BAGIKAN

Mempromosikan sebuah jalur kereta harus memiliki trik-trik tertentu, seperti mengganti nama stasiun seperti yang dilakukan Kyushu Railway Company (JR Kyushu) pada stasiun Kumamoto-nya yang kini berubah menjadi stasiun Kumamon, atau dengan cara lainnya. Lain lagi cerita pada salah satu operator kereta rel listrik (KRL) swasta di Tokyo yaitu Tokyu Corporation atau yang sering dikenal dengan nama Tōkyū Dentetsu (東急電鉄).

Demi mempromosikan jalur Ikegami dan Tamagawa miliknya, Tokyu merubah tampilan salah satu armada KRL seri 1000 yang beroperasi di jalur tersebut, rangkaian 1017F. Pada awal Maret 2016, KRL tersebut didandani di sebuah balai yasa (BY) milik Tokyu yaitu BY Nagatsuta yang terletak di dekat stasiun Onda, Prefektur Kanagawa. KRL yang terdiri dari 3 kereta per rangkaiannya dan memiliki 3 pintu di tiap keretanya ini diubah interiornya menjadi bernuansa kayu dan dipasangi kamera keamanan. Warna pada bagian luar kereta juga diubah dengan kombinasi warna Biru gelap yang dominan dan garis besar Kuning pada bagian tengahnya.

Bagian dalam kereta yang bernuansa kayu | Foto: Adeliae-san
Bagian dalam kereta yang bernuansa kayu | Foto: Adeliae-san
Kamera keamanan yang dipasang pada interior kereta. | Foto: Adeliae-san
Kamera keamanan yang dipasang pada interior kereta. | Foto: Adeliae-san
Plat KRL 1017F | Foto: Adeliae-san
Plat nomor interior kereta 1017 di rangkaian 1017F | Foto: Adeliae-san
Eksterior KRL 1017F | Foto: Adeliae-san
Eksterior kereta rangkaian 1017F | Foto: Adeliae-san
Bagian muka KRL 1017F | Foto: Adeliae-san
Bagian muka rangkaian 1017F | Foto: Adeliae-san

Setelah selesai bertransformasi, KRL ini dikirim kembali ke dipo Yukigaya yang berada di jalur Ikegami dekat stasiun Yukigaya-Otsuka, tenggara kota Tokyo. Pengiriman KRL menuju dipo Yukigaya ini menggunakan kereta sejenis NR yang ada disini namun bedanya NR ini bertenaga listrik alias KRL yaitu ToQi 7550. Hal ini dilakukan karena pada beberapa jalur yang dilalui untuk menuju dipo Yukigaya dari BY milik Tokyu ini menggunakan sistem Automatic Train Control (ATC), sementara KRL seri 1000 ini tidak dilengkapi sistem tersebut. Jalur yang dilalui pengiriman ini yaitu jalur Den-en-toshi, Oimachi, dan Meguro.

KRL 1017F yang ditarik "NR" milik Tokyu, ToQi 7550, menuju Dipo Yukigaya | Foto: Adeliae-san
KRL 1017F yang ditarik “NR” milik Tokyu, ToQi 7550, menuju Dipo Yukigaya | Foto: Adeliae-san
Advertisement Inline

Seminggu setelah kedatangannya, KRL 1017F ini diujicoba di jalur Ikegami pada hari Minggu (27/3). Tidak memakan waktu lama, KRL yang diberi nama “Kininaru” ini langsung dioperasikan kembali pada keesokan harinya (28/3) untuk melayani dan mengantar penumpang pada jalur tersebut. Sebelumnya, Tokyu telah memasang pamflet pada stasiun Togoshi-Koen yang berisi mengenai pengoperasian KRL ini.

Pamflet kereta "Kininaru" yang dipublikasikan oleh Tokyu | Foto: Akun twitter @pengo3go
Pamflet kereta “Kininaru” yang dipublikasikan oleh Tokyu | Foto: Akun twitter @pengo3go

Nuansa kayu pada interior dan warna biru dengan kombinasi kuning yang digunakan pada KRL ini dimaksudkan untuk mengenang KRL lawas milik Tokyu terdahulu yaitu KRL DeHa 3452. Hampir keseluruhan interior dari KRL lawas ini terbuat dari kayu, dan juga bagian eksteriornya berwarna biru dengan kombinasi kuning yang sama dengan KRL 1017F ini.

KRL DeHa 3452 | Foto: Hahifuheho [commons.wikimedia.org]
KRL DeHa 3452 yang beroperasi di jalur Ikegami tahun 1988 | Foto: Hahifuheho [commons.wikimedia.org]

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.