Aniplus, Saluran Alternatif Bagi Pemirsa Anime di Indonesia

7

ANIPLUS-ASIA_-_2014-02-07_20.02.36

Namanya mungkin sudah tenar di Singapura, namun di Indonesia, boleh dikatakan nama Aniplus masih asing.

Aniplus sendiri merupakan pemain baru dalam pertelevisian anime, mengudara kali pertama di Korea Selatan pada 9 Agustus 2010 melalui TV berbayar IPTV. Di Asia Tenggara sendiri, Aniplus mulai bersiaran kali pertama di Thailand, juga melalui sarana IPTV pada Januari 2013. Saluran ini menyemarakkan persaingan dalam bisnis televisi khusus tayangan anime, yang hingga pertengahan tahun 2013 lalu di Indonesia masih didominasi oleh Animax selaku pemain tunggal.

Program-program yang ditawarkan antara lain Attack on Titan (Shingeki no Kyojin), Idolm@ster, Uta no Prince-sama, Ore no kanojo ga shuraba sugiru, dan Diabolik Lovers.

Seri anime di saluran ini ditayangkan dengan audio berbahasa Jepang dan takarir berbahasa Inggris, sementara belum ada informasi apakah akan ada audio berbahasa Indonesia dalam waktu mendatang.

Di Indonesia, Aniplus mulai tersedia di jaringan First Media sejak September 2013 (BIG TV) dan Desember 2013 (HomeCable HD).

Channel_ANIPLUS_HD_-_2014-02-07_20.06.28

Pengguna First Media baru bisa menikmati saluran ini bila terdaftar sebagai pelanggan paket Homecable HD (saluran 373). Berbeda dengan saluran berbayar atau FTA lain, Aniplus di First Media hanya tersedia dalam format definisi tinggi – 1920×1080 – sementara saudaranya seperti Berita Satu, NET, dan Kompas juga tersedia dalam format definisi standar.

Pengguna BIG TV sedikit lebih beruntung karena saluran ini ditawarkan dalam format definisi standar dan tersedia di seluruh paket, kecuali paket paling murah seharga 99 ribu rupiah per bulan. Meskipun masih disangsikan apakah saluran ini ditonton oleh para pelanggannya, di mana banyak pelanggan baru umumnya lebih banyak menggunakan provider ini untuk menikmati tayangan Liga Inggris.

Belum jelas apakah saluran ini akan tersedia juga di jaringan televisi berbayar lain maupun via FTA.

KAORI Newsline | Situs resmi | Litbang KAORI

 

7 KOMENTAR

  1. sayang sekali subtitlenya masih berantakan menurut saya, tapi pilihannya cukup keren.

    semoga bisa makin maju di Indonesia kedepannya 😀

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.