Ribuan Orang di Tokyo Memprotes PLTN

0

Ribuan pengunjuk rasa antinuklir menggelar aksi di kompleks gedung parlemen Jepang di Tokyo, hari Minggu (29/07), menentang pembukaan kembali PLTN.

Sekitar 10.000 orang berjalan dari taman di dekat parlemen untuk membentuk rantai manusia. Mereka mengutuk rencana pemerintah membuka kembali semua reaktor yang ditutup menyusul gempa bumi dan tsunami yang melumpuhkan PLTN di Fukushima, Maret tahun lalu.

Para wartawan mengatakan skala penentangan terhadap pemanfaatan energi nuklir belum pernah sebesar ini dalam sejarah Jepang.

Para pengunjuk rasa mengatakan mereka marah dengan keputusan pemerintah mengoperasikan kembali dua reaktor bulan ini meski muncul kekhawatiran keselamatan. “Orang-orang ini bersatu untuk menyuarakan pendapat mereka,” kata Shoji Kitano, pensiunan berusia 64 tahun kepada kantor berita Associated Press.

Standar kehidupan rakyat

Kitano mengatakan ini adalah unjuk rasa menentang nuklir terbesar sejak 1960-an. Ia menegaskan biasanya warga biasa di Jepang tidak suka berunjuk rasa namun kali ini mereka marah dengan keputusan pemerintah mengoperasikan kembali PLTN.

Demonstrasi serupa digelar setiap hari Jumat di luar kediaman perdana menteri. Jumlah para penentang energi nuklir tidak susut dan mereka memanfaatkan media sosial seperti Twitter untuk menyebarkan informasi rencana unjuk rasa. Aksi pada 16 Juli di satu taman besar di Tokyo diikuti oleh hampir 200.000 warga, termasuk di antaranya seorang bintang rock dan pemenang hadiah Nobel.

Perdana Menteri Yoshihiko Noda mengatakan pemerintah perlu mengaktifkan kembali PLTN di Jepang tengah untuk mempertahankan standar kehidupan masyarakat.

KAORI Newsline | via BBC

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.