BAGIKAN

Membangkitkan harapan sejatinya berlanjut hingga tahun 2013, bahkan terus ada selama KAORI itu masih ada.

Sejatinya, saya membanggakan para staf dan pengguna KAORI yang dianugerahi tidak sekedar akal, namun juga jalan pikiran yang rasional. Akal untuk berpikir adalah anugerah Tuhan yang maha pengasih, yang hanya Dia berikan kepada manusia, bukan makhluk lain ciptaan-Nya. Lebih berkah lagilah manusia yang mampu menggunakannya dengan baik dan benar!

Mungkin memang ada segelintir orang yang tidak rasional dan lebih asyik bergumul, memilah-milah baik dalam bergaul maupun menilai sebuah konten secara subjektif, dan asyik dalam kejumudannya itu.

Advertisement Inline

Feodal? Elitis? Berkelas-kelas? Saya sendiri juga punya kelas saya sendiri, saya lebih suka naik kereta kelas ekonomi yang disubsidi itu. Yang penting ikut gath, kan?

Untung, itu hanya pengecualian! Sebab bila orang tidak dapat berpikir rasional dan menyingkirkan egonya, kemungkinan besar dia tidak akan tertarik dengan KAORI. Andaikan dia masih tertarik masuk KAORI, pilihannya hanya dua: beradaptasi dengan KAORI atau mencari alternatif lain di luar sana.

Dengan anugerah pengguna dan staf KAORI yang begitu brilian, tentu menjadi begitu konyol kalau masih saja timbul pertanyaan dari staf sendiri, mengapa subforum yang ia asuh begitu stagnan.

Mungkin ada alasan tertentu. Berkegiatan di KAORI memang bukan jadi aktivitas utama, bahkan bagi saya. Saya punya aktivitas utama, kuliah, dan tentu saja kegiatan luar lain yang perlu perhatian saya. Jangankan skripsi atau pra-tesis yang menyusahkan itu, wong tugas kuliah sehari-hari saya saja sudah cukup membuat otak meradang!

Ada pula rasa iri ketika melongok, menengadah ke forum tetangga yang sepertinya tidak dibebani target apa-apa. Bagaikan kolam susu, web tetangga sudah lebih ramai.

Bukan berarti bekerja jadi staf di forum sebelah itu enak! Saya yakin ada bagian yang tidak enak, dan mungkin jauh lebih tidak enak dari KAORI karena harus mengurus pengguna yang begitu besar. Pun sama-sama tidak digaji.

Meski untuk kasus yang terakhir ini, saya mempertimbangkan staf bisa menikmati keuntungan dari KAORI, bukan berbentuk uang tunai namun berbentuk fasilitas lain yang menunjang keseharian daringnya.

Bekerja di tim fansub pun juga sama horornya. Dikejar tenggat waktu, dikejar tekanan dari pimpinan proyek, termasuk harus menekan tim sekerja yang gabut, gabut, dan gabut. Apalagi kalau dalam waktu bersamaan Anda harus meraih IP kuliah 3,9.

Seribu alasan bisa dibuat, sebagaimana seribu kemauan pun bisa dibuat! Untuk yang masih belum menggunakan akal yang tak ternilai harganya dari Tuhan itu, saya tawarkan sebuah pilihan, mau masuk jalan yang mana.

Dalam berforum, bukan bermain RP atau jadi moderator RP yang enak. Bukan mencari tautan unduhlah yang enak, karena Anda harus bergerilya dari forum satu ke forum lain, atau harus menyibak situs torrent yang tidak karu-karuan itu. Bukan ngobrol menghabiskan waktu senggang di Beranda yang nikmat karena mungkin saja Anda jadi sebal dengan kelakuan penghuninya. Juga bukan jadi pengoleksi nendoroid atau menjadi penggemar anime yang lepas dari komunitaslah yang enak, karena toh Anda harus punya banyak uang dan (memaksakan diri) meluangkan waktu menikmati anime maupun eroge yang Anda unduh itu.

Yang paling enak bukanlah jadi dovac yang kalau tidak membangun moe.imouto, dia bisa membeli rumah. Bukan pula menjadi Holo yang membangun Doki sebagai holding impiannya. Tentu bukan pula menjadi Shin Muhammad. Bukan pula jadi Chairul Tanjung, bahkan Bill Gates.

Lebih tepat pertanyaan ini dijawab oleh mereka yang bisa asyik menghabiskan waktu di kamar, menikmati apapun yang diinginkan tanpa harus beranjak dari ranjang hangat yang penuh kutu busuk itu, mendapatkan makanan yang diantarkan setiap hari di pintu depan kamar , tanpa harus khawatir tentang hari esok. Tentu saja, plus internet supercepat 24/7. Betapa indahnya kalau bisa spam gambar nukige yang dimainkan tanpa harus berpikir tentang kuliah di hari esok!

Bahkan gelandangan di bawah kolong jembatan pun masih harus berpikir bagaimana dia bisa hidup besok.

Maksud saya: maka berhentilah mengeluh!
Maksud saya: tetapkanlah tekad! Mau jadi staf di KAORI atau di forum lain. Atau mau, he he, memilih hidup yang paling nikmat itu! Jadi hikkikomori yang sebenar-benarnya.
Maksud saya: kalau pilihan sudah dijatuhkan, tinggallah kita fokus di pilihan itu. Sepenuh hati. Tidak ada pikiran lain kecuali bekerja, bekerja, bekerja!

Semangat kerja, kerja, kerja ini tentu juga dengan passion supaya staf yang bekerja tidak merasa stres dikejar target sebagaimana orang yang dikejar-kejar harus menulis RP. KAORI juga tempat yang (harus dan semestinya dibuat) menyenangkan, bukan jadi pemindahan intrik real-life jilid kesekian.

Daripada mengeluh terus, berhentilah bekerja. Masih banyak orang lain yang mau bekerja. Masih banyak orang lain yang tanpa mengeluh bisa menunjukkan kemajuan! Atau yang sambil mengeluh dan membuat masalah, bisa menghasilkan kemajuan lebih besar!

Bagaimana soal tidak ada target pencapaian? Ya, bisa juga jadi alasan logis. Bekerja tanpa target memang melenakan. Atau kalau malah asyik mengerjakan tugas lain yang tidak sesuai dengan kerjaan intinya.

Saya sendiri juga terjerumus dalam manajemen musyrik ini. Malah sibuk berkelana mengurusi hajatan komunitas orang yang tiada gunanya. Ke sana-sini, membawa nama KAORI sibuk bermanuver yang ternyata pepesan kosong. Ini semua akibat saya memang tidak punya target pencapaian khusus, hanya menargetkan 1 juta post terlampaui saja tahun ini.

Jujur saya benci dengan teror “resolusi tahun baru”, karena saya sangsi saat akhir tahun sudah dekat, apakah resolusi itu masih diingat. Paling banter jadi wacana 2-3 bulan di awal saja, selama ini saya berpikir begitu.

Tapi saya menyadari lebih baik bekerja dengan target. Sejelek-jeleknya target, lebih baik menargetkan 10 tercapai 5 daripada tidak menargetkan apa-apa dan tidak mencapai apa-apa.

Oleh karena itu, mulai sekarang saya menyiapkan sebuah target yang harus saya kejar dalam tempo tertentu.

Misalkan untuk Newsline, saya menargetkan pada diri saya sendiri agar bisa menaikkan jumlah kunjungan harian menjadi dua kali lipat dalam rentang tiga bulan. Mau tidak mau, sementara harus swadaya, karena sulit jika mengandalkan orang lain. Kalau Newsline sudah cukup “basah”, mungkin ada yang tertarik. Mungkin.

Kemudian untuk fansub sendiri yang sudah keluar dari ICU, saya menaruh target minimal satu musim harus mengerjakan dua proyek. Satu proyek yang seksi, satu proyek penugasan (PSO), yang sebenarnya tidak menguntungkan bagi KAORI.

Di fansub sendiri saya menyadari bahwa kondisi saat ini tidak sehat, karena saya belum bisa percaya dengan hasil cek yang dilakukan orang lain. Lebih-lebih setelah kasus Kagami yang jancukan itu.

Tapi ada yang lebih penting dari itu: bagaimana memastikan proyek tetap berlanjut tanpa penundaan berarti. Umpama seperti kasus Hidamari yang (sempat) menggantung karena pak Wardiman harus dinas ke Papua.

Untuk forum, saya menargetkan pencapaian yang lebih ambisius: meningkat tiga kali lipat dari kondisi eksiting. Termasuk jumlah masalah, jumlah staf, dan jumlah keluhannya. Sehingga saya tidak akan sempat lagi curhat ke Kincen mengenai KAORI yang terlalu membosankan karena tidak ada masalah sama sekali. Tentu bukan berarti saya (dengan sengaja) menciptakan masalah baru supaya forum lebih ramai.

Tiga kali lipat boleh berarti jumlah post tiga juta postingan (kondisi eksiting 970 ribu post minus Beranda Komunitas). Tapi tidak ada artinya tiga juta postingan jika tiga juta itu hanya sekedar angin lalu, hanya menjadi angka tak berarti semata.

Begitu pula dengan Facebook dan sindikasinya. Meski saya belum sempat memikirkan dua ini, namun saya menargetkan penyuka FP KAORI sudah harus menembus 15, atau bahkan 25 ribu di akhir 2013. Ingat yang harus dikejar adalah FP yang sudah punya klik “seneng” 250 ribu akun.

Untuk menerjemahkan tiga kali lipat ini, sekali lagi saya percaya pengguna dan staf mampu mewujudkannya. Dengan cara yang asyik dan penuh passion tentunya.

Misalkan subforum Touhou yang mau mengadakan turnamen di Binus Inter. Atau LSK yang mau membuat kalender 2013. Atau teman-teman subforum novel visual yang mau kolektif kolegial memajukan subforumnya, sampai saya berjanji akan mengusahakan supaya subforum novel visual dipisah saja dari subforum anime-manga-novel ringan. Atau teman-teman UPT Radio yang mau meningkatkan lagi staf radio, sehingga radio nanti bisa dinikmati pula oleh orang di luar KAORI.

Kerja kerja kerja mereka tidaklah sulit secara mikro, bahkan kadang bukan terasa kerja. Daring setiap malam meng-host samsak Soku, menghibur pendengar radio dengan lagu Mesin Cinta, maupun memberikan komentar di topik Elsword dan SAO menurut saya adalah kerja nyata yang harus diapresiasi!

Dari semua target ini, minimal lakukanlah semua dengan istiqomah. Andai di akhir 2013 target ini tidak tercapai semua, minimal pastikanlah bahwa saya, staf, dan pengguna sudah melakukannya dengan penuh konsistensi, penuh istiqomah. Tidak tergoda oleh hal-hal musyrik, hal-hal yang menghalangi fokus pada pencapaian, yang terlihat menggiurkan namun ternyata pepesan kosong.

Melakukan hal musyrik bisa menjerumuskan orang masuk neraka. Neraka itu adalah stagnannya KAORI. Kestagnanan KAORI memicu efek domino, staf menjadi malas, pengguna menjadi tidak antusias, dan ujungnya tentu bisa ditebak: matinya KAORI.

Bila P82 tidak bisa diisi karena memang tidak ada kegiatan, mungkin saatnya mengisi P82 itu dengan isi-isian. Atau mencari orang yang sanggup mengisi P82 ini dengan cara yang brilian.

Sudah waktunya KAORI menjadi tempat menciptakan prestasi untuk kemajuan anime di Indonesia!

Shin Muhammad
Administrator KAORI

BAGIKAN
Artikel sebelumnyaEkonomi Jepang Menurun
Artikel selanjutnyaOccultic;Nine, Sang Penerus Robotics;Notes
Kevin W
Editor senior di KAORI Nusantara. Menikmati anime dan mengamati perkembangan transportasi Jabodetabek sejak 2007. Jurnalisme adalah kejujuran tanpa rasa takut.

2 KOMENTAR

  1. ingat min, perjalanan KAORI masih lumayan panjang. Paling tidak kita bisa berharap semoga KAORI ditahun 2013 lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya, semangat yah min!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.