BAGIKAN
© YOUMEX / GAINAX

Seperti yang pernah diberitakan beberapa tahun lalu, bahwa proyek kickstarter Blu-ray Otaku no Video pada 2 Juni 2015 telah sukses dibuat. Kini saatnya mengulas anime OVA unik yang dibuat oleh Gainax, sebuah studio yang telah memberikan anime klasik seperti Neon Genesis Evangelion (1995-1996) hingga Tengen Toppa Gurren Lagann (2007). Pada tahun 1991, Gainax merilis sebuah 2 episode OVA “Otaku no Video” yang bertemakan  kehidupan otaku serta menjadi sebuah Mockumentary dari studio Gainax tersendiri. Anime Otaku no Video ditulis oleh Toshio Okada, seorang otaku yang menamai dirinya sebagai “otaking” dan juga menjadi sosok yang membantu mendirikan studio Gainax tersendiri.

Premis cerita

K..alian memakai pakaian seperti ini?? | © YOUMEX / GAINAX

Bagian pertama dari Otaku no Video mengambil latar pada tahun 1982 dengan menggambarkan potret otaku pada era tersebut yang masih sedikit dan bahkan masih dianggap sebuah hal tabu, walaupun hingga kini hal tersebut juga masih terasa. Dalam anime ini dikisahkan seorang mahasiswa bernama Kubo Takeshi yang memiliki kehidupan normal di klub tenis universitasnya dengan pacarnya layaknya seorang riajuu. Namun, hal tersebut berubah ketika ia bertemu teman lama SMA-nya Tanaka Naeo sewaktu festival sekolah bersama kerabat otaku-nya. Pertemuan pertama tersebut membuat Kubo kaget terutama dengan pakaiannya yang menonjol dan aneh, kemudian Tanaka sendiri memperkenalkan teman-teman lingkar otaku-nya dengan menjelaskan arti dari otaku itu sendiri.

Seiring waktu, Kubo semakin terjerumus di dunia otaku itu sendiri dan menjadi seorang otaku. Ketika ia diputuskan oleh pacarnya, ia merasa pasrah akan kehidupannya yang telah berubah, namun ketika itu ia berpikir mengapa orang lain membenci otaku itu sendiri hingga mencemoh otaku? Siapa yang menentukan hal yang baik atau tidak untuk menggemari sesuatu? Pada detik itulah Kubo berambisi untuk menjadi otaking, otaku dari otaku.

Advertisement Inline

Bagian kedua dari anime ini menggambarkan bagaimana kesuksesan dan beragam konflik baru yang akan dialami oleh Kubo ketika ingin menggapai impiannya sebagai otaking.

Animasi klasik yang dapat Anda tonton sebagai potret animasi 1990-an

Melangkah sedikit dari zona penikmat menjadi pembuat | © YOUMEX / GAINAX

Animasinya sendiri dapat dibilang baik dan konsisten sesuai dengan ekspektasi penonton akan ciri khas visual studio Gainax yang memiliki penggambaran yang cukup detil, terutama dalam hal memparodikan beberapa kultur otaku populer pada era 1980-an. Namun, perlu diperhatikan  tidak banyak segmen yang dihadirkan dalam 1 episode anime ini sendiri. Hal tersebut diakibatkan oleh sesi wawancara terhadap otaku itu sendiri yang mana narasumber tersebut merupakan karyawan dari studio Gainax tersendiri.

Sebuah wawancara bertemakan “Mockumentary” | © YOUMEX / GAINAX

Terlepas dari wawancara tersebut, banyak adegan dan latar yang diambil dari dunia nyata di Tokyo. Namun karena ini merupakan karya studio Gainax, maka kita juga dapat melihat akhir anime yang memang “cukup aneh” sehingga jangan terlalu berekspektasi sekali dengan ending anime ini, terutama berhubung anime ini hanya menceritakan kisah seorang otaku.

Terdapat banyak rintangan dalam perjalanan menjadi raja “otaku

Mencari barang terbatas | © YOUMEX / GAINAX

Dimulai oleh seorang riajuu yang bahagia dan sederhana dalam kehidupannya, kita mengenal Kubo sebagai orang normal yang sering kita jumpai di manapun. Namun hal tersebut berubah ketika ia diperkenalkan oleh dunia baru yang dinamakan “otaku”. Dari sini kita diperkenalkan akan beragam karakter yang memiliki kegemaran berbeda-beda, seperti otaku militer, otaku plastic model, hingga otaku klasik yang menggemari anime. Semua karakter tersebut merupakan gambaran hiperbolik dari karyawan maupun kerabat yang dikenal oleh studio Gainax. Perubahan yang dialami oleh Kubo sendiri setelah menjadi otaku memberikan kesan negatif terhadap sekelilingnya (terutama karena otaku para era tersebut cukup dianggap negatif, bahkan hingga kini). Namun, setelah melihat realita yang terjadi, ia bertekad untuk mengubah kegemaran otaku yang dianggap negatif ini untuk menjadi hal baru yang positif. Hal tersebut membuatnya bertekad menjadi otaku dari segala otaku, yakni otaking.

Cerita di anime ini juga banyak referensi terhadap kultur otaku pada zamannya, seperti perusahaan General Production atau divisi perusahaan Gainax yang memproduksi figur yang kerap disebut sebagai GrandPrix atau GP pada anime ini, hingga studio Gainax tersendiri yang disebut sebagai Giant X.

TATAKAE OTAKING!!!

Sekilas lagu pembuka | © YOUMEX / GAINAX

Tidak banyak topik mengenai musik yang bisa saya bahas, namun untuk lagu pembuka sendiri cukup menarik karena menghadirkan genre musik J-Rock pada era tersebut yang dapat dibilang cukup catchy dengan prolog lelucon mengenai apa itu otaku. Lirik lagunya tersendiri sangat lucu karena menceritakan apa yang ia raih selama menjadi otaku, dengan menyatakan bahwa ia tidak akan melepaskan gaya hidupnya sebagai seorang otaku. Hal itulah yang menyatakan ia adalah otaku dari segala otaku, otaking. Sementara untuk lagu penutupnya merupakan parodi duet enka dan sekali lagi banyak referensi mengenai otaku pada zamannya yang ada pada lirik lagu penutup ini.

Kesimpulan

Seberapa tinggi herarki yang dapat kau raih ? | © YOUMEX / GAINAX

Walaupun memang anime ini merupakan mockumentary, anime Otaku no Video sendiri merupakan anime orisinal yang sangat baik dengan penceritaan yang terfokus akan asal usul dari studio Gainax tersendiri. Poin penting lainnya adalah penyajian kultur otaku yang disajikan seperti halnya di anime Genshiken, Comic Party, dan NHK ni Youkoso. Apabila Anda ingin melihat segelintir gaya otaku era 1980-an, anime Otaku no Video dapat menjadi potret dari era tersebut, sesuai dengan slogannya, “Graffiti Of Otaku Generation”, yang merepresentasikan para otaku dan animo otaku pada masanya yang masih sedikitnya jumlahnya.

Kelebihan

  • Komedi mengenai kultur otaku yang cukup lucu.
  • Wawancara bertemakan mockumentary yang cukup menarik dengan menampilkan sisi buruk seorang otaku.
  • Mengintip sejarah awal pendirian studio Gainax.

Kekurangan

  • Bagi Anda yang menonton di era moe modern, animasi Otaku no Video memiliki kualitas visual yang di bawah kualitas era ini. Hal tersebut masih terasa di versi Blu-raynya.
  • Para narasumber yang diwawancara kebanyakan merupakan karyawan studio Gainax tersendiri dan telah diubah narasinya. Namun pada wawancara kepada gaijin, Gainax memintanya untuk berbicara sesuka hati, namun pada versi akhirnya, Gainax mendub ulang dengan narasi bahasa Jepang yang dirasa pas.
Judul lainGeeks Video
Pengisi suaraKouji Tsujitani sebagai Kubo Takeshi
Toshiharu Sakurai sebagai Tanaka Naeo
SutradaraTakeshi Mori
Penulis skenarioToshio Okada
Lagi pembukaTatakae! Otaking” oleh Tsujiya Kooji
Lagu penutupOtaku no Miyoimichi” oleh Toshiharu Sakurai dan Kikuko Inoue
StudioGainax
Mulai tayang pada27 September 1991

 

*perlu diingat terdapat beberapa bagian yang tidak layak untuk ditonton oleh kalangan dibawah umur.

KAORI Nusantara | Oleh Cakra Bhirawa

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.