BAGIKAN

uchuukyoudai-kodansha-manga

Bisnis online pada zaman digital seperti sekarang memang sangat menggiurkan. Tidak mau pasarnya terus digerus scanlator, Kodansha akan meluncurkan layanan komik digital dengan jadwal rilis sama seperti di Jepang.

Layanan yang akan daring mulai Rabu (30/10) esok ini akan memakai infrastruktur Crunchyroll. Penerbit komik ternama Jepang ini pada awalnya akan menyediakan 12 judul, seperti Shingeki no Kyojin, Fairy Tail, dan Uchuu Kyoudai dalam hari yang sama dengan tanggal terbit komik tersebut di Jepang.

Advertisement Inline

Biaya yang diperlukan cukup terjangkau, hanya 4,99 dolar amerika untuk berlangganan selama satu bulan. Tentu saja, komik yang tersedia telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Layanan ini akan tersedia secara online di hampir seluruh negara, kecuali di beberapa negara yang industri komiknya sudah cukup solid seperti di Cina, Jerman, Prancis, dan Jepang.

Morimoto Tatsuya, manajer senior Kodansha mengemukakan masalah lambatnya jeda penerbitan komik di luar Jepang yang menyebabkan penggemar beralih ke scanlation.

Komik yang diterjemahkan oleh penerjemah amatir memungkinkan pembaca menikmati edisi terbaru tanpa harus menunggu komiknya terbit secara resmi, bahkan terkadang bisa lebih cepat dari jadwal terbit resmi di Jepang sendiri.

Bagaimana hal ini bisa terjadi masih menjadi tanda tanya, namun ada yang menduga bahwa komik dibajak pada saat proses distribusi, sebelum naik cetak secara resmi.

Ogawa Yuko, manajer lisensi Kodansha menyoroti keuntungan besar yang didapatkan para pengelola situs scanlation ini melalui berbagai macam iklan di situs mereka.

Menurut statistik ICv2, lembaga pemantau tren daring, bisnis komik jepang di Amerika mencapai puncaknya pada 2007 dengan omset 200 juta dolar, lalu menurun perlahan hingga hanya tersisa 105 juta dolar pada 2011.

Lalu, apa keuntungan yang didapatkan para pembaca legal ini dibandingkan mereka yang membaca via situs scanlation konvensional?

Menurut Morimoto, dengan kerja sama strategis bersama Crunchyroll, pembaca akan diuntungkan dengan suasana membaca yang lebih nyaman, berbeda dengan situs konvensional yang dijejali iklan dan kecepatan mengunduh yang lambat.

Matthew Thorn, akademisi yang meneliti soal komik jepang di Universitas Kyoto Seika, menekankan kualitas terjemah yang akan menentukan kesuksesan Kodansha.

“Sukarelawan scanlation memang cepat dalam distribusi, namun minimnya pengalaman mereka terkadang menyebabkan terjemahan mereka melewatkan detil-detil penting,” menurutnya.

Kontroversi kualitas terjemah masih terjadi dalam penayangan anime secara legal via internet.

Kualitas terjemahan situs distribusi seperti Crunchyroll sebelumnya dianggap kurang baik dibandingkan rilis grup fansub, meski kini sudah jauh meningkat.

KAORI Newsline | sumber

BAGIKAN
Artikel sebelumnyaOVA Non Non Biyori Diumumkan
Artikel selanjutnyaMadoka dan Homura Muncul Dalam Phantasy Star Online 2
Editor senior di KAORI Nusantara. Menikmati anime dan mengamati perkembangan transportasi Jabodetabek sejak 2007. Jurnalisme adalah kejujuran tanpa rasa takut.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.