BAGIKAN
KLB d1/11521 | Foto Oleh: Farouq Adhari

Rabu (9/12) lalu, dua rangkaian kereta rel listrik (KRL) seri 205 eks-JR East jalur Nambu, trainset 205-22F (NaHa H38) dan 205-27F (NaHa H43) menjalani uji coba dinamis internal setelah selesai perangkaian di Depo KRL Depok, Jawa Barat. 12 unit (2 trainset) KRL seri 205 eks-jalur Nambu ini termasuk dalam 24 unit (4 trainset) rangkaian dalam gelombang pengiriman keempat yang tiba di Jakarta akhir November lalu, dari total lima gelombang pengiriman KRL seri 205 eks-Jalur Nambu dengan jumlah 120 unit (20 trainset) pesanan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) di tahun 2015 ini. Sebelumnya, dua rangkaian lain yakni trainset 205-87F (NaHa H3) dan 205-20F (NaHa H36) yang juga didatangkan bersamaan telah menjalani uji coba dinamis internal pada Sabtu (5/12) silam.

KLB d1/11521 | Foto Oleh: Farouq Adhari
KRL seri 205 rangkaian 205-22F (NaHa H38) sebagai KLB KRL percobaan menuju Manggarai

Uji coba dilakukan dengan perjalanan kereta api luar biasa (KLB) relasi Depok – Manggarai – Depok, dalam dua kali perjalanan. KLB KRL perjalanan pertama di pagi hari menguji rangkaian 205-27F (NaHa H43), berangkat dari stasiun Depok pukul 09:55 WIB dan tiba di Manggarai pukul 10:33 WIB. Setelah berhenti sejenak untuk pengecekan dan berpindah kabin, KLB berangkat kembali dari Manggarai pukul 10:40 WIB, dan tiba di Depok pukul 11:15 WIB. Sedangkan KLB KRL perjalanan kedua di siang hari yang menguji rangkaian 205-22F (NaHa H38) berangkat dari stasiun Depok pukul 13:33 WIB dan tiba di Manggarai pukul 14:07 WIB. KLB KRL kemudian berangkat kembali dari Manggarai pukul 14:15 WIB, dan sudah tiba lagi di Depok pukul 14:50 WIB.

Uji coba dinamis KRL wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi rangkaian KRL, apakah siap berdinas atau ada kekurangan yang harus diperbaiki. Dalam perjalanannya, KLB KRL percobaan harus melakukan serangkaian uji fungsi secara lengkap dan cermat seperti uji coba kecepatan tinggi, uji pengereman dan pengukuran jarak pengereman, hingga uji coba fungsi deadman pedal dan emergency brake sebagai perangkat keamanan dalam perjalanan.

KLB d1/11488 | Foto Oleh: Farouq Adhari
KRL seri 205 rangkaian 205-22F (NaHa H38) sebagai KLB KRL percobaan menuju Depok
Advertisement Inline

Bagi KRL yang baru datang atau baru saja keluar dari pabrik, guna mengetahui kondisi dan kelayakan kereta, uji coba dinamis dilaksanakan sedikitnya dua kali untuk memastikan kondisi kelayakan kereta. Uji coba pertama merupakan uji coba internal yang dilaksanakan KCJ, dan uji coba kedua adalah uji coba sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat kelayakan operasi sarana perkeretaapian dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI).

Seperti dua rangkaian sebelumnya, kedua rangkaian KRL seri 205 ini masih menunggu giliran uji coba sertifikasi bersama Ditjen Perkeretaapian Kemenhub RI, untuk memastikan kelayakan kereta dan mendapat sertifkat layak operasi, sehingga dapat digunakan untuk berdinas melayani penumpang KRL Jabodetabek.

Cemplus Newsline by KAORI | Faris Fadhli

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.