Desya alias Dedeh adalah seorang penyanyi yang juga tergabung sebagai vokalis dalam band MAHAGENTA, sebuah band yang dibentuk oleh musisi-musisi Indonesia lintas provinsi, dengan musik-musik yang bercirikan etnik dan budaya. Selain itu, dirinya juga pernah berkarir solo sebagai penyanyi, di mana ia sempat merilis sebuah lagu berjudul Kembali di bawah naungan HP Records/Musica Studio’s, dan tentu saja lagu tema anime Sailor Moon, Moonlight Densetsu versi bahasa Indonesia.

Single Kembali yang dirilis Desya di era 1990an

Pengalamannya menyanyikan lagu tema Sailor Moon dalam bahasa Indonesia adalah sebuah pengalaman cukup unik, kalau tak bisa dibilang misterius. Pasalnya saat ini ia sudah tak lagi mengingat di mana ia merekam lagu tersebut, dan siapa sesungguhnya yang mempekerjakannya untuk menyanyikan lagu tersebut. Ia bahkan mengaku tidak tahu banyak mengenai Sailor Moon, dan juga bukan penggemar anime.

Awal mula “pertemuan” Desya dengan Sailor Moon adalah ketika ia sempat ditawari “bernyanyi untuk sebuah film kartun” sekitar tahun 1995 – 1996. Ia yang waktu itu sudah duduk di bangku kuliah mengaku tidak terlalu mengenal film kartun tersebut, karena saat itu ia sudah kuliah dan tak lagi menonton kartun. Namun sebagai seorang penyanyi profesional, ia menerima tawaran menyanyi itu dan menjalankannya secara profesional. Bahkan ketika ditanya apa pendapatnya mengenai salah satu lagu karyanya tersebut, atau bagaimana rasanya bisa menyanyikan lagu untuk sebuah serial yang di kemudian hari menjadi sebuah legenda, ia dengan jujur menjawab bahwa pada saat itu ia menganggapnya sebagai suatu yang biasa saja. Semuanya ia lakukan murni sebagai profesionalisme.

Lagu tema Sailor Moon berudul Moonlight Densetsu versi bahasa Indonesia, yang digunakan saat Sailor Moon pertama kali tayang di Indonesia sekitar tahun 1995. Suara Desya?

Desya memang besar dan berkarir di masa ketika anime lebih banyak dikonsumsi untuk anak-anak. Ia sebenarnya tahu bahwa judul dari anime yang ia nyanyikan lagunya adalah Sailor Moon, dan ia juga tahu bahwa lagu yang ia nyanyikan adalah lagu terjemahan dari bahasa Jepang. Namun saat Sailor Moon mulai ditayangkan secara perdana oleh Indosiar ia mengaku tidak menontonnya, dan hanya melihatnya sekilas saja, meski ia mengaku bahwa ada beberapa kerabat dan temannya yang menyadari bahwa lagu tema Sailor Moon yang disiarkan di Indosiar itu adalah suara Desya. Bisa dibilang, Desya sama sekali nyaris tidak memiliki “hubungan” apapun dengan Sailor Moon, dan ia tak pernah masuk sama sekali dalam hingar bingar fandom anime di Indonesia, meski ia tetap mengingat lagu Sailor Moon sebagai salah satu sejarah karir bermusiknya.

Lantas bagaimana kini Desya bisa muncul sebagai penyanyi lagu tema Sailor Moon versi bahasa Indonesia? Semuanya bermula dari media sosial. Berdasarkan ceritanya, ia memang tergabung dalam sebuah grup nostalgia di media sosial Facebook. Dan suatu saat, ada yang mengirimkan lagu tema Sailor Moon dalam bahasa Indonesia di grup tersebut, yang belakangan Desya respon sebagai nyanyiannya. Kontan saja hal ini memicu ketertarikan dari sejumlah anggota Komunitas Sailor Moon Indonesia yang juga tergabung dalam grup nostalgia tersebut.

Tahun 2018, Desya sempat mencoba kembali menyanyikan lagu Sailor Moon

Komunitas Sailor Moon Indonesia sendiri, sesuai namanya adalah kumpulan para penggemar Sailor Moon dari seluruh Indonesia, di mana para anggotanya saling berinteraksi satu sama lain, dan saling berbagi informasi tentang segala hal mengenai sosok ksatria wanita rekaan Naoko Takeuchi tersebut. Ketika dihubungi oleh tim KAORI, Komunitas Sailor Moon Indonesia yang saat itu diwakili oleh admin Jakarta Rima dan Jun meyebutkan bahwa sosok Desya sebagai penyanyi lagu Sailor Moon versi bahasa Indonesia awalnya “ditemukan” oleh seorang anggota komunitasnya yang bernama Mahdesi. Olehnya, Desya diperkenalkan lebih lanjut kepada Komunitas Sailor Moon Indonesia. Awalnya tidak semua percaya dengan klaim tersebut. Namun belakangan mereka mulai yakin setelah mendengar langsung bagaimana Desya menyanyikan lagu Sailor Moon dalam bahasa Indonesia.

Desya bersama Rima (tengah) dan Jun (kanan) dari Komunitas Sailor Moon Indonesia, saat perhelatan Indonesia Comic Con 2018

Desya sendiri setelah berkenalan dengan para anggota Komunitas Sailor Moon Indonesia juga mengaku terkejut. Ia tidak pernah menyangka bahwa Sailor Moon sendiri ternyata memiliki banyak penggemar di Indonesia, bahkan termasuk dari kalangan pria, suatu hal yang membuatnya cukup terheran-heran. Ia juga terkejut bahwa Sailor Moon bukan hanya sebuah film serial untuk anak-anak saja, namun merupakan sebuah brand budaya pop yang cukup besar, dengan berbagai produk-produk turunannya yang memiliki basis penggemar dan kolektornya masing-masing, dan seringkali harganya juga tidak murah. Dan sebagaimana disebutkan sebelumnya, Desya memang benar-benar nyaris tidak mengetahui apapun mengenai Sailor Moon, dan barulah belakangan ia mengetahui bahwa Sailor Moon bukanlah ksatria yang beraksi sendirian, namun juga bersama Sailor-Sailor lainnya. Ia sendiri dulu sebenarnya juga suka membaca komik, namun lebih ke komik-komik misteri. Lebih jauh, Desya mengaku bahwa ia senang bisa berkenalan dengan Komunitas Sailor Moon Indonesia, yang dipandangnya cukup positif. Apalagi berkat mereka, Desya kini menjadi lebih banyak tahu tentang Sailor Moon, sebuah serial yang pernah menjadi bagian dalam hidupnya.

Desya bersama band MAHAGENTA

Terakhir, sebagai seorang penyanyi Desya berpesan kepada masyarakat untuk tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan baik, apapun itu. Karena kesempatan baik tersebut mungkin tidak akan pernah datang lagi. Desya seolah memiliki penyesalan sendiri di masa lalunya ketika ia sempat tidak fokus dalam karirnya. Namun kini ia bisa menerima hal itu, dan kini mengaku bahagia bisa tetap bernyanyi bersama MAHAGENTA yang sudah berdiri sejak tahun 1996.

This slideshow requires JavaScript.

Desya saat menghibur pengunjung Indonesia Comic Con 2018 pada 27 Oktober 2018 lalu

Akhir kata, apa pendapat Desya mengenai Sailor Moon, setelah ia akhirnya lebih mengenalnya? “Kalau tahu Sailor Moon seterkenal ini, dulu aku mau nonton deh!”

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.