BAGIKAN

Memasuki tahun 2018, Mojiken Studio, salah satu pengembang game asal Surabaya ini telah merilis 2 buah novel visual karya mereka di Steam: A Raven Monologue dan Banyu Lintar Angin. Bekerjasama dengan Toge Productions, kedua novel visual ini telah dirilis sejak 12 Januari 2018 lalu.

A Raven Monologue adalah sebuah novel visual pendek tanpa dialog berdurasi kurang lebih 4 menit. Dalam novel visual ini, pemain akan dihadapkan dengan kisah sesosok mirip burung gagak, namun berbadan seperti manusia dan tak bisa berkicau. Pemain akan mengendalikan sang gagak dalam menjelajah kota, dan berinteraksi dengan warga kota, dengan ilustrasi dan alur yang surealis.

Advertisement Inline

Dengan nuansa yang surealis, pemain bisa menebak-nebak sendiri alur cerita dalam novel visual ini, berdasarkan interpretasinya masing-masing. Pemain akan menyaksikan sang gagak yang berjalan-jalan di kota, bertemu dan berhubungan dengan penduduk setempat, hingga mendapatkan sejumlah pemberitan dari mereka.

This slideshow requires JavaScript.

Dibuat oleh Brigitta Rena, dengan diiringi alunan lagu dari Christabel Annora, A Raven Monologue awalnya adalah bagian dari dari #MojikenCamp2, sebuah program eksperimentasi internal dari Mojiken Studio, yang bertujuan untuk menciptakan sebuah pengalaman penuturan cerita dengan metode interaktif yang dibatasi.

Novel visual pendek ini bisa diunduh secara gratis di Steam. Namun bagi yang tertarik, bisa membeli versi Fan Pack, di mana dalam versi ini terdapat bonus DLC seperti 7 buah wallpaper beresolusi tinggi, visual HD, semua aset-aset di novel visual ini, hingga sketwa awal dari novel visual ini.

Unduh versi reguler dari A Raven Monologue melalui tautan berikut ini, maupun versi Fan Pack melalui tautan berikut ini.

KAORI Newsline

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.