Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DitjenKA) Kementerian Perhubungan mengirimkan armada lokomotif dan kereta inspeksi milik mereka yang berada di PT Industri Kereta Api (INKA) Madiun menuju Medan, Sumatera Utara via Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Lokomotif dan kereta inspeksi ini dikirim dari PT INKA Madiun menuju stasiun Kalimas Surabaya pada hari Selasa pagi (23/2) dengan ditarik lokomotif.

Pengiriman lokomotif dan kereta inspeksi dari Surabaya menuju Medan dilakukan menggunakan kapal “LAS 2” pada hari Sabtu (27/2), setelah pada pagi harinya lokomotif dan kereta inspeksi ini dilakukan pengecekan dan dinaikkan keatas truk. Pengiriman dari Stasiun menuju Dermaga berlian dilakukan dengan truk trailer dikarenakan rel yang menghubungkan dua tempat tersebut hanya sampai di Prapat Kurung yang merupakan tempat bongkar muat kontainer. Bersamaan dengan lokomotif dan kereta inspeksi ini, Gerbong barang tipe ZZOW dan GD juga dikirim ke Medan dengan kapal ini.

Sesampainya di Medan, lokomotif ini rencananya akan dipergunakan untuk mengangkut kebutuhan Satuan Kerja (Satker) untuk membangun rel Trans Sumatera dan dan reaktivasi beberapa jalur mati yang berada diwilayah Divisi Regional 1 Sumatera Utara dan Aceh (Divre 1 SU&NAD) yang saat ini sudah berjalan.

CC300 14 01 | Foto: Prasetyo
CC300 14 01 | Foto: Prasetyo

Sedikit infomasi untuk lokomotif yang akan dikirim ke Medan ini adalah lokomotif bertipe diesel hidrolik seri CC300 14 01 dan Kereta Inspeksi “Kaldera Toba” yang merupakan murni hasil buatan PT INKA Madiun. Pada awalnya, lokomotif ini rencananya diperuntukkan untuk menarik kereta kelas jarak jauh. Selain tenaga yang cukup besar, lokomotif ini juga dilengkapi dengan genset atau pembangkit listrik sendiri, sehingga kereta yang menggunakan lokomotif ini tidak perlu membawa kereta khusus untuk pembangkit listrik.

Advertisement Inline

Sedangkan Kereta Inspeksi Kaldera Toba pada awalnya bernama Kereta Inspeksi Sindoro tetapi dirubah setelah mengalami Peristiwa Luar Biasa Hebat (PLH) di Sidoarjo pada tahun 2014 dan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Cemplus Newsline by KAORI

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.