3 Tim Unggulan PMPL Season 2 yang Terancam Gagal Lolos ke Grand Final

0
PUBG Mobile Pro League Indonesia Season 2

PUBG Mobile Pro League menyisakan 3 hari lagi untuk menentukan siapakah tim yang berhak lolos ke grand final. Berbagai cerita tentu tersaji selama jalannya regular season bahkan menghadirkan kejutan terutama tim yang sebelumnya menjadi unggulan untuk lolos namun justru saat ini harus kesulitan dan berjuang keras menghadapi tim lain untuk memperebutkan tiket ke grand final.

Kali ini, pendapat berdatangan dari Sandika “Sanskuy” Hadit Prasetyo, caster PMPL ID Season 2 dan Arwanto “Wawa Mania” Tanumiharja, analis PMPL ID Season 2 mengenai 3 tim unggulan yang bisa lolos ke grand final namun saat ini terancam gagal lolos.

BONAFIDE Esports

Sukses tampil mengejutkan di grand final PMPL Indonesia Season 1, sang kingkong hanya melepas Jerrsy yang saat ini bermain di ION Esports dan digantikan oleh Hans4You. Tidak hanya itu, mereka juga mendatangkan Sfq sebagai pelatih yang sebelumnya di XCN Gaming. Mereka bahkan diprediksi dengan mudah lolos ke grand final usai meraih 3 besar di turnamen PUBG Mobile tingkat nasional.

Sayangnya, BONAFIDE yang tampil cukup baik saat minggu pertama, harus tertatih di minggu-minggu selanjutnya. “Dari segi pemain sebenarnya semuanya memiliki kualitas aim dan gameplay yang baik. Meski begitu, rotasi mereka yang sering bertemu tim lain dan sering kalah berpengaruh ke mental mereka di minggu selanjutnya.” ungkap Sanskuy.

Meski begitu asa BONAFIDE untuk lolos kembali hidup di minggu kelima usai mendapatkan 107 poin dan sukses meraih WWCD perdana di PMPL ID Season 2. “Mereka lebih lepas bermainnya di minggu kelima yang membuat mereka bisa mendapatkan pencapaian tersebut, tinggal mereka mempertahankan konsistensi untuk bisa lolos ke grand final.” kata Wawa Mania. Sampai minggu kelima berakhir, mereka berada di peringkat 16 klasemen dengan total 370 poin.

Red Rocket Cosmic

Menjadi tim yang tidak diunggulkan di PMPL Season 1, mereka sukses mendapatkan peringkat 3 di akhir regular season dan ke 7 saat grand final. Hilangnya aimstar mereka yakni RedFaceN yang saat ini menjadi terminator PMPL Season 2 bersama ION Esports sangat berpengaruh dari performa mereka saat regular season.

Sama seperti BONAFIDE, mereka tampil cukup baik di minggu pertama namun merosot di minggu-minggu selanjutnya yang membuat saat ini mereka terdampar di peringkat 21 global leaderboard dengan total 322 poin. “Meski mendatangkan 3 pemain yakni Haki, Heroes, dan Sugar, kehilangan sosok aimstar sangat berpengaruh di tim yang terlihat dari penampilan mereka di regular season.” kata Sanskuy.

Kabar baiknya, Rocky yang tidak bisa bermain karena peraturan umur sudah bisa bermain bersama Red Rocket di minggu keenam regular season. “Kehadiran Rocky diharapkan bisa menjadi solusi bagi Red Rocket yang kekurangan sosok aimstar dan diharapkan bisa membawa mereka lolos ke grand final.” ungkap Wawamania.

NFT Esports

Menjadi wakil Indonesia di PMCO Fall Split SEA 2019 hingga bertengger menjadi salah satu tim yang lolos ke grand final PMPL Indonesia Season 1, mereka hanya kehilangan LiQuiD yang saat ini menjadi pemain ION Esports. Sebagai gantinya, mereka menghadirkan tiga pemain sekaligus yaitu FalleN, knight, dan LEO.

Tampil buruk di minggu pertama dan kedua, NFT tampil impresif di minggu ketiga dengan mendapatkan 102 poin. Performa mereka kembali menurun di 2 minggu selanjutnya yang membuat mereka saat ini berada di posisi 19 klasemen sementara dengan 343 poin. Sanskuy mengaku untuk urusan komunikasi tidak menjadi masalah karena para pemain yang sudah bersama satu tim dalam waktu cukup lama.

Sedangkan Wawamania mengaku mereka harus berani melakukan serangan terhadap tim lain untuk bisa memaksimalkan peluang mereka untuk lolos. “NFT sebaiknya lebih bermain lepas di minggu terakhir dan berani untuk bisa mendongkrak poin mereka.” ungkapnya.

Tidak hanya menyajikan pertarungan sengit 24 tim di PMPL Season 2, minggu keenam juga menghadirkan showmatch yakni PMPL SEA 2020 Four Countries Battle yang akan mempertemukan 16 tim dari PMPL Indonesia, Malaysia/Singapura, Vietnam, dan Thailand pada tanggal 12-13 September 2020. Indonesia akan diwakili oleh ION Esports, Bigetron RA, AURA Esports, dan BOOM Esports.

Selama livestream PMPL ID Season 2 yang disiarkan secara langsung di channel Facebook PUBG Mobile Indonesia, kalian berkesempatan untuk mendapatkan redeem code yang bisa kalian tukar dengan baju spesial PMPL yang dibagikan secara permanen dan peti misterius. Selain itu, di minggu ini juga ada vote caster OOTM untuk menentukan outfit caster setiap minggunya melalui tautan berikut.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

Tinggalkan komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.