BAGIKAN

valentine

Hari Valentine (Valentine’s Day) memang bukan berasal dari Jepang, tetapi sudah sejak berakhirnya Perang Dunia kedua, gejala peringatan ini muncul di Jepang akibat pengaruh dari Amerika Serikat. Saat itu masih terbatas untuk kalangan berduit karena harga cokelat pun masih mahal, karena masih impor. Ya Valentine’s Day memang identik dengan cokelat.

Akibat pengaruh barat, Valentine’s Day memang masih dipengaruhi kuat oleh cokelat gaya Amerika. Tetapi kini cokelat produksi dalam negeri Jepang sudah merajai Negeri Sakura ini karena memang sangat enak rasanya. Termasuk beberapa merek cokelat atau es dari luar Jepang sudah diproduksi di Jepang karena perusahaan tersebut sebagian sahamnya sudah dipegang mayoritas oleh orang Jepang.

Advertisement Inline

Dengan demikian, memang, masih didominasi oleh cokelat tetapi sudah mayoritas buatan dalam negeri Jepang. Lalu apa uniknya Valentine’s Day di Jepang?

Dilansir dari Tribunnews, Saat ini muncul berbagai kreasi hadiah bagi Valentine’s Day ini, misalnya semangka bentuk hati, melon bentuk hati, lobak bentuk hati, kaktus bentuk hati, mochi (ketan beras Jepang) berbentuk hati, dan sebagainya, kreasi dan dibuat sendiri oleh orang Jepang, sebagai hadiah perayaan Valentine’s Day.

Sejak sepuluh tahun terakhir ini bisnis bagi perayaan Valentine’s Day menjadi booming kembali dan banyak perusahaan mulai skala kecil sampai menengah, berlomba untuk membuat daya tarik sendiri, karena memang menguntungkan.

Selama perayaan Valentine’s Day tanggal 14 Februari (terutama seminggu menjelang Valentine’s Day), penghasilan perusahaan Jepang yang memproduksi berbagai hadiah terkait Valentine’s Day meningkat sekitar 25 persen dari biasanya.

Peringatan Valentine’s Day pun sudah dinasionalisasi Jepang dengan gaya Jepang dengan berbagai macam produk gaya

Jepang. Tentu saja karena hari kasih sayang, semua mengacu kepada satu gambar utama yaitu hati. Apapun produk dengan bentuk hati tetapi dikreasikan sedemikian rupa sehingga menarik.

Lalu bagaimana dengan hadiah cokelat di Jepang, apakah ada jenis atau macam yang berbeda untuk Valentine’s Day ini? Ada dan jangan salah memberikan cokelat.

Tiga jenis cokelat bagi perayaan Valentine’s Day di Jepang dan penjualan pun seringkali dibedakan termasuk pembungkusannya.

Pertama adalah Giri choco (coklat wajib) yang diperuntukkan bagi lelaki, diberikan oleh perempuan, biasanya untuk bosnya atau teman sekerjanya di dalam kantor. Mohon kerjasamanya dan rasa hormat serta terima kasih kepadanya.

Oleh karena itu sudah lazim bagi seorang wanita untuk membeli 20 sampai 30 kotak berbagai jenis cokelat untuk dibagi di kantor tempat dia bekerja.

Lalu kedua, jenis Honmei choco (coklat untuk para pria wanita serius). Coklat ini untuk pacar atau suami yang kita cintai. Bagi dua orang yang sangat mencintai, cokelat inilah yang diberikan dan biasanya sang wanita seharusnya mengetahui jenis atau rasa cokelat yang bagaimana yang disukai lawan jenisnya itu sehingga dia bisa menerima dan menikmati serta menyantapnya dengan sukacita.

Ada pula yang ketiga, Tomo choco (cokelat untuk teman-teman perempuan wanita). Begitu lah rasa kasih sayang kepada teman kita, meskipun wanita, rasa terima kasih disampaikan dalam bentuk cokelat, merupakan hal yang biasa kepada seorang sahabat. Misalnya saja sahabat itu sempat membantu kita saat masuk ke rumah sakit dan dirawat, dengan membantu pembiayaannya, padahal saat itu kita tak punya uang sama sekali. Luar biasa rasa terima kasihnya di Jepang, karena uang tidaklah mudah dipinjamkan di Jepang kalau memang tidak benar-benar serius sebagai seorang sahabat dekat sekali.

Lalu bagaimana pria harus menanggapi kalau menerima cokelat selama perayaan Valentine’s Day ini?

Sebulan setelah ini yaitu 14 Maret ada yang namanya White Day. Di hari itulah sang pria kalau memang sangat mencintai wanitanya, maka dia akan membalas cintanya dengan sesuatu pula sebagai jawaban bahwa memang dia sangat mencintai sang wanita.

Boleh dengan cokelat putih atau cokelat pula dan bisa juga biasanya dengan memasukkan hadiah ke cokelat putih, dibungkus cantik berikan pita. Itulah sebabnya White Day karena semua tercermin dengan warna putih dan dari lubuk hati yang paling bersih suci murni, menjawab cinta sang kekasih wanita saat memberikan cokelat 14 Februari ini.

Romantis sekali memang, dan semua diolah dengan cara Jepang yang semakin manis serta cantik dalam segala pemberian hadiah baik selama Valentine’s Day maupun saat White Day tersebut. Negeri Sakura yang memang penuh dengan pesona indah dan alamiah, hasil dari hubungan antar manusia yang sangat baik, baik lelaki maupun wanita. Tak heranlah

Valentine’s Day dan White Day merupakan satu pasang bukti hubungan antar manusia yang terbaik dalam masyarakat Jepang karena menyangkut dua jenis kelamin.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.