BAGIKAN
© Kalong Studio

Akankah sebuah robot Android bisa benar-benar bermanfaat bagi manusia? Atau hanya akan menjadi celah bagi manusia untuk semakin tergantung dan malah menjadikannya bencana bagi manusia itu sendiri?

Inilah novel visual La mémoire karya Kalong Studio, sebuah pengembang novel visual dari dalam negeri.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisement Inline

La mémoire berlatar di dunia modern di mana manusia sudah menciptakan berbagai robot android untuk membantu kehidupan sehari-harinya, hingga puncaknya sampai menggantikan pekerja manusia dalam bidang industri, hingga akhirnya menimbulkan kecemburuan dan pergolakan, sehingga android dijauhkan dari sektor industri dan dibatasi penggunaannya. Meski begitu tetap saja ada pihak-pihak yang ingin menggunakan teknologi tersebut untuk membuat senjata dan alat berbahaya lainnya sehingga mengancam kedaimaian dunia.

Dalam dunia seperti itu, ada seorang remaja bernama Inazuma Kazuya. Setelah kematian misterius ibunya, dia diajak pindah kota oleh ayahnya yang juga seorang ilmuwan. Namun sebelum pindah, dia ingin bermain untuk yang terakhir kalinya bersama teman masa kecilnya, Kotobuki Risu.

Tetapi sebuah bencana terjadi, Risu terbunuh karena sebuah kecelakaan, tepat di depan matanya. Kehilangan ibu dan teman terbaiknya, membuat Kazuya mengalami depresi berat.

Beberapa tahun berselang, Kazuya kembali ke kota kelahirannya, untuk masuk salah satu SMA yang memiliki sistem asrama di sana. Dengan begitu dia yakin, akan mampu mengembalikan kehidupan normalnya yang damai dan tenang dengan teman-teman barunya.

This slideshow requires JavaScript.

Suatu hari, Kazuya sangat terkejut ketika bertemu lagi dengan teman masa kecilnya, Risu yang seharusnya sudah meninggal. Tetapi sayangnya, Risu tidak mengingat Kazuya. Sejak hari itu semua ingatan akan kejadian kelam dulu, kembali mengalir dalam kepala Kazuya.

Kenapa Kotobuki Risu bisa kembali? Apa yang terjadi? Apakah Risu akan mengingat Kazuya kembali? Selami kisahnya dalam novel visual La mémoire!

This slideshow requires JavaScript.

Demi mengembangkan novel visual ini, Kalong Studio saat ini tengah menjalankan program pendanaan melalui Kickstarter. Program pendanaan yang sudah dimulai sejak 16 Mei 2018 lalu ini sendiri menargetkan pengumpulan dana sebesar US$ 7006.

Dalam mengembangkan novel visual ini, pihak Kalong Studio bahkan sampai berkolaborasi dengan band asal Jepang Farmagic, untuk membuat lagu pembukanya. Adapun untuk musik-musik yang ada di novel visual ini sendiri akan digarap oleh Jasson Prestiliano, yang juga telah menangani musik-musik dari sejumlah game buatan dalam negeri.

Berikut adalah para kreator-kreator di balik novel visual ini:

  • Sutradara: Moes
  • Programer: Lolicyan
  • Penulis cerita: Loka S. Ratimaya
  • Editor: Shiromitsu26
  • Artis: 53c, B35x, KurosakiKeroro, Ladfa-b, Arumarus, Saputra
  • Komposer: Jasson prestiliano

Jika tidak ada halangan, novel visual ini direncanakan untuk bisa dirilis pada Juni 2019 mendatang.

Sedang mencari novel visual bertema Science Fiction dengan drama yang mengharukan? La mémoire patut untuk dipertimbangkan!

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.