Panduan Anime Musim Semi 2015

5

  SEPRING

April 2015 adalah bulan di mana musim semi di Jepang dimulai, hal ini juga menandakan bahwa seri anime baru telah datang dan siap untuk dinikmati. Kali ini pada musim semi atau spring 2015, staff Kaori Newsline membuat panduan untuk Anda yang bingung mau memilih seri apa yang ditonton untuk musim ini.

Artikel ini hanyalah sebuah panduan bukanlah sebuah ulasan secara keseluruhan anime tersebut. Tulisan ini hanyalah pendapat para staff Kaori Newsline dalam menilai episode perdana anime tersebut sehingga bisa memberikan gambaran kepada penonton bagaimana anime tersebut berjalan nantinya, memberikan penilaian awal apakah anime ini mempunyai potensial atau tidak serta memprediksi apakah anime tersebut bisa populer. Anime yang ada di dalam panduan ini akan diperbaharui ketika ada anime baru yang sudah ditayangkan episode perdananya selama itu masuk ke dalam waktu tayang musim semi 2015.

Jika ada yang ingin memberi komentar atau pendapat tentang anime terbaru musim semi 2015, kolom komentar tersedia di bawah untuk memberikan pendapat Anda. Jika sudah membaca pengantar di atas maka bersiaplah melewati musim semi 2015 dengan tontonan di bawah ini.

maxresdefault

OWARI NO SERAPH
Pengisi Suara: Kaito Ishikawa (Shiho), Kensho Ono (Mikaela), Miyu Irino (Yuichiro), Nobuhiko Okamoto (Yoichi Saotome), Saori Hayami (Shinoa)
Karya Asli: Komik karya Takaya Kagami dan Yamato Yamamoto
Sutradara: Daisuke Tokudo (Shingeki no Kyojin, Hal, Tokyo Magnitude 8.0)
Desain Karakter: Satoshi Kadowaki (Shingeki no Kyojin, Guilty Crown)
Penulis Skenario: Hiroshi Seko (Shingeki no Kyojin, Kill La Kill, Zankyou no Terror)
Musik: Hiroyuki Sawano (Kill La Kill, Shingeki no Kyojin, Gundam Unicorn)
Studio: Wit Studio

Owari no Seraph muncul dengan premis awal post-apocalyptic (sebuah genre dimana cerita berjalan setelah dunia mengalami musibah yang sangat besar), pada tahun 2012 dunia diserang oleh virus buatan manusia dan menyisakan anak-anak yang kebal akan virus tersebut. Di waktu yang bersamaan para vampir yang telah lama tertidur kemudian bangkit kembali dan mengambil alih dunia. Anak-anak yang selamat dari peristiwa tersebut satu persatu diculik oleh vampir dan harus mengabdi dengan memberikan darah segar untuk konsumsi mereka. Yuichirou dan Mikaela bersama dengan anak-anak yang lain mencoba kabur dari kumpulan vampir tersebut demi hidup bebas di dunia luar namun rencana mereka sudah diketahui oleh sang vampir sehingga hanya Yuichirou yang berhasil kabur ke dunia luar. Setelah kejadian tersebut Yuichirou pun direkrut oleh Moon Demon Company dan dia berjanji untuk membunuh vampir yang sudah membuat suram masa lalunya.

Wit Studio kembali dengan anime barunya setelah The Rolling Girls kurang mendapat atensi di publik, jika mendengar Wit Studio pasti selalu dikaitkan dengan karya debut mereka yang fenomenal yaitu “Shingeki no Kyojin” atau “Attack on Titan” dan tidak bisa dipungkiri bahwa Owari ini mengambil premis awal yang sama dengan Titan dimana karakter utama mencoba melawan musuh yang kemampuannya melebihi manusia biasa juga balas dendam karena seseorang yang berharga untuk karakter utama dibunuh oleh musuh tersebut. Anime yang melabeli dirinya dark fantasy ini bisa menjadi anime yang populer di kalangan pecinta anime maupun yang bukan seperti Attack on Titan atau Tokyo Ghoul karena sekarang kebanyakan orang menginginkan anime yang sadis dengan motivasi bertarung ala komik shonen. Oh iya anime ini juga bisa memicu fandom baru di kalangan perempuan, kalau tidak percaya lihat saja Yuichirou dan Mikaela.

 vlcsnap-2015-04-16-08h37m56s177

PUNCH LINE
Pengisi Suara: Haruka Tomatsu (Rabura), Marina Inoue (Yuuta), Minako Kotobuki (Ito), Rie Kugimiya (Meika), Sora Amamiya (Mikatan), Yuri Yoshida (Chiranosuke)
Karya Asli: Anime asli buatan MAPPA
Sutradara: Yutaka Uemura (Gunbuster, Gurren Lagann)
Penulis Skenario: Koutarou Uchikoshi (Ever17)
Musik: Tetsuya Komuro (Street Fighter II: The Movie, Zoids, Vampire Hunter D)
Studio: MAPPA

Yuuta Iridatsu mengalami pengalaman yang aneh dimana jiwanya terpisah dengan tubuhnya. Dia terbangun di sebuah mansion bernama Koraikan dan bertemu dengan arwah kucing bernama Chiranosuke. Lewat Chiranosuke, Yuuta harus menemukan sebuah buku agar jiwa dia bisa kembali ke tubuhnya. Sewaktu mencari dia melihat celana dalam penghuni wanita, begitu Yuuta melihat celana dalam tersebut dia juga membuat bencana untuk bumi.

Ketika menonton episode pertama dari lineup terbaru Noitamina ini saya langsung teringat akan Panty Stocking And Garterbelt yang menjual voyeurism atau kebejatan sebagai tema utama dengan gaya animasi yang aneh, fast paced dan unik. Jalan cerita episode satu di anime ini sungguh acak, mulai dari adegan pembajakan sampai ke adegan bencana yang disebabkan oleh Yuuta saat melihat celana dalam yang benar-benar random. Anime ini mungkin tidak akan bisa ditebak seperti Panty Stocking atau Kill La Kill yang mempunyai twist di akhir tapi kalau berbicara soal Noitamina yang biasanya menjadi rumah untuk banyak anime berkualitas mungkin anime ini bisa menjadi salah satu yang terbaik meskipun jalan cerita awal anime ini bisa membuat bingung ketika menontonnya.

tumblr_inline_nmjotvLHy61sdgkr8_540

ORE MONOGATARI!!

Pengisi Suara: Megumi Han (Rinko), Nobunaga Shimazaki (Makoto), Takuya Eguchi (Takeo)
Karya Asli: Komik karya Kazune Kawahara dan Aruko
Sutradara: Morio Asaka (Chihayafuru, Cardcaptor Sakuta, Chobits)
Desain Karakter: Kunihiko Hamada (Chihayafuru, Monster, NANA)
Series Composition: Natsuko Takahashi (Aikatsu, Tokyo Magnitude 8.0, Bleach, Suki-tte ii na yo)
Musik: S.E.N.S. (Kimi no Todoke, xxxHoLiC)
Studio: Madhouse

Takeo Gouda adalah seorang pelajar SMA dengan perawakan tubuh yang besar dan tinggi seperti gorilla. Meski terlihat menyeramkan namun Takeo sangat terkenal di kalangan teman lelakinya karena dia mempunyai sifat baik hati. Banyak gadis yang ditaksir oleh Takeo tapi ujungnya perempuan tersebut malah suka dengan teman baik Takeo yang tampan bernama Makoto Sunakawa. Suatu hari, Takeo menolong seorang gadis bernama Rinko Yamato dari incaran tangan nakal pengutil yang ingin memegang bagian tubuhnya. Takeo menyukai Rinko tapi Takeo menyadari bahwa Rinko sepertinya menyukai Makoto. Takeo berusaha membuat Makoto jadian bersama Rinko dan mengikhlaskan gadis yang ia suka.

Anime ini diadaptasi dari komik shoujo buatan Kazune Kawahara dan digambar oleh Aruko. Madhouse mengadaptasi anime ini dengan memanggil nama-nama yang sudah handal dalam menangani genre shoujo seperti Morio Asaka yang pernah mengerjakan Chihayafuru, Natsuko Takahashi yang perna mengerjakan Suki-tte ii na Yo sampai ke bagian musik yaitu S.E.N.S. yang sudah mengisi musik untuk Kimi no Todoke. Memasuki episode pertama, aura Chihayafuru langsung terasa ketika menontonnya. Dengan premis awal cerita seperti ini, banyak komedi atau kejadian komikal akan muncul di Ore Monogatari!!. Kalau misalnya ingin mencari tontonan komedi romantis yang berbeda dan unik, Ore Monogatari bisa menjadi pilihan untuk musim ini.

 ghost-in-the-shell-ghost-pain

GHOST IN THE SHELL ARISE: ALTERNATIVE ARCHITECTURE

Pengisi Suara: Maaya Sakamoto (Motoko Kusanagi), Kenichirou Matsuda (Batou), Tarusuke Shingaki (Togusa)
Karya Asli: Komik karya Masamune Shirou
Sutradara: Kazuchika Kise (Blood+, Higashi no Eden, Kuroko no Basket, Neon Genesis Evangelion)
Desain Karakter: Kazuchika Kise (Bakuen Campus Guardress, Blood-C, xxxHOLiC)
Series Composition: Tou Ubukata (Le Chevalier d’Eon, Fafner,Mardock Scramble, Psycho Pass 2)
Musik: Cornelius (Appleseed: Ex Machina)
Studio: Production I.G.

2027, dimana kebanyakan orang telah menjadi cyborg dengan tubuh buatan. Makoto Kusanagi adalah cyborg yang bekerja untuk 501 Organization, sebuah grup yang bertugas untuk mengawasi gerak-gerik musuh. Suatu hari ada suatu teroris yang ingin menyerang Newport City dengan cara meretas program di dalam cyborg tersebut. Makoto dan kawan-kawannya harus mencegah kejadian tersebut agar tidak terjadi kekacauan.

Ghost In The Shell bermula dari komik buatan Masamune Shirou pada tahun 1989 dan diadaptasi ke dalam film arahan Mamoru Oshii pada tahun 1995 dan mengenalkan anime ke dunia barat. Bersamaan dengan Neon Genesis Evangelion anime ini membuat genre psychological science fiction menjadi terkenal dan menjadi icon di dunia anime sampai sekarang. Ghost In The Shell Arise: Alternative Architecture merupakan sebuah proyek baru dari Ghost In The Shell yang diubah dari Original Video Animation (OVA) ke dalam bentuk TV sepanjang delapan episode dengan tambahan dua episode. Penonton yang belum dan ingin mengenali seperti apa Ghost In The Shell bisa menonton serial ini karena serial ini merupakan serial baru yang tidak mempunyai kaitan dengan cerita asli dari anime ini. Jika menyukai anime aksi dengan cerita yang berisi mungkin anime ini bisa menjadi pilihan untuk musim ini.

Shokugeki-no-Souma-anime-01

SHOKUGEKI NO SOUMA

Pengisi suara: Risa Taneda (Erina), Minami Takahashi(Megumi), Yoshitsugu Matsuoka(Souma), Natsuki Hanae(Takumi), Yuuki Ono (Isami)
Karya asli: Komik karya Yuto Tsukuda, Yuki Morisaki dan Shun Saeki
Sutradara: Yonetani Yoshimoto (Dororon Enma-kun Meeramera, Gaogaigar)
Desain Karakter: Tomoyuki Shitaya (Bakuman, BlazBlue, Kiss x Sis)
Series composition: Yasukawa Shogo (Neptune, Terraformars)
Musik: Jin Aketagawa (AKB0048, Anohana, Aldnoah.Zero)
Studio: J.C.Staff

Diadaptasi dari komik karangan Yuto Tsukuda yang berkerjasama dengan Yuki Morisaki dan Shun Saeki. Shokugeki no Souma menceritakan Souma Yukihara yang bermimpi menjadi koki profesional di restoran ayahnya, Jochirou Yukihara dan berusaha melampaui kemampuan memasak ayahnya. Namun, impian tersebut dihalangi oleh keputusan ayahnya untuk menutup restorannya dan pindah ke Amerika ketika dia lulus dari SMP. Semangatnya kembali muncul ketika Souma menerima tantangan dari ayahnya untuk masuk dan bertahan di sekolah memasak elit di mana hanya 10% siswanya yang berhasil lulus.

Penampakan awal animasi Shokugeki no Souma ini cukup bagus. Penggambaran makanan yang dibuat semirip mungkin dengan bentuk aslinya juga membuat penonton benar – benar merasakan kelezatan makanan tersebut tanpa mencium aroma ataupun merasakan makanan tersebut secara langsung. Animasi ‘Climax’ ketika mencicipi makananpun tidak kalah heboh dengan animasi buatan Shaft musim lalu. Proses mencicipi makanan tersebut dibuat seolah – olah makanan tersebut sangat lezat digambarkan dengan indah sesuai ekspektasi dari beberapa pembaca komik orisinilnya. Sedikit peringatan untuk tidak menonton serial animasi ini ditempat umum, atau tempat ramai dikarenakan ada beberapa adegan yang vulgar dan juga suara desahan yang tidak baik penonton dibawah umur.

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.