Menjelajahi Pop Kultur Jepang Di AFAID 2015

0
Para Guest Cosplayer Anime Festival Indonesia berkumpul di Mini Stage

Akhir pekan lalu, selama 3 hari mulai dari hari Jumat tanggal 25 – 27 September 2015, perhelatan festival anime yang cukup ditunggu-tunggu dan punya antusiasme cukup besar, Anime Festival Asia Indonesia (AFAID) 2015 diselenggarakan. Dalam penyelenggaraannya yang sudah mencapai tahun ke-4 ini, perhelatan ini kembali pada tempat awal diselenggarakan, yakni di area JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Antrian Padat Merayap

Sudah sejak pagi hari, para penggemar budaya pop Jepang membuat antrian di depan pintu menuju Hall B JI Expo tempat perhelatan Anime Festival Asia berlangsung. Panjangnya antrian sempat membuat panitia cukup kewalahan untuk memberikan arahan mengenai alur antrian. Di hari pertama, yakni hari Jumat, antrian yang terbentuk tidak terlalu panjang.

Advertisement Inline

12039483_10205169612508885_2531077433352872181_n

12006350_1050604131617621_1937147408330926023_n
Antrian di hari Sabtu, foto diambil dari antrian paling depan

Meski demikian, hal yang berbeda terlihat di hari Sabtu, dimana antrian terlihat cukup panjang dan mengular. Sejak pagi, lautan manusia sudah membludak menanti masuk ke dalam area AFAID di hari kedua tersebut. Hingga siang hari, selama berjam-jam antrian masih tetap mengular di hari kedua tersebut.

Menariknya, di hari terakhir, justru terlihat sesuatu yang berbeda. Pada hari Minggu yang merupakan hari terakhir dari perhelatan AFAID 2015, tidak ada antrian panjang, bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada antrian sama sekali. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit mulai dari membeli tiket hingga masuk, tidak seperti di dua hari sebelumnya yang membutuhkan berjam-jam agar bisa masuk.

Berbeda dibanding perhelatan di tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini pengunjung AFAID mengenakan tiket berbentuk gelang dengan kode bar. Saat hendak memasuki area Exhibition Hall, setiap pengunjung harus melakukan pemindaian kode bar yang akan membaca kode di gelang yang terpasang.

Berbagai Macam Pameran & Atraksi Di Exhibition Hall

Memasuki area Exhibition Hall, pengunjung akan menemui beberapa booth yang menjual berbagai pernik-pernik yang khas. Salah satu booth yang cukup mencolok di area ini adalah booth Gundam yang menampilkan sosok Mobile Suit dari seri Gundam Reconguista in G serta Gundam Build Fighters Try.

12046677_10205169615748966_5813066505753711040_n
Tsukkame Pride!!
12079169_10205169614428933_2476612186277103519_n
Jigen Haoh-Ryu!

12043010_1004903629597036_103171533251942109_n

12039368_1005357906218275_6913809370468088351_n
Menanti sang abang

12039231_1005358782884854_6638143254704307158_n

Semaraknya Mini Stage

Tidak hanya terlihat berbagai booth yang menjual berbagai macam pernik menarik, dalam Exhibition Hall ini juga terdapat Mini Stage. Pada Mini Stage ini, terdapat acara yang cukup menarik hingga membuat area di dekat Mini Stage ini cukup diramaikan oleh para pengunjung. Salah satu yang menjadi atraksi menarik di Mini Stage ini adalah Meet & Greet dengan para bintang tamu Cosplayer yang hadir. Selama 3 hari, pengunjung dapat bertemu dengan cosplayer idolanya mulai dari Pinky Lu Xun, Richfield Edbert, hingga para bintang tamu dari luar negeri seperti Angie, Ying Tze, Liui Aquino, Ely, dan yang cukup fenomenal di tahun ini, yakni Otogi Nekomu.

Para Guest Cosplayer Anime Festival Indonesia berkumpul di Mini Stage
Para Guest Cosplayer Anime Festival Indonesia berkumpul di Mini Stage

Selain area Mini Stage, area lain di Exhibition yang mampu menarik perhatian banyak pengunjung adalah booth milik Sony. Disini pengunjung dapat membeli berbagai macam CD Album artis Jepang yang sudah rilis di Indonesia. Tidak sebatas membeli saja, para artis Anisong pun melakukan Meet & Greet disini seperti halnya yang dilakukan oleh GARNiDELiA. 和-KAZU- juga sempat menggelar sebuah mini konser di area booth Sony.

12065756_1005358779551521_1904819132102897287_n

Saling Temu Antara Artis & Fans

Berbicara mengenai Meet & Greet dengan artis Anisong, selain di booth Sony, pada hari pertama, tepatnya Jumat sore, para personil FLOW menyapa penggemarnya yang hadir di AFAID. Bertempat di booth milik Cool Japan World Trial, seluruh personil grup band FLOW menjawab beberapa pertanyaan dari penggemarnya. Tidak sebatas FLOW saja, grup idola Pink Babies juga tak luput hadir menemui penggemar di booth ini.

12009793_1004946926259373_6029769029048525570_n

12042976_1005357386218327_4439706157154067567_n

Di booth Pony Canyon yang terletak tidak jauh dari pintu masuk, juga terdapat Meet & Greet dengan artis yang menjadi bintang tamu. Di booth ini para pengunjung bisa meminta tanda tangan dari artis idolanya.

12063451_1005359519551447_5646011568513126188_n

12020065_10203684569914812_3779092015733207127_n

12036432_1004904266263639_8124689386157070651_n

12033186_1004945852926147_4558502457694609047_n

Menjelajahi Panggung Utama

Selain menjelajahi area Exhibition di AFAID, terdapat juga area Stage. Pada Stage ini, terdapat berbagai macam acara yang tidak kalah menariknya. Salah satu yang cukup menjadi daya tarik dari Stage di perhelatan AFAID tahun ini adalah adanya Anime Screening. Selama 3 hari, beberapa movie anime ditampilkan seperti Attack on Titan Movie Part 1: Guren no Yumiya, Part 2: Jiyuu no Tsubasa, Yowamushi Pedal Movie, serta Date A Live: Mayuri Judgement.

Tidak sebatas pada screening saja, beberapa bintang tamu juga hadir meramaikan Stage AFAID 2015. Di hari Jumat, salah satu seiyuu (pengisi suara) dari seri anime Aoki Hagane no Arpeggio: Ars Nova hadir memeriahkan panggung. Seiyuu lain yang juga tampil pada Stage adalah Junko Takeuchi yang berperan dalam film Boruto: Naruto the Movie, serta Show Hayami yang berperan dalam Assassination Classroom. Tidak luput pula kehadiran sosok GACKT di hari yang sama. Para cosplayer tamu pun juga turut tampil di panggung ini.

Meski konser di AFAID berlangsung pada sesi I Love Anisong, namun ternyata di Stage pun digelar konser. Grup idola µ’s pun memeriahkan panggung AFAID tahun ini. Meski ke-9 idola anggota grup tersebut tidak hadir secara langsung, namun terdapat sesi Film Screening dari konser Love Live! yang bertajuk µ’s 3rd Anniversary. Tak lupa pula grup idola JKT48 dan Pink Babies menghibur para pengunjung di panggung ini. Majiko serta MikitoP yang tergabung dalam Exit Tunes, serta MICHI, Yumiri Hanamori, serta Yurika Endo dari Pony Canyon semakin menambahkan kesan semarak dalam perhelatan AFA tahun ini.

Kolaborasi Antar Idola

Acara di panggung utama perhelatan Anime Festival Asia Indonesia (AFAID) 2015 hari kedua yang digelar pada hari Sabtu tanggal 27 September 2015 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta juga diramaikan oleh penampilan dua grup idola, yakni JKT48 dan Pink Babies dengan tajuk “AFAID Cool Japan Stage 2015”. Ini adalah kali kedua berturut-turut JKT48 tampil di panggung utama perhelatan tahunan ini.

Sekitar pukul 14.00, penampilan pun dibuka oleh JKT48 yang mulai memanaskan panggung utama AFAID  dengan dua lagu single, yakni Pareo wa Emerald dan Kibouteki Refrain. Setelah menampilkan dua lagu pembuka, acara pun berlanjut ke sesi MC yang dipandu oleh Hiroaki Kato dan tiga member JKT48, yakni Ghaida, Haruka, dan Yona.

Sesi MC ini membahas mengenai AKB48 sebagai sister group dan serba-serbi grup idola di Jepang. Sebagai anggota JKT48 yang sebelumnya bergabung dengan AKB48, Haruka pun menuturkan perbedaan utama yang terdapat di antara kedua grup idola tersebut, yaitu beda bahasa, tren fashion, dan penggemar. Haruka lalu menjelaskan bahwa penggemar JKT48 di Indonesia lebih muda dibandingkan dengan penggemar AKB48 di Jepang.

Sesi MC kemudian membahas mengenai serba-serbi grup idola di Jepang. Pada sesi ini, Ghaida menjelaskan bahwa unsur “kawaii” menjadi unsur utama berbagai grup idola yang ada di sana. Selain lekat dengan sesuatu yang imut dan cantik, unsur kawaii pun juga diidentikan dengan usaha dari para anggota grup idola tersebut yang bermula dari sesuatu yang kurang sempurna agar menjadi yang terbaik di mata penggemar. Hal ini pun sejalan dengan pengalaman para anggota JKT48 di mana pada masa-masa awal terbentuk mereka cukup kesulitan untuk berlatih koreografi, tetapi sekarang mereka mampu menguasai berbagai koreografi dalam waktu singkat.

Setelah membahas mengenai serba serbi grup idola, sesi MC lalu dilanjutkan dengan memperkenalkan grup idola yang turut meramaikan panggung utama AFAID 2015, yaitu Pink Babies. Pink Babies sendiri merupakan grup idola yang telah terbentuk sejak tahun 2013 yang lalu sebagai “penerus” dari Pink Lady, sebuah grup duo yang populer di era 70-an di Jepang. Lagu grup idola ini yang terkenal di antaranya adalah Wanted dan UFO. Setelah memperkenalkan diri, Pink Babies pun kemudian membawakan tiga lagu, yakni UFO, Wanted  (Shimei Tehai) dan Nagisa no Sinbad. Penampilan mereka pun disambut meriah para penonton yang memenuhi area panggung utama AFAID.

Setelah penampilan Pink Babies, JKT48 pun naik kembali ke atas panggung untuk menutup penampilan mereka di panggung AFAID Cool Japan Stage 2015. Mereka pun membawakan tiga lagu lainnya, yakni First Rabbit, Shojotachi Yo!, dan single terbaru mereka, Halloween Night. Penampilan mereka pun berhasil ditutup dengan meriah.

Menjelang larut malam, antrian pengunjung mulai terlihat memanjang seraya menjelang dibukanya pintu dari konser I Love Anisong. Untuk hari Jumat, pengunjung dihibur dengan penampilan dari nano, GARNiDELiA, motsu x KAYA, serta FLOW. Sedangkan di hari Sabtu, panggung anisong diramaikan dengan penampilan 和-KAZU-, LiSA, yanaginagi, serta fripSide.

Berikut ini adalah beberapa momen lain yang sempat tertangkap oleh kru KAORI saat AFAID berlangsung:

This slideshow requires JavaScript.

Perhelatan AFAID 2015 telah terlaksana, meskipun banyak hal yang terjadi termasuk pengecekan barang pengunjung yang sempat menahan arus antrian. Selain itu padatnya pengunjung di area Exhibition juga cukup menyulitkan untuk berjalan berkeliling. Meskipun menggunakan tiket berbentuk gelang dengan kode bar merupakan hal baru yang diterapkan di AFA tahun ini, namun banyak pengunjung yang masih belum terbiasa dengan sistem tersebut.

Sampai jumpa pada perhelatan AFAID tahun depan!

KAORI Newsline | Teks oleh Rafly N. & Tanto D. | Foto oleh Irfan D. & Johann S.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.