluhan survivor game Life After yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Di acara “Pesta Akhir Zaman” tersebut, para survivor diajak untuk menikmati berbagai mini games seru seperti tebak makanan, hingga menyusun jenga yang melibatkan seluruh peserta. Tidak hanya itu, Life After juga membagikan berbagai macam hadiah menarik, mulai dari voucher Google Play hingga smartphone Realme 5 Pro. Peserta juga dapat melakukan foto bersama para cosplayer zombie, serta berdandan seperti zombie.

Gathering bertajuk “Pesta Akhir Zaman” ini merupakan bentuk terima kasih serta apresiasi NetEase kepada pemain setia game Life After, yang telah menikmati game zombie tersebut dari awal hingga saat ini.

Bersamaan dengan acara gathering tersebut, NetEase juga mengumumkan kehadiran game Life After PC yang bisa langsung dicoba oleh para peserta. Secara gameplay, game Life After PC masih mengusung gaya bermain yang sama. Hal yang membedakan terletak pada sisi kualitas grafis yang terlihat jauh lebih baik dan mulus, sehingga pemain dapat berpetualang di dunia penuh zombie bersama survivor lain dengan lebih maksimal.

Life After juga turut mengumumkan update game terbaru, salah satunya adalah kehadiran Levin City, sebuah kota baru yang berisi banyak makhluk berbahaya serta rahasia. Dengan beragam tantangan baru yang ada di Levin City, pemain akan diajak untuk menjelajahi dunia Life After yang semakin luas dan berbahaya. Selain itu, berbagai macam item menarik serta skin karakter baru juga hadir di update terbaru ini.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.