Rabu (30/11), satu rangkaian kereta rel listrik (KRL) Tokyo Metro 6000 telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. KRL eks-Tokyo Metro 6000 dengan nomor rangkaian 6131F ini merupakan pengiriman terakhir pada tahun ini. Setelah mendarat sempurna diatas rel, rangkaian KRL seri 6000 yang didatangkan dari jalur Chiyoda tersebut langsung dibawa dari Pasoso menuju Dipo Depok menggunakan lokomotif CC201-46 dan dibantu dengan kereta penolong NR.

Jejeran KRL di depo Depok: seri 8000, KfW, 6131F, Hibah 6000, dan KfW (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)
Jejeran KRL di depo Depok: seri 8000, KfW, 6131F, Hibah 6000, dan KfW (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)

Kedatangan rangkaian 6131F ini merupakan bagian dari pengadaan 60 unit (6 rangkaian formasi 10 Kereta) KRL oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) pada tahun 2016 ini. Sebelum rangkaian ini datang, KCJ telah mengimpor 5 rangkaian KRL seri 6000 di tahun 2016 ini. Sebelumnya, rangkaian yang telah tiba lebih dahulu pada pengiriman pertama adalah 6101F, 6108F, dan 6117F, dan yang datang pada pengiriman kedua adalah 6116F dan 6118F.

Sama seperti KRL seri 6000 pengiriman sebelumnya yang tiba tahun ini, KRL ini menggunakan sistem propulsi Variable Voltage Variable Frequency (VVVF). Dengan teknologi VVVF, penggunaan daya listrik pada KRL diklaim akan lebih hemat dibandingkan dengan teknologi Chopper, bahkan mampu mencapai penghematan energi hingga 50% dibandingkan dengan teknologi Rheostatik yang terbilang konvensional.

KRD NW menarik rangkaian 6131F (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)
KRD NW menarik rangkaian 6131F (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)

Selain itu, seluruh rangkaian KRL seri 6000 eks Tokyo Metro yang tiba di tahun 2016 ini akan dioperasikan dengan formasi utuh 10 kereta per rangkaiannya, berbeda dengan 13 rangkaian KRL seri 6000 eks Tokyo Metro pengadaan tahun-tahun sebelumnya yang beroperasi dengan formasi hanya 8 kereta per rangkaian, atau dipotong 2 kereta. Dengan rangkaian yang lebih panjang, diharapkan daya angkut penumpang akan lebih banyak demi mengikuti tren kenaikan jumlah penumpang layanan KRL Jabodetabek yang sudah mencapai 10,9% dari tahun 2015 lalu.

KRL hibah seri 6000 dan TM 6000, 6131F. (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)
KRL hibah seri 6000 dan TM 6000, 6131F. (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)

Sebelumnya, KCJ telah menerima 50 unit KRL pada pengiriman pertama, dimana keseluruhan KRL tersebut sudah beroperasi di Jakarta. Kini, seluruh rangkaian KRL seri 6000 dari pengadaan tahun 2016 telah tiba di Jakarta. Diharapkan rangkaian 6131F ini yang baru tiba ini segera berdinas dan melengkapi armada layanan angkutan penumpang KRL Jabodetabek.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.