Kreator Fate Memuji Kualitas Animasi dari Anime Fate/Apocrypha Episode ke-22

0
© Yuichiro Higashide・TYPE-MOON/FAPC

Melalui blognya, Kinoko Nasu, kreator dari serial Fate baru-baru ini memuji kualitas animasi dari anime  Fate/Apocrypha.

Dalam pengakuannya tersebut, dirinya menyebutkan bahwa episode yang dirilis di Jepang pada 9 Desember 2017 lalu tersebut sangatlah indah dan bahkan sangat cocok untuk ditonton di TV berukuran 20 inci, terutama adegan pertarungan Karna (Lancer of Red) dan Siegfried (Saber of Black).

Lebih jauh, dirinya juga kagum dengan Hakuyu Go, Yurie Hama, dan Rio yang menangani animasi episode ke-22 tersebut, apalagi mereka juga masih muda-muda.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, novel Fate/Apocrypha diadaptasi menjadi anime oleh Studio A-1 Pictures. Serial anime ini telah diputar di Jepang sejak 1 Juli 2017 lalu di stasiun TV Tokyo MX, B211, Tochigi TV, Gunma TV, dan MBS. Anime ini juga ditayangkan di Netflix pada 3 Juli 2017. Anime ini sendiri diputar sebanyak 2 cour dengan jumlah episode totalnya mencapai 25 episode.

Berikut adalah jajaran seiyuu yang hadir di serial anime Fate/Apocrypha:

  • Maaya Sakamoto sebagai Ruler
  • Natsuki Hanae sebagai Sieg
  • Junichi Suwabe sebagai Saber of Black
  • Kouki Uchiyama sebagai Shirō Kotomine
  • Miyuki Sawashiro sebagai Saber of Red
  • Saori Hayami sebagai Archer of Red
  • Koji Yusa sebagai Lancer of Red
  • Makoto Furukawa sebagai Rider of Red
  • Tetsu Inada sebagai Caster of Red
  • Satoshi Tsuruoka sebagai Berserker of Red
  • Kei Shindou sebagai Assassin of Red
  • Shunsuke Takeuchi sebagai Archer of Black
  • Ryotaro Okiayu sebagai Lancer of Black
  • Rumi Ookubo sebagai Rider of Black
  • Mitsuru Miyamoto sebagai Caster of Black
  • Ai Nonaka sebagai Berserker of Black
  • Sakura Tange sebagai Assassin of Black

Anime Fate/Apocrypha diproduksi oleh studio A-1 Pictures dengan disutradarai oleh Yoshiuki Asai (Charlotte). Naskah ceritanya ditulis oleh sang penulis novelnya, Yuichiro Higashide. Desain karakter ditangani oleh Ototsugu Konoe, sedangkan komposisi musik latarnya digubah oleh Masaru Yokoyama (Mayoiga, Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans, dan Nobunaga Concerto). EGOIST menyanyikan lagu pembuka yang diberi judul “Eiyu Unmei no Uta” (The Song of a Hero’s Fate), dan GARNiDELiA menyanyikan lagu penutupnya.

Fate/Apocrypha merupakan serial anime yang diadaptasi dari seri novel ringan yang ditulis oleh Yuichiro Higashide. Novel ringannya sendiri telah diterbitkan dari tahun 2012 hingga 2014 sebanyak 5 volume.

Kisah dalam seri Fate/Apocrypha sendiri bersetting di dunia parallel dari seri Fate/stay night. Dikisahkan bahwa Holy Grail tidak lagi berada di Fuyuki Citysejak selesainya Holy Grail War ketiga yang menyebabkan kejadian di seri Fate/Zero dan Fate/stay night tidak terjadi. Oleh karena itu Holy Grail War pun terjadi di tempat lain di mana peperangan yang berlangsung bukan lagi antara 7 master dengan 7 servant saja, namun terjadi perseteruan antara dua faksi, yakni Faksi Merah dan Faksi Hitam.

Faksi Merah merupakan para penyihir dari Asosiasi Penyihir Clock Tower, sedangkan Faksi Hitam adalah sekelompok penyihir Rumania yang menyebut diri mereka sebagai Yggdmillenia. Kedua faksi ini berperang demi memperebutkan Holy Grail, alat sihir yang bisa mengabulkan permintaan dari sang pemenang. Dalam perang antara dua faksi ini Holy Grail memanggil 7 servant bagi kedua faksi dan memanggil Jeanne D’Arc sebagai Ruler yang menengahi jalannya Holy Grail War.

Baca juga:

Summer 2017 Anime: Fate/Apocrypha

KAORI Newsline

Tinggalkan komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.