Rafly: Jadi KPI juga merekomendasikan agar kartun tersebut ditayangkan pada malam hari?

Agatha: Betul sekali, kalau pindah jam 10 malam ke atas, silakan tayang!

Kevin: Saya membaca P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) tahun 2012, di situ ada klasifikasi tayangan sesuai dengan kategori usia. Siapa yang berwenang mengklasifikasikan program tersebut?

Advertisement Inline

Agatha: Seluruh stasiun televisi wajib mencantumkan pedoman klasifikasi tayangan sesuai umur di pojok kanan atas layar televisi. Selain itu, KPI juga mengawasi apakah klasifikasi sudah sesuai dengan konten acara atau tidak. Mari ambil contoh Bima Sakti dan Little Khrisna. Itu katerinya A-BO, tapi kan muatannya tidak sesuai seperti yang saya sampaikan sebelumnya. Lalu Shinchan, mereka klasifikasikan A, ini kan tidak sesuai.

Maka dalam teguran itu, kami minta stasiun televisi mencantumkan klasifikasi yang sesuai. Kalau memang A, maka isinya harus sesuai untuk anak-anak dong.

Rafly: Pemberitaan beberapa waktu lalu kan cukup masif, bahkan diberitakan di Jepang. Muncul anggapan KPI tebang pilih karena dianggap hanya menegur kartun saja. Kami ingin mengklarifikasi untuk konten yang mengandung unsur mistis, supranatural, dan kekerasan, apa hanya kartun saja atau juga menyasar program  lain?

Agatha: Mas mungkin jarang buka web KPI ya (tertawa), dari 127 sanksi yang kami jatuhkan sampai dengan bulan September, hanya 10 saja yang dijatuhkan untuk kartun. Sisanya untuk FTV, sinetron, bahkan berita. Jadi tidak benar ya kalau KPI memperlakukan kartun secara tidak adil. Bahkan KPI mengapresiasi kartun dengan muatan yang baik, misalnya Dora the Explorer, Thomas and Friend. Yang buatan lokal juga ada, misalnya Adit Sopo Jarwo, menceritakan kehidupan kakak-adik yang rukun, hormat terhadap orang tua, dsb. Ada juga Disney Junior, Laptop si Unyil. Jadi tidak benar kami melarang kartun, justru kami mendorong kartun yang ditegur kemarin agar bisa diperbaiki supaya bisa ditonton oleh anak-anak.

Kartun yang diberi lampu merah ini di luar negeri tidak boleh ditayangkan pada jam anak-anak menonton televisi. Iya, kan? Tom and Jerry, Shinchan kan tayang malam hari. Di Jepang bahkan lebih ketat lagi, tidak hanya klasifikasi berdasarkan usia, ia juga mengklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin dan demografi penonton. Saya baca itu regulasinya.

Bukan tidak boleh tayang, asal muatan bermasalah itu bersih, atau tayangkan di atas pukul 10 malam. Kalau masih membandel tentu KPI akan mengambil sikap agar penayangannya dihentikan.

Kevin: Mengingat ini bukan yang kali pertama dan pasti selanjutnya akan terjadi teguran seperti ini, lalu kontroversi yang kembali berulang, bagaimana Anda menyikapinya?

Agatha: Semua ini kembali ke lembaga penyiaran, apakah ada niat baik dari mereka untuk menyajikan kartun-kartun yang baik. Kita bisa lihat apakah kartun Bima Sakti, Little Khrisna, Tom and Jerry itu baik tidak untuk anak-anak? Kita yang dewasa mungkin bisa membedakan, tapi mereka yang masih kecil kan tidak bisa, mereka tidak bisa memilih yang baik dan buruk.

Bahkan ada yang mengkritik KPI, “itu kan cuma Tom memukul Jerry, kan tidak mati,” tapi siapa bisa menjamin kalau anak-anak yang menirunya tidak akan timbul korban jiwa?

Semua kembali ke lembaga penyiaran itu sendiri, apakah mereka mau memperbaiki program yang mereka tayangkan.

KAORI Newsline

62 KOMENTAR

  1. kalo gintama tayang jam 12 pun ane rela nonton :v
    ganti aja ftv/sinetron sama animu macam k-on, bakuman, barokahmon. mendidik tuh.

  2. sehrsx kyk bgt dr dl, film yg katax gak dianggap pantas utk anak2 dan remaja serta mmg jls2 segmenx bkn utk anak2 dan remaja ya hrsx pindah jam tayang dan peran orang tua sangatlah penting utk memantau dan mengajarkan anak2 mereka ttg materi dr acara tsb. trus film berkualitas yg banyak sensor2 dan pemotongan gak penting jg perlu dipikirkan baik2, hrsx dibiarkan sj toh wkt tygx jg wkt di mana anak2 utk tidur. dan film2 yg jls2 tdk bermutu hrsx segera ditindak lanjuti agar tdk menghancurkan ms kcl anak2. ingat slh 1 sifat dsr manusia yaitu rs ingin tw dan penasaran yg amat tinggi. justru smakin dilarang justru smakin penasaran dan ingin skali utk mencr tw.

    • Mas tolong dong mas. ‘nya’ jangan di ganti pake ‘x’ saya ini orang kuno suka pusing baca tulisan anak muda jaman sekarang. tolong lah mas pliiisss di biasakan. Itu biar yang pengen baca komeng kaga puing mas, tolong ya mas ya. maaf ya kalo ada anak Yala lainnya yang tersinggung.

  3. Lol lucu sekali percakapan para sampah yang berkomentar di sana

    So saya udah gk peduli sama yang di post jga an setelah tiadanya kartun detective conan, sinchan, gintama dsb
    Saya dan jga banyak dri tmn perumahan saya udah jual tu yang namanya TV atau jga bisa di bilang udah gk suka film sampah. Seperti yang ada sekarang.

    #udah bagaikan tempat sampah tu TV sekarang mau brp jga harganya ane buang jga

    Fuck

  4. sebenarnya kalo stasiun televisi bner2 MAU nayangin kartun dan anime cap remaja, diperbolehkan sih sama kpi selama diatas jam 10 malem kaya anime:
    OP, Bleach, bahkan anime dewasa sejenis HDXD, tapi yang namanya televisi sekarang mah cuma ngejar rating doang
    liat tuh tiap minggu jam tayang kartun dan anime di potong abis cuma buat acara musik kaya dahsyat dan inbox
    kalo semisal jam anak2 cuma nayangin anime sport kaya kapten tsubasa, eyeshield, trus anime fantasi kaya digimon, pokemon sah2 aja
    cuma, stasiun televisinya MAU apa enggak.

    • yak, dlu emang zaman keemasan pertelevisian gan, dlu aja rela dari pagi – siang bahkan sore cuma duduk di depan televisi liat anime kesukaan… Sekarang ??? mending kluar aja drpd liat tv, acaranya dkit yg bermutu, :3

  5. tuh buat yg nyebarin isu dilarang tayang emng kampret :v perbaikan dan pelarangan beda jauh blegok :v bikin orng yg idiot koar koar aja yg nyebarin isu ini

  6. kartun yang notabene khayal atau imajninasi "diperbaiki" sedangkan sinetron yang sama2 ngliatin paha dan cara berpacaran, ciuman, tengtop serta hotpants ga diperbaiki,well you got some serious problem man …

  7. sinetron acara apa sih? jam berapa? gk pernah merhatiin, emang acaranya kaya apa? kok kesannya sangat wow

  8. jangan pada pura pura butalah, semuanya ditegur, tinggal stasuin TVnya ngelaksanain ato enggak karena pada ngejar rating

  9. kenapa semuanya bener bener nyerang KPI lah, walaupun begitu kartun juga masih pada tayang, jadi gk ush sok ribut hancurkan KPI inilah itulah

  10. tayangin anime Bakuman plis

    no hentai sama sekali. (beneran)

    menunjukkan cara membuat manga dan cerita yang benar, bukan plagiat kaya GGS yang ngeplagiat teen wolf atau twiight

    menunjukkan cara pembuatan karakter yang baik, yang sesuai rating umur pembaca.

    menunjukkan persaingan adil tanpa trik kotor.

    menayangkan Bakuman secara tidak langsung bisa membantu pembuatan animasi indo, manga indo BAHKAN sinetron indo.

    indo itu kreatif, tapi kadang kala ga sengaja nyerempet jadi plagiat. kalo nonton Bakuman, seharusnya plagiat bisa dihindari karena diajarkan juga cara menghindarinya. (wajib bagi sinetron indo)

  11. tayangin anime Bakuman plis

    no hentai sama sekali. (beneran)

    menunjukkan cara membuat manga dan cerita yang benar, bukan plagiat kaya GGS yang ngeplagiat teen wolf atau twiight

    menunjukkan cara pembuatan karakter yang baik, yang sesuai rating umur pembaca.

    menunjukkan persaingan adil tanpa trik kotor.

    menayangkan Bakuman secara tidak langsung bisa membantu pembuatan animasi indo, manga indo BAHKAN sinetron indo.

    indo itu kreatif, tapi kadang kala ga sengaja nyerempet jadi plagiat. kalo nonton Bakuman, seharusnya plagiat bisa dihindari karena diajarkan juga cara menghindarinya. (wajib bagi sinetron indo)

  12. tayangin anime Bakuman plis

    no hentai sama sekali. (beneran)

    menunjukkan cara membuat manga dan cerita yang benar, bukan plagiat kaya GGS yang ngeplagiat teen wolf atau twiight

    menunjukkan cara pembuatan karakter yang baik, yang sesuai rating umur pembaca.

    menunjukkan persaingan adil tanpa trik kotor.

    menayangkan Bakuman secara tidak langsung bisa membantu pembuatan animasi indo, manga indo BAHKAN sinetron indo.

    indo itu kreatif, tapi kadang kala ga sengaja nyerempet jadi plagiat. kalo nonton Bakuman, seharusnya plagiat bisa dihindari karena diajarkan juga cara menghindarinya. (wajib bagi sinetron indo)

  13. tayangin anime Bakuman plis

    no hentai sama sekali. (beneran)

    menunjukkan cara membuat manga dan cerita yang benar, bukan plagiat kaya GGS yang ngeplagiat teen wolf atau twiight

    menunjukkan cara pembuatan karakter yang baik, yang sesuai rating umur pembaca.

    menunjukkan persaingan adil tanpa trik kotor.

    menayangkan Bakuman secara tidak langsung bisa membantu pembuatan animasi indo, manga indo BAHKAN sinetron indo.

    indo itu kreatif, tapi kadang kala ga sengaja nyerempet jadi plagiat. kalo nonton Bakuman, seharusnya plagiat bisa dihindari karena diajarkan juga cara menghindarinya. (wajib bagi sinetron indo)

  14. tayangin anime Bakuman plis

    no hentai sama sekali. (beneran)

    menunjukkan cara membuat manga dan cerita yang benar, bukan plagiat kaya GGS yang ngeplagiat teen wolf atau twiight

    menunjukkan cara pembuatan karakter yang baik, yang sesuai rating umur pembaca.

    menunjukkan persaingan adil tanpa trik kotor.

    menayangkan Bakuman secara tidak langsung bisa membantu pembuatan animasi indo, manga indo BAHKAN sinetron indo.

    indo itu kreatif, tapi kadang kala ga sengaja nyerempet jadi plagiat. kalo nonton Bakuman, seharusnya plagiat bisa dihindari karena diajarkan juga cara menghindarinya. (wajib bagi sinetron indo)

  15. Mending sinetron aja yang disaring, lagipula kan masih ada Love Live untuk anak-anak untuk tayang Minggu pagi (meskipun harus rating battle sama A*kat*u! yang tayang Sabtu pagi) dan lagu-lagunya masih bisa di-versi Indo-kan sama Teenebelle (sisterannya Chibi) yang juga 9 member kayak Muse, jadi pas kan.

  16. Konyol sekali rasanya setelah tahu mereka menyortir film film animasi tapi tidak dengan sinetron. Coba lihat, sinetron kekerasan tayang pada jam belajar?
    Apakah saya terlalu bodoh untuk mengerti KPI?

  17. Semua itu sepertinya harus kembali ke peran orang tua masing2. Toh, penayangan kartun2 tsb kan targetnya ke anak2. Pendampingan org tua justru jadi hal dasar. Mau spt apapapun kartunnya, jika org tua mendampingi dan memberikan pengertian maka itu tidak apa2 menurut saya. Malahan, kalau maslah teguran dll spt itu harusnya diberikan pada sinetron/FTV. Mengapa?? Target dari sinteron/FTV memang org dewasa atau remaja-dewasa. Tapi mari kita lihat dari segi lain. Anak2 disini tentunya akan mencontoh apa yg org dewasa (terutama org tua atau keluarga). Mereka sekrg masih dalam perkembangan menuju remaja, sehingga perlu didampingi. Dan tak heran apabila anak2 ini akan menganggap org tua mereka atau keluarga mereka sebagai panutan. Nah, di saat para org tua/dewasa menonton seinteron/FTV yg memang ditujukan ke mereka, anak2 tentunya akan meniru/ikut menonton hal tsb. padahal dlm sinteron/FTV terdapat adegan2 yg hanya org dewasa saja yg boleh melihat. (Saya tidak menyalahkan adanya adegan2 tsb, krna kalau melihat dr sisi target penontonnya, itu hal yg cukup wajar). Tapi mari kita lihat dari sisi ini. Anak2 yg skrg dalam masa “penasaran” bisa saja menanyakan adegan2 tsb kepada para org dewasa. Dan bisa saja ditirukan.. mungkin.. Dan lagi, kasus di kampung saya dan tmpt saya ngekos, anak2 justru jarang mendapat waktu untuk menonton kartun di jam nya mereka. Justru malah dipakai org tua untuk menonton acara2 lain, sinetron, FTV, dsb. Kalau begitu, mau gimana lagi?? Org2 mengolok2 KPI krna membanned, memotong, dll thd kartun2 untuk anak2. Tapi kalau merekanya spt itu, tidak memberi waktu menonton apa yg seharusnya jadi tontonan anak2, mau gimana coba?? Memang itu mungin hanya beberapa org saja, tapi menurut saya, yg melakukan itu adalah mayoritas orang2 tua.
    Sehingga, kalau menurut saya, KPI harusnya lebih berfokus pada tayangan2 yg tidak baik, yg memunculkan kekerasan, seksualitas, dll di SEMUA aspek. Jangan hanya di bagian khusus anak2nya saja. Dan saya pun bertanya2, apakah dari sekian banyak org2 yg bekerja di KPI itu tidak ada yg berpikir kritis, bahwa dr tontonan dewasa pun bisa ditonton oleh anak2?? Banyak sekali kemungkinan2 yg menurut saya akhirnya menyimpulkan demikian.

    Dan menurut saya, tontonan spt anime itu perlu diadakan lagi di Indonesia. Perlu di-Booming-kan lagi spt tahun 2000-an dulu. Saya bisa menjamin jika TV indonesia mau menayangkan anime, meski di jam 11 atau 12 malam pun, tetap akan banyak orang2 yg menonton. terutama remaja2.. hehe..
    terimakasih 🙂

  18. Kalo saya sih begini ambil contoh SCTV
    Pagi ada FTV, Siang ada FTV, Sore kadang ada FTV, Malem ada FTV dan itu berlangsung diulang-ulang

    Kadang saya merasa Seminggu FTV judul yang sama tayang 3x dan kadang tayang di Pagi, Siang, Malem

    Nah kalo langkah FTV yang mengandung unsur gak bener tayang Malem sih ya “I don’t care”
    Tapi kalo malem minggu??? percuma juga dong anak warnet kadang begadang

    —————————————————————————————————–

    Sebenarnya sih gini
    Indonesia tuh rata-rata pendidikan cetek, dan sifatnya tertutup banget gara-gara kita udah merdeka tahun 1945 dan kita tertutup banget dari dunia luar.
    Jaman udah merdeka, Warga yang paling tinggi jabatan kayak KPI punya otak pintar, tapi gak pandai pakai otak nya

    Bener gak?

  19. sebenarnya gak kepikiran ya, kalo si agatha lily ini blgnya “suka anime” jgn2 hanya utk menyenangkan hati dr pihak KAORI selaku yg mewawancarai. krn skrg msh blm ada aja tuh perubahan di tv kita. mereka cmn omdo aja tuh. msh hobi sensor dan ptg adegan secr alay dan lebay. bahkan yg bermutu pun ditegur dgn alasan oon. KPI dan LSF mmg rsnya tdk pernah bljr deh dr keslhn2 sblmnya. bahkan mata dan telinga mereka rsnya sdh buta dan tuli krn uang, sdh brp banyak org ngepost di FB mereka, tp tdk digubris sm skali tuh. parah ckckck

  20. mna nih janjinya yg blg kyk anime utk kategori remaja ke atas ditayangkan di atas jam 10 mlm? bahkan sampe skrg tdk ada perubahan sm skali di stasiun2 tv tuh. animasi slalu sj dianaktirikan dan slalu dianggap utk “anak2”. pdhl jls2 ada pembagian usia yg jls. bullshit jg blg mw bljr dr fox movies dan HBO. sampe skrg sensor2 dan ptg adegan secr oon dr KPI dan LSI msh ttp ada tuh. hanya janji tok tp tdk ada bukti dan tindakan alias omdo, memuakkan sj ckckck

  21. harusnya itu dibikin kpi tersendiri buat anime. Contohnya seperti KPAF (Komisi Penyiaran Anime). Soalnya genre nya juga beda. Sensornya juga beda. Atau para otaku pun harus ada yang berada di KPI. Biar para otaku aja yang bisa nyeleksinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.