BAGIKAN

PERHATIAN: Beberapa gambar di artikel ini tidak cocok untuk dilihat oleh pembaca di bawah umur

Pertama dirilis tahun 2014 untuk konsol Sony PlayStation 3 dan kemudian dirilis ulang di konsol Sony Playstation Vita, Ar nosurge: Ode to an Unborn Star merupakan sekuel dari gim pertamanya yaitu Ciel nosurge. Dibuat oleh Gust. Co. Ltd dan versi Inggrisnya oleh Koei Tecmo, gim ini mengambil latar dunia yang sama yaitu EXA_PICO dari trilogi gim Ar tonelico, namun di planet yang berbeda. Ar nosurge menggaet sejumlah penyanyi terkenal seperti (almarhum) Origa, Haruka Shimotsuki, Akiko Shikata,  Yoshino Nanjo, dan Noriko Mitose. Selain bermacam penyanyi ternama, komposer gim ini juga terbilang juga cukup veteran di industri gim, yaitu Daisuke Achiwa dan Kazuki Yanagawa yang selalu bersama-sama menjadi komposer di gim terkenal buatan Gust lainnya yaitu Atelier Series.

Advertisement Inline

Langsung ke Sekuel?

Berhubung Ciel nosurge sejauh ini belum resmi dirilis dalam versi Inggris dan gimnya sendiri terbilang sulit didapat, saya sendiri langsung tancap gas ke Ar nosurge. Apakah bingung? Ya, tentunya di awal permainan pastinya bingung dengan segala istilah dan jalan cerita yang terjadi di gim ini. Setiap kali bertemu karakter baru yang dikenal oleh protagonis, saya pasti akan langsung bergumam, “Ini siapa?? Dia perannya apa?? Kalian ngomongin apa??” Di awal pembukaan gim, pemain diberi sedikit sinopsis sebagai berikut:

“Alkisah ada seorang ratu yang dulunya berkuasa di dunia. Semua rakyat sangat setia kepada sang ratu karena ia memiliki kekuatan ‘Song’ yang sangatlah besar. Pada waktu itu, sang ratu dihadapkan dengan kondisi dunianya yang diambang kehancuran akibat matahari yang makin hari kian membesar. Akibat dari matahari yang semakin membesar, Planet Ra Ciela tempat di mana ratu tersebut berada terancam hancur dan ditelan oleh matahari tersebut.

Untuk menyelamatkan rakyatnya, sang ratu bersumpah akan memindahkan mereka semua ke tempat yang aman dan mengorbankan Planet Ra Ciela. Akan tetapi di tengah ritual, terjadi kejadian yang tak terduga. Planet Ra Ciela hancur namun ritual tersebut gagal dan mereka semua gagal berpindah ke tempat yang baru. Kehancuran Planet Ra Ciela juga menyebabkan mereka semua kehilangan kekuatan ‘Song’ akibat dari musnahnya makhluk-makhluk yang disebut Genom bersama dengan planet mereka. Kehilangan planet yang menjadi kampung halaman mereka dan kekuatan sihir ‘Song Magic’, penduduk Ra Ciela terpaksa mengungsi di sebuah kapal luar angkasa. Mereka semua hidup di dalam kapal tersebut dan mengarungi luar angkasa tanpa ada tujuan yang jelas.

Ribuan tahun berlalu dan tiba-tiba muncullah makhluk asing bernama ‘Sharl’ dan mulai menyerang manusia yang ada di dalam kapal. Kemunculan Sharl menyebabkan manusia terbagi menjadi dua kelompok. Satu adalah Genomirai Church, kelompok yang memuja Sharl dan berkeinginan untuk hidup berdampingan bersama mereka. Sedangkan kelompok lainnya menentang keberadaan Sharl. Sampai hari ini kedua kelompok tersebut masih berseteru untuk mencapai utopia yang mereka dambakan.”

“Bagan hubungan di Ar nosurge” (© Gust, © Koei Tecmo)

Cuma segitu? Ya, penjelasan lebih lanjut dapat pemain temukan seiring dengan berjalannya cerita di gim Ar nosurge. Sebenarnya Ciel Nosurge sendiri bisa dibilang hanya sebagai extra feels di mana pemain akan lebih mengerti bagaimana sifat dan masalah yang dihadapi para karakter. Hal ini bersifat opsional dan tidak akan mengubah pandangan terhadap gim Ar nosurge. Bila sudah pernah bermain gim Ar tonelico maka pemain tentunya dapat lebih mudah beradaptasi dengan gim ini karena sebagian besar mekanisme permainannya terbilang sama.

Dua Sisi yang Berbeda Namun Sama

Ada dua sudut pandang yang akan diikuti oleh pemain di gim ini. Pemain akan mulai bermain dari sisi Delta Lanthanoir (diisi suara oleh Kousuke Miyoshi) dan Casty Riernoit (diisi suara oleh Inori Minase, dinyanyikan oleh Yoshino Nanjo) sebagai anggota organisasi PLASMA yang menentang Sharl di Kota Felion. Keduanya ditugaskan oleh Nayaflask (diisi suara oleh Maaya Uchida, dinyanyikan oleh Haruka Shimotsuki) untuk menyelamatkan seorang teman lamanya dari Genomirai Church. Di sisi lainnya, pemain juga akan mengendalikan Earthes dan Ionasal.kkll.Preciel (diisi suara oleh Ai Kakuma, dinyanyikan oleh Akiko Shikata), di mana mereka akan berusaha untuk memperbaiki hubungan antara Sharl dan para manusia tetapi tidak memihak ke sisi manapun. Pemain dapat mengganti sudut pandang di Save Point setelah akhir Phase 1. Akan ada batasan cerita di mana pemain harus mengganti sudut pandang sehingga jalan ceritanya tidak akan timpang sebelah.

Selamat Tinggal Enemy Encounter

“Tampilan World Map” (© Gust, © Koei Tecmo)

Seperti kebanyakan gim RPG pada umumnya, gim Ar nosurge juga mengadaptasi sistem random enemy encounter. Berbeda dengan sistem random enemy encounter biasa, di Ar nosurge terdapat enemy bar di pojok kiri atas layar pada saat karakter berjalan-jalan di dungeon. Sama seperti di gim Ar tonelico, bar ini menunjukan banyaknya musuh yang ada di dalam satu dungeon. Setiap bertemu musuh, bar tersebut akan berangsur berkurang sampai akhirnya kosong dan pemain tidak akan bertemu musuh apapun lagi sampai berganti tempat. Di gim Ar nosurge, sistem ini dimodifikasi menjadi lebih baik lagi.

Sekali bertemu musuh, pemain bisa saja mengosongkan bar tersebut sehingga lebih menghemat waktu. Pemain akan disuruh untuk memilih “Song Magic” di awal pertempuran lalu selanjutnya pemain akan mengendalikan seorang penyerang depan. Penyerang depan di gim ini hanya ada dua, yaitu antara Delta atau Earthes, sedangkan pengguna Song Magic adalah Casty atau Ion. Pemain hanya dapat menggunakan salah satu dari kedua tim (Delta dan Casty, atau Earthes dan Ion) dalam satu pertempuran. Penyerang depan diberi waktu untuk menyerang sepuasnya dengan bebas menekan antara tombol segitiga, bulat, kotak, dan X dalam frekuensi terbatas.

“Tampilan di Field Dungeon” (© Gust, © Koei Tecmo)
“Tampilan di Pertempuran” (© Gust, © Koei Tecmo)

Musuh hanya akan menyerang pengguna Song Magic di belakang dan tugas penyerang depan disini adalah memperhatikan timing serangan musuh dan melindungi waifu pengguna Song Magic dengan menekan tombol lingkaran. Berhati-hatilah karena pemain hanya dapat melindungi pengguna Song Magic beberapa kali saja. Bila musuh masih menyerang maka pemain hanya bisa pasrah, serangan yang mengenai pengguna Song Magic akan mengurangi HPnya dan menurunkan Burst Gauge. Penyerang depan tidak mempunyai HP sehingga item penyembuh hanya untuk digunakan kepada pengguna Song Magic.

Semakin baik kerja penyerang depan dalam hal menyerang ataupun melindungi maka akan lebih cepat menaikkan level Harmo Burst dan mempercepat Burst Gauge. Level Harmo Burst tertinggi adalah 4, pemain dapat menyerang lagi sepuasnya sampai bar Harmo Burst habis atau menggunakan super move yang akan tersedia bila sudah berhasil menyelesaikan Genometrics para pengguna Song Magic. Burst Gauge bisa dibilang sebagai fitur untuk melihat ‘sejauh mana perkembangan Song Magic yang dipakai’. Makin tinggi Burst Gauge, maka lama kelamaan pengguna Song Magic di belakang juga akan ikut membantu menyerang kecil-kecilan dengan sihir sekaligus juga akan memperkuat Song Magic mereka dengan lebih cepat. Semakin kuat Song Magic, semakin banyak pula Wave musuh yang dapat dilenyapkan.

“Pilihan song magic” (© Gust, © Koei Tecmo)

Setiap Dungeon memiliki jumlah Wave musuh yang beragam hingga enemy barnya habis. Berapa banyak Wave musuh yang tersisa dapat dilihat di dalam pertempuran. Di bagian atas layar akan ada kotak-kotak yang terlihat seperti mata dadu. Misalkan salah satu kotak tersebut menunjukan mata dadu 5 maka di Wave tersebut akan ada 5 musuh yang posisinya seperti mata dadu 5. Musuh di setiap Wave bisa dibunuh manual dengan menggunakan penyerang depan, tetapi akan memakan waktu lama. Jumlah putaran dalam satu pertempuran dibatasi, bila putaran habis maka Song Magic akan diaktifkan secara otomatis dan pertempuran akan berakhir. Song Magic dapat melenyapkan sisa Wave yang belum tersentuh, tetapi tidak selalu sampai habis. Kotak Wave yang terkena Song Magic akan ditandai dengan warna merah. Pemain juga dapat mengaktifkan Song Magic secara manual, memakai Friend Skill (hanya bisa digunakan satu kali per pertempuran) atau kabur dengan menekan tombol Start.

Kadang kala pemain akan melihat musuh yang ditandai dengan tanda seru (!) di atasnya. Bila pemain berhasil membunuhnya, pemain akan mendapat Breaking Bonus. Breaking Bonus memberikan giliran tambahan untuk pemain.

Sistem Genometrics

“Dunia Genometrics” (© Gust, © Koei Tecmo)

Pemain yang sudah pernah memainkan seri Ar tonelico akan lebih mengenal sistem ini dengan nama Dive. Ar nosurge juga mengadaptasi sistem Dive tetapi mengganti namanya menjadi Genometrics. Pemain akan berkesempatan untuk ‘menyelam’ ke dalam hati/ jiwa Ion atau Casty dan mengetahui lebih lanjut tentang kepribadian mereka yang sebenarnya. Genometrics lebih mirip seperti novel visual daripada RPG karena hanya ada percakapan dan pilihan-pilihan percakapan disini.

Tujuan melakukan Genometrics paling utama adalah untuk mendapatkan Song Magic yang lebih kuat. Selain Song Magic, pemain juga bisa mendapat CG cantik layaknya bermain Visual Novel, Genometrica Crystals dan juga mengubah kepribadian Ion atau Casty. Ada 4 kepribadian yaitu introvert, extrovert, sadis, dan masokis. Kepribadian ini hanya akan berpengaruh pada gaya bicara mereka di dalam pertempuran. Saya tidak akan menjelaskan ini lebih lanjut karena akan lebih menyenangkan kalau dicoba sendiri oleh Anda.

Ulasan Ar nosurge berlanjut ke halaman kedua.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.