BAGIKAN

Apakah Kaorin pernah mendengar istilah seichi junrei? Seichi junrei ini adalah salah satu bentuk kegiatan yang berkaitan dengan hobi anime. Secara harfiah, seichi junrei berarti “ziarah ke tanah suci”, dan aslinya merujuk pada perjalanan mengunjungi lokasi-lokasi yang dianggap sakral seperti kuil. Namun di kalangan otaku, seichi junrei kemudian digunakan untuk merujuk kepada kegiatan mengunjungi lokasi-lokasi di dunia nyata yang dijadikan sebagai setting dari berbagai seri anime, manga, atau dorama.

Apa yang menarik dari seichi junrei? Seorang otaku bernama Jun Yanai yang gemar melakukan seichi junrei telah membagikan pendapatnya mengenai kegiatan ini dalam buku Otaku Spaces (Galbraith, 2010: hlm. 68-75). Menurutnya, kegiatan ini memberi makna istimewa pada tempat-tempat yang menjadi tujuan perjalanan, dengan mengaitkan tempat tersebut dengan adegan yang ada di anime. Bagi pelaku seichi junrei, tempat-tempat yang sebenarnya bukan tujuan wisata pun bisa menjadi tempat yang menarik bagi mereka, Jalanan yang bagi orang biasa saja bisa saja menjadi menarik karena karakter di anime digambarkan suka melewati jalan itu saat pulang pergi sekolah. Untuk mengapresiasi kaitan tersebut, pelaku seichi junrei memotret lokasi asli yang dikunjungi dengan framing dan angle yang diusahakan semirip mungkin dengan yang ditampilkan dalam anime.

Masih menurut Yanai, salah satu aturan penting dalam melakukan seichi junrei adalah jangan sampai mengganggu penduduk setempat. Penduduk setempat seringkali tidak tahu kalau daerah tempat tinggal mereka dijadikan model setting di anime. Walaupun memang ada beberapa kasus seperti Washinomiya di mana wisata ke lokasi tersebut dijadikan bisnis untuk menggaet dan mengakomodasi kedatangan fans demi menggerakkan roda perekonomian setempat.

Advertisement Inline

Jika Yanai melihat seichi junrei memberi tambahan makna pada lokasi nyata dengan mengaitkannya kepada penampilan lokasi tersebut di anime, sebaliknya kegiatan itu juga bisa dianggap memberi konteks realita pada kehidupan karakter-karakter fiksi. Dengan melihat jalan di dunia nyata yang sama dengan yang dilalui oleh karakter-karakter fiksi itu, timbul kesan bahwa mereka juga memiliki kehidupan sehari-hari yang biasa seperti orang di dunia nyata, pergi ke sekolah, dan sebagainya. Hal itu menjadikan kehidupan karakter-karakter itu menjadi terasa lebih akrab.

Kali ini penulis ingin berbagi sedikit pengalaman melakukan seichi junrei di kota Nishinomiya sembari berwisata ke Osaka di bulan Maret dua tahun yang lalu. Nishinomiya merupakan salah satu tujuan seichi junrei yang populer di paruh kedua dekade 2000-an karena merupakan setting dari seri The Melancholy of Haruhi Suzumiya. Pengarang novel Haruhi, Nagaru Tanigawa, berasal dari kota ini dan menggunakan rujukan lokasi-lokasi di kotanya sebagai tempat beraktivitas karakter-karakter di novelnya. Ketika seri tersebut diadaptasi menjadi anime oleh Kyoto Animation, lokasi-lokasi di Nishinomiya pun digambarkan dengan penuh detail sehingga dapat dibandingkan dengan pemandangan aslinya. Seperti apa sih lokasi aslinya? Yuk kita lihat!

Halaman selanjutnya: membayangkan kehidupan di Nishinomiya

2 KOMENTAR

  1. Keren banget bisa seichi junrei kesana, saya juga kepengen.
    Cuman sayang ga ada foto tempat Meeting point SOS-dan, lagi direnovasi ya.

  2. Baru nyadar ada tulisan “10 tahun” dan hari ini emang 10 tahunnya Haruhi perdana tayang di TV

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.