Dalam pergelaran Comifuro 22 pada 16-17 Mei 2026 lalu di ICE BSD, Tangerang, salah satu VTuber independen ternama dari Indonesia, Mythia Batford, hadir di acara ini dengan membuka booth, sekaligus memperkuat tali silahturami dengan komunitas VTuber. Berlokasi di booth AB-05/06, kehadiran mereka patut ditunggu bagi para penikmat VTuber, terutama karena Miti beserta rekan-rekannya hadir secara langsung untuk menyambut para penggemarnya.
Tim KAORI berkesempatan untuk berbincang langsung dengan Mythia Batford, yang kebetulan juga sedang menjaga booth bersama dengan rekan-rekan stafnya. Ketika kami berkunjung, booth ini memang seringkali ramai dikunjungi oleh para pengunjung karena lokasinya yang lumayan strategis. Bahkan kami mesti harus bersabar terlebih dahulu sebelum dapat kesempatan untuk berbincang dengan yang menjaga booth tersebut.
Penasaran seperti apa wawancaranya? Berikut adalah rangkuman wawancara kami KAORI bersama Mythia Batford.
Bisa Memperkenalkan Diri Siapa Nama Anda?
Baik, nama saya Mythia Batford, bisa dipanggil dengan nama Miti, saya VTuber indie dari Indonesia. Saya memulai debut saya sebagai Virtual YouTuber sejak 1 Desember 2020.
Keunikan Apa yang Membuat Anda Bisa Standout di Ranah Vtuber Saat Ini?
Yang membuat saya bisa standout di industri ini hingga hari ini adalah kemampuan saya berinteraksi dan menghibur ke penonton. Yang menjadi pembeda adalah cara saya berkomunikasi dan menghibur yang terasa relate, kekinian, dan asik bagi penonton, faktor-faktor inilah yang membawa saya hingga ke titik sekarang ini.
Selain itu setiap sesi free talk dengan komunitas, saya menciptakan suasana yang lebih santai dan hangat, sehingga membuatnya terasa unik dan lebih hidup.
Menurut Anda, Apa Tantangan Terbesar Agar Bisa Bertahan di Industri VTuber Saat Ini?
Menurut saya tantangan terbesar yang dihadapi adalah manajemen waktu, terutama sebagai VTuber indie dimana saya harus dapat membagi waktu secara mandiri dan efisien. Hal ini menjadi penting ketika waktu saya terbagi antara istirahat, streaming, networking, serta membuat konten offline, dalam hal ini diupload ke sosial media.
Bagaimana Solusi Anda dalam Menghadapi Tantangan Terbesar Tersebut?
Selain itu, menjaga disiplin dengan jadwal dan gaya hidup, bukan hanya dapat membantu ketika sebagai content creator, namun ini juga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa berdampak panjang di kemudian hari.
Terakhir dan tidak kalah penting, adalah bisa membagi waktu antara waktu senggang dan waktu untuk bekerja.
Bagaimana Harapan Anda untuk Industri VTuber di Indonesia ke Depannya?
Mengenai harapan untuk ke depannya, saya berharap di ranah komunitas bisa saling membantu satu sama lain apabila ada kesulitan, terutama karena masih ada kendala yang harus kita atasi bersama-sama.
Selain itu, saya berharap agar hal-hal negatif dapat berkurang, terutama dengan situasi akhir-akhir ini yang sedang jadi pembicaraan.
Yang tidak kalah penting adalah bisa berbagi ilmu dengan sesama, terutama karena ada banyak sekali yang tertarik dan penasaran seperti apa ranah VTuber.
Terakhir, karena industri VTuber di Indonesia masih niche, saya berharap apabila fondasi di ranah komunitas dan industri sudah terbangun, perlahan tapi pasti industri VTuber di Indonesia bisa diterima secara perlahan oleh kalangan yang lebih luas.
Apakah Ada Tips Bagi #Kaoreaders yang Mau Terjun Ke Dunia Vtuber, Baik Sebagai Vtuber Itu Sendiri Maupun Staf?
Menurut saya, bagi yang tertarik untuk terjun ke dunia VTuber, ada sejumlah tips yang bisa dipelajari, baik sebagai VTuber itu sendiri, maupun sebagai staf.
Untuk sebagai VTuber, ada pentingnya untuk research terlebih dahulu sebelum terjun, salah satunya adalah menjadi sisi penonton. Sebagai penonton, ada pentingnya untuk mencari sesuatu yang menarik, serta cari celah untuk berkembang. Selain itu, sering-sering evaluasi setiap selesai stream, baik dari segi teknis, kualitas yang ditunjukkan, maupun isi konten yang dibawakan.
Untuk sebagai staf, approach-nya agak berbeda ketika sebagai VTuber. Yang menjadi pembeda adalah sebagai staf, ada pentingnya untuk membekali ilmu-ilmu yang diperlukan agar dapat terjun ke ranah VTuber dengan lebih siap, terutama dari sisi manajemen maupun komunikasi dengan berbagai pihak.
—————————
Terima kasih untuk wawancaranya, Miti. Semoga Mythia Batford bisa semakin sukses dan berkembang untuk ke depannya!
KAORI Newsline | Wawancara oleh Eriq Affandi














