Saenai Heroine no Sodatekata Flat Episode 0: Pembuka Jalan yang Penuh Sindiran

0
© Maruto Fumiaki / Kurehito Misaki / Kadokawa Fantasia Bunko / Saekano Flat Production Commitee

Selamat datang kembali dalam seri banal penuh intrik. Tetapi sebagaimana episode 0 musim pertamanya dapat mengecoh penggemar anime abangan, episode 0 ini mendapatkan penilaian buruk (Anime News Network dengan bangga memberikan skor rerata 2 dari skala lima).

Tetapi berbeda dengan perusahaan kereta api (dan busway) yang selalu berdalih bila dikeluhkan mengenai buruknya pelayanan, Saenai Heroine no Sodatekata Flat episode 0 ini menjawab semuanya. Seolah menjadi humas bagi dirinya sendiri, penonton disuguhkan diskusi antara Utaha Kasumigaoka (Ai Kayano) dengan Eriri Sawamura (Saori Oonishi).

Tak ditutupi apa adanya, mereka berdua memaparkan plus dan minus Saekano musim pertamanya. Dinilai jelek oleh para penonton kasual, namun diterima dengan baik oleh penggemar setianya. Kemudian Aki Tomoya (Yoshitsugu Matsuoka) muncul mewakili sisi tengah, yang menerima kritikan Utaha namun berusaha berpikir positif seperti Eriri, dan tentu saja Michiru Hyoudou (Sayuri Yahagi) yang muncul dengan komentar perduli setan sama otaku.

Mengambil tema Fan Service-nya Cinta dan Hati yang Suci, Tomoya sudah separuh jalan dalam mewujudkan ambisinya menciptakan sebuah eroge. Karena Tomoya menjadikan Megumi Kato (Kiyono Yasuno) sebagai model karakter utama dalam eroge-nya, ia meminta agar Megumi mengenakan bikini sehingga Eriri dapat menggambarnya. Enggan melakukannya seorang diri, seluruh rombongan pun memutuskan berlibur di sebuah hotel mewah yang dibayari oleh Utaha.

Seluruh karakter mendapatkan bagian mainnya, menyegarkan ingatan penontonnya. Eriri yang merasa tersaingi sebagai teman masa kecil jadi-jadian ketika dipertemukan dengan Michiru Hyoudo (), Utaha yang diam-diam ingin mengulang “kecelakaan”nya bersama Tomoya dalam bilik hotel khusus, dan bagaimana Megumi menghancurkan semua impian-impian “nakal” mereka dengan respon yang datar, mengundang Izumi Hashima (Chinatsu Akasaki) untuk semakin memanas-manasi Eriri, dan memberitahu Eriri akan rencana “nakal” Utaha.

Pada akhirnya, fan service adalah judul sekaligus cerita besarnya sehingga episode perdana ini lebih indah ditonton dan terasa banal bila diulas tersendiri. Tetapi jangan tertipu, tidak ada satupun fan service dalam episode ini yang terasa mesum – setidaknya bila dibandingkan dengan Masou Gakuen atau Shinmai Maou no Testament -. Mudah-mudahan bukan karena faktor Tomoya yang herbivora.

Panduan anime musiman seputar Saekano Flat akan dimulai pada episode 1 (13 April). Ulasan episode 0 ini bukan merupakan gambaran mengenai seri anime ini secara keseluruhan serta tidak diperuntukkan sebagai pengambilan keputusan dalam memilih anime apa yang akan diikuti pada musim ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.