BAGIKAN
Asuna Haruka Tomatsu

Perkembangan teknologi VR Headset terus mengalami perkembangan dengan beberapa vendor mulai merilis perangkat VR Headset pabrikannya masing-masing. Membahas mengenai perangkat VR bagi para penggemar anime tentu langsung mengingat beberapa judul anime yang menghadirkan teknologi ini terutama salah satu judul seri karangan Reki Kawahara yakni Sword Art Online. Salah satu perangkat VR Headset bernama FOVE melalui laman resminya mengumumkan kolaborasi dengan film Sword Art Online: Ordinal Scale dengan meluncurkan program khusus di mana pengguna bisa berinteraksi dengan Asuna melalui VR.

Perangkat FOVE VR Headset ini sendiri memiliki teknologi Eye-Tracking di mana tampilan VR pada perangkat ini bisa menyesuaikan arah pandangan pengguna. Dalam program kolaborasi khusus dengan Sword Art Online, pihak FOVE menghadirkan program panduan penggunaan perangkat FOVE yang dipandu langsung oleh Asuna. Melalui perangkat ini, Asuna bisa bereaksi sesuai dengan arah pandangan pengguna. Jika pengguna melihat ke arah Asuna maka ia akan tersenyum namun jika pengguna mengalihkan pandangan ke arah lain dan mengabaikan Asuna, ia akan menunjukkan ekspresi kecewa.

Dalam laman resminya pihak FOVE merilis sebuah video di mana pengisi suara dari karakter Asuna Yuki, Haruka Tomatsu mencoba perangkat ini untuk bertemu dengan Asuna. Haruka Tomatsu mengaku cukup senang saat bisa bertemu dengan Asuna melalui perangkat VR. Namun ia mengingatkan kepada para pengguna untuk jangan sekali-kali melihat ke arah dada Asuna atau ia akan sangat murka. Bagaimanakah aksi Haruka Tomatsu bertemu karakter yang ia suarakan dalam dunia VR? Simak videonya berikut ini:

Advertisement Inline

Pihak pengembang FOVE menjanjikan bahwa pengalaman interaksi pengguna dengan Asuna dalam perangkat ini akan terasa sangat alami. Meskipun hanya program untuk perangkat VR namun pengguna akan bisa berkomunikasi layaknya di dunia nyata dengan sosok Asuna.

Perangkat FOVE VR Headset ini merupakan perangkat yang dikembangkan oleh Yuka Kojima, mantan produser game di Sony Interactive Entertainment dan Lochlain Wilson, seorang penggemar teknologi VR. Perangkat ini pertama kali dikembangkan dalam fasilitas kolaborasi akademik di University of Tokyo. Perangkat yang memiliki fitur Eye-Tracking ini didanai melalui kampanye crowdfunding melalui Kickstarter yang dimulai pada 19 Mei 2015 hingga 4 Juli 2015. Dari target awal sebesar $250.000 (sekitar 3,2 Milyar Rupiah) kampanye crowdfunding FOVE ternyata melebihi target dan mencapai angka $480.650 (sekitar 6,2 Milyar Rupiah).

Untuk kaorin yang ingin segera bertemu Asuna dengan mengenakan perangkat ini, FOVE VR Headset bisa dibeli dengan harga $599 (sekitar 7,7 juta Rupiah). Untuk yang belum memiliki VR Headset dan perangkat PC yang mumpuni, pihak FOVE menggelar promosi khusus di mana pengguna bisa mencoba bertemu dengan Asuna di beberapa warnet khusus di Jepang yang menyediakan perangkat ini. Program ini dijalankan pada tanggal 31 Januari hingga 31 Juli 2017. Selain di Jepang program ini juga dijalankan di Korea Selatan.

Ditulis sejak tahun 2009, Sword Art Online, lebih dikenal sebagai SAO, adalah sebuah seri novel ringan yang mengisahkan petualangan Kirito, Asuna, dkk dalam sebuah dunia virtual reality. Cerita SAO bermula ketika Kirito, Asuna, dkk  terjebak dalam game virtual reality bernama Sword Art Online, dan apabila mereka terbunuh dalam game tersebut, maka mereka juga akan mati di dunia nyata. Kirito bersama dengan ribuan player lainnya yang terjebak harus bertempur untuk naik menuju lantai ke-100 menara Aincrad agar dapat keluar dari game tersebut. Kesuksesan novelnya telah membuatnya diadaptasi menjadi anime, permainan video game, komik, sampai berbagai pernik lainnya.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.