Memahami makna dari bentuk feses

1

nichijou-ep-10-5

Bagi sebagian orang, buang air besar (BAB) adalah sesuatu yang menyenangkan. Selain perut terasa kosong, hari-hari juga jadi terasa ringan setelah melakukannya. Namun tahukah anda bahwa statistik menunjukan 12% dari penduduk dunia mengalami sembelit. Padahal, seperti yang telah banyak diketahui, banyak bahaya yang diakibatkan dari sembelit, di mulai dari penyakit yang ringan, hingga berat seperti kanker.

Terdapat sebuah pepatah di Jepang yang mengatakan bahwa “Buang air besar di pagi hari merupakan petanda hari yang baik”. Secara ilmiah, hal ini memang benar. Waktu BAB terbaik adalah di pagi hari , tepatnya pukul 04.00 pagi – 12.00 siang, dimana tubuh sedang melakukan fase detoksifikasi/pembersihan, setelah menyelesaikan proses penyerapan pada malam sebelumnya.

Didalam buku yang berjudul “Keajaiban Enzim Awet Muda”, seorang dokter asal Jepang, Hiromi Shinya, menjelaskan ada 4 hal yang perlu diperiksa ketika sedang BAB.

Advertisement Inline

1. Kepadatan: Seharusnya tidak terlalu lunak atau terlalu padat/keras. Yang ideal adalah mirip pisang yang masak.

2. Volume: Bandingkan volumenya dengan asupan makanan di hari sebelumnya. Jika jauh lebih sedikit, Anda dapat mengasumsikan bahwa Anda mengalami sembelit.

3. Bau: Jika memiliki bau busuk, itulah bukti bahwa karakteristik usus Anda berada dalam kondisi yang buruk. Tidak benar bahwa semua feses memiliki bau busuk. Orang-orang yang membuang gas/kentut setelah buang air besar memiliki sejumlah feses yang tersisa di bagian atas usus besar.

4. Proses Pengeluaran yang tidak tuntas: Jika tidak merasakan sensasi tuntas, mungkin anda mengalami sembelit.

Hiromi juga memberikan saran-saran untuk mengurangi sembelit, yaitu  dengan mengurangi asupan makanan berbasis hewani, banyak mengonsumsi air berkualitas baik dengan PH 8,5, makan buah utuh, dan juga makan makanan yang kaya akan enzim.

Jadi, sudahkah anda buang air besar hari ini?

KAORI Newsline | Teks oleh Dino

1 KOMENTAR

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.