Tokyo Metro Umumkan Kehadiran Seri 2000 Untuk Jalur Marunouchi

    0
    Seri 2000
    Rangkaian terbaru Tokyo Metro, seri 2000.

    Salah satu operator KA di Jepang, Tokyo Metro resmi mengumumkan armada terbarunya untuk Jalur Marunouchi, yaitu Tokyo Metro Seri 2000 yang direncanakan akan menjalani debutnya pada Februari 2019. Kereta ini dirancang oleh Designer Industrial Tetsuo Fukuda dibawah pengawasan dari Ichiro Fukuda, konsep kereta dari Jalur Marunouchi yaitu “Ground-Lifely and Advanced” menjadi sebuah konsep awal terciptanya kereta ini.

    Design eksterior dari kereta ini mengusung tema “Glowing Scarlet” dan “Sign Wave” dengan tampilan berwarna merah cerah dengan unsur bergelombang di dalam liveri tersebut. Interiornya sendiri hadir dengan fitur panel langit-langit dengan bulat yang menghasilkan ruang interior yang terbuka serta lapang, selain itu kereta ini akan memasang jendela berbentuk bulat di setiap ujung kereta, atau menjadi yang pertama untuk kereta Tokyo Metro.

    Jendela bundar pada rangkaian Tokyo Metro seri 2000.

    Selain itu, kereta ini pun mempunyai beberapa fitur seperti CCTV, kursi menyamping yang nyaman dan busa kursi yang semakin tebal yang akan meningkatkan kenyamanan kepada penumpang.

    Baca juga: Kereta Tokyo Metro Menjadi Sasaran Vandalisme Dalam Satu Pekan.

    Pada kereta ini pun, disediakan ruang terbuka untuk penyandang difabel serta untuk penumpang yang membawa kereta bayi yang berada di tiap ujung kereta pada seluruh kereta dalam satu rangkaian. Juga untuk pertama kalinya, Tokyo Metro pun juga akan menyediakan 2 slot USB untuk mengisi ulang gawai di bawah rak bagasi meja yang sudah disediakan pada ujung kereta.

    Interior kereta Tokyo Metro seri 2000.

    Kereta ini menggunakan sistem kendali tuas tunggal serta dirancang untuk meningkatkan keselamatan saat jalur sedang melengkung dan mengurangi kebisingan gesekan antara roda bogie dengan rel. Selanjutnya,dalam sebuah situasi darurat seperti aliran listrik aliran bawah mati, kereta ini pun akan dipasang baterai cadangan yang dapat memungkinkan kereta beroperasi hingga stasiun terdekat.

    Selain itu, kereta ini pun mempunyai sebuah perangkat deteksi otomatis, sehingga kereta akan berhenti darurat apabila kereta mengalami gangguan bahkan tergelincir sekalipun, selain itu kereta ini pun akan dapat mendeteksi gangguan pada rangkaian dan secara otomatis informasi gangguan kereta akan dikirimkan menuju pusat kontrol.

    Rencananya, Tokyo Metro akan memasang sistem Communications-based train control (CBTC) pada 2022 untuk pertama kalinya di Kereta Bawah Jepang. Diharapkan, dengan adanya CBTC akan meningkatkan jarak headway antar kereta dan diharapkan dengan adanya sistem ini akan mengurangi adanya gangguan pada jalur. Setelah rangkaian seri 2000 ini beroperasi, sistem CBTC juga akan diuji dan dioperasikan menggunakan. Tokyo Metro sendiri memesan seri 2000 sebanyak 53 rangkaian dengan 6 kereta pada setiap rangkaiannya, atau dengan total kereta sebanyak 318 unit.

    Cemplus Newsline by KAORI

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.