
Sebagai komunitas yang gemar mengeksplorasi perpaduan seni tradisional Jepang dan kebudayaan pop modern, draf kabar yang satu ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan. Pihak Shochiku bersama CyberAgent secara resmi meluncurkan video trailer utama final (Official Final Trailer) untuk proyek anime The World Is Dancing (舞やまぬ、いどほしki『花』no記憶). Pengumuman masif pada tanggal 22 Juni 2026 ini sekaligus mengungkap lagu tema penutup, sinopsis episode perdana, deretan karakter tambahan, hingga platform penayangan resminya.
Adaptasi anime ini diangkat dari manga terobosan bertema teater Noh karya Kazuto Mihara yang diserialisasikan oleh penerbit Kodansha di majalah Weekly Morning. Mengambil latar belakang era konflik berkepanjangan antara Istana Utara dan Selatan pada tahun 1374, proyek ini diproduksi oleh studio animasi Cypic yang sebelumnya sukses menggarap Umamusume: Cinderella Gray. Kursi sutradara dipercayakan kepada Toshimasa Kuroyanagi yang dikenal lewat karya berkelasnya seperti The Great Passage dan Backflip!!. Menariknya, proyek ini juga baru saja menyabet Penghargaan Spesial di ajang Short Shorts Film Festival berkat kualitas visualnya yang memukau.
Bagi penonton global, seri ini dijadwalkan memulai debut tayang digitalnya pada tanggal 29 Juni 2026 mendatang melalui platform streaming HIDIVE untuk wilayah Amerika Serikat, Kanada, Australia, hingga Selandia Baru. Sementara itu, jadwal siaran televisi resminya di Jepang baru akan digulirkan mulai hari Kamis, 2 Juli 2026 pukul 22.00 JST melalui jaringan TOKYO MX, BS Asahi, dan TVQ Kyushu.
Sinopsis Episode Perdana: Kegelisahan Oniyasha tentang Arti Menari
Plot utama dari The World Is Dancing berfokus pada kisah perjalanan hidup seorang anak laki-laki berparas rupawan dan penuh rasa ingin tahu bernama Oniyasha (diisi suara oleh Yumiri Hanamori), sosok muda dari tokoh historis yang kelak akan dikenal sebagai sang maestro pencipta teater Noh, Zeami. Cerita harian ini akan membawa penonton melintasi lini masa sejarah berusia 600 tahun tentang bagaimana Oniyasha tumbuh, tertawa, menangis, dan menghadapi kelemahannya demi melahirkan bentuk tarian baru di dunia yang fana.
Baca juga: World Is Dancing: Pesona Seni Tari Noh dalam Anime, Tayang Juli 2026!
Pihak komite produksi juga telah membocorkan sinopsis untuk Episode 1 yang diberi judul Act I: “Why do people dance?” (Kenapa Manusia Menari?). Dikisahkan bahwa Oniyasha terlahir di dalam lingkungan keluarga kelompok penari teater tradisional sarugaku yang dipimpin oleh ayahnya, Kan’ami (diisi suara oleh Katsuyuki Konishi). Di tengah situasi dunia yang kacau, Oniyasha harian dirundung kemurungan dan kebingungan karena dirinya tidak mampu menemukan makna eksistensial di balik sebuah tarian. Namun, takdir hidupnya seketika berubah drastis ketika ia tidak sengaja menyaksikan sebuah tarian indah dari seorang Shirabyoshi di sebuah lumbung tua, sebuah momen yang untuk pertama kali dalam hidupnya terasa sangat “hidup” dan menggetarkan jiwanya.
Tambahan Karakter Wakil Shogun dan Lagu Penutup dari Band hockrockb

Guna memperkaya dinamika cerita di dalam istana, beberapa karakter historis penting ikut diperkenalkan. Salah satunya adalah sosok Yoriyuki Hosokawa yang disuarakan oleh seyu senior Kenichiro Matsuda. Yoriyuki merupakan seorang Wakil Shogun (Kanrei) dari Shogunate Muromachi sekaligus tangan kanan yang mendukung pergerakan Shogun muda, Ashikaga Yoshimitsu (diisi suara oleh Takahiro Sakurai)[cite: 1, 2]. Selain memiliki pengaruh politik yang kuat, Yoriyuki juga dikisahkan mempunyai wawasan yang sangat luas di bidang seni pertunjukan.

Tak hanya itu, jajaran anggota kelompok Kanze Troupe lainnya seperti Choro (CV: Katsuhisa Houki), Samanosuke (CV: Haruo Yamagishi), Mantaro (CV: Soshiro Hori), Senri (CV: Kosuke Echigoya), Toshigo (CV: Kaito Udagawa), dan Hifumi (CV: Reiou Tsuchida) juga dipastikan siap hadir meramaikan panggung cerita harian ini.
Baca juga: Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Jadi Anime Oleh Studio SHAFT!
Sisi emosional dari cuplikan video di atas terasa semakin lengkap berkat iringan lagu tema penutup (ending theme) berjudul “Unnamed Flower” yang dibawakan oleh grup band three-piece beraliran pop-genre, hockrockb. Band yang memulai debut major di bawah label TOY’S FACTORY sejak Februari 2022 ini memang terkenal piawai dalam menenun lirik-lirik sensitif ke dalam karya musik mereka. Melalui pesan tertulisnya, Ageha Horii selaku vokalis sekaligus gitaris membagikan langsung proses kreatif yang emosional di balik pembuatan lagu ini:

“Tersentuh oleh proyek yang tabah dan tanpa filter ini serta komitmen mutlak dari tim produksi, saya diingatkan akan kebahagiaan sejati dalam mencurahkan seluruh hidup saya ke dalam musik. Hari ini, saya berdiri di atas jalan yang ditempa oleh keringat dan air mata dari mereka yang berkembang di bawah sorotan cahaya maupun mereka yang memudar di dalam bayang-bayang. Karena itu, saya sangat bersyukur atas kesempatan untuk menjadi bagian dari karya ini, mempersembahkan lirik dan suara yang sepenuhnya bebas dari hiasan atau kompromi. Saya berharap lagu ini bisa sampai kepada kalian, yang masih tanpa nama, yang tengah menari melintasi dunia ini.”
Dengan kombinasi jajaran staf produksi yang visioner, lagu penutup yang emosional dari hockrockb, serta keindahan seni teater Noh yang dihidupkan lewat dinamika pergerakan animasi, The World Is Dancing siap menjadi salah satu tontonan paling puitis dan berkesan di musim ini. Pastikan #Kaoreaders tidak melewatkan penayangan perdananya di platform kesayangan kalian akhir Juni nanti, ya!
KAORI Newsline














