Dahulu, Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, yang bertepatan di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan di tahun 1945 pun, menjadi bulan Ramadhan paling bermakna, dan paling menggetarkan jiwa. Banyak perjuangan kemerdekaan lain yang didorong oleh seruan jihad. Karena itu, mengapa Bung Tomo lebih memilih meneriakkan "Allahu Akbar", untuk menggerakkan rakyat saat pertempuran 8-10 November 1945.

Enam puluh lima tahun telah berlalu. Kini jihad tidak harus dilakukan dengan perjuangan fisik. Melainkan, jihad dengan pikiran, sesuai dengan derajat kita sebagai kaum intelektual. Hal ini diserukan, di tengah semakin menurunnya rasa kecintaan terhadap negeri, oleh sebagian orang yang memilih untuk acuh dan tidak peduli terhadap negara Indonesia.

KAORI Newsline tahun ini membuka sayembara pemuatan esai atau artikel apapun bertemakan "Kemerdekaan, Nasionalisme, dan Ibadah Puasa". Tunjukkan rasa kecintaanmu terhadap negeri, dalam semangat bulan penuh berkah!

Advertisement Inline

Syarat dan Ketentuan:

1. Artikel ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
2. Isi tidak boleh menghina, mendiskreditkan, maupun menghujat pihak manapun.
3. Ditulis dengan format bebas, minimal 350 kata.
4. Sebaiknya, esai mendukung pencitraan KAORI sebagai komunitas yang multikultural, merakyat, dan menyenangkan.
5. Penerimaan naskah paling lambat 16 Agustus 2010 / 6 Ramadhan 1431H

Artikel dapat ditaruh di subforum LPK KAORI dengan tag [ESAI].

Lima artikel terbaik akan dimuat di halaman depan KAORI Newsline, dari tanggal 17-20 Agustus 2010.

Jadi, mari tunjukkan semangat kemerdekaan kita, di bulan penuh berkah ini!

KAORI Newsline

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.