Nama Minamo menjadi perbincangan hangat setelah sang aktris kondang asal Jepang ini mengumumkan rencana pensiunnya dari industri “perfilman” Jepang. Melalui media sosialnya pada 14 Juni 2026, Minamo mengungkapkan bahwa dirinya akan mengakhiri karier di bidang tersebut pada Desember 2026.
Pengumuman tersebut sekaligus menutup perjalanan lima tahun yang berhasil mengantarkannya menjadi salah satu nama paling populer di industri “perfilman” Jepang. Kabar ini pun langsung menarik perhatian para penggemar yang selama ini mengikuti perkembangan kariernya.
Sebelum dikenal luas sebagai Minamo, perempuan kelahiran Tokyo ini memulai langkahnya di dunia “hiburan” sebagai gravure idol dengan nama Shizuku Taiyo pada 2019. Namun perjalanan tersebut berlangsung singkat sebelum akhirnya ia melakukan debut baru di bawah nama Minamo pada 2021 bersama Soft on Demand.
Sejak saat itu, popularitas Minamo terus meningkat. Selain membintangi berbagai produksi, ia juga merilis photobook, kalender, hingga tampil dalam sejumlah proyek hiburan lainnya. Berkat penampilannya yang khas dan pesonanya di depan kamera, Minamo berhasil membangun basis penggemar yang besar dalam waktu relatif singkat.
Karier Minamo tidak hanya terbatas pada industri yang membesarkan namanya. Selama beberapa tahun terakhir, ia juga aktif sebagai model dan sempat terlibat dalam sejumlah proyek akting. Kehadirannya di berbagai bidang hiburan membuat namanya semakin dikenal oleh publik yang lebih luas.
Meski telah mengumumkan rencana pensiun, Minamo dipastikan masih akan menjalani berbagai kegiatan hingga penghujung 2026. Sejumlah acara penggemar dijadwalkan berlangsung setiap bulan, sementara proyek-proyek yang telah direncanakan sebelumnya juga akan tetap berjalan. Baru-baru ini, Minamo bahkan merilis sebuah karya spesial yang dibuat untuk merayakan lima tahun perjalanan kariernya.
Menariknya, pensiun yang diumumkan Minamo bukan berarti dirinya akan sepenuhnya menghilang dari dunia hiburan. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa yang akan diakhiri adalah aktivitasnya di industri “perfilman”.











