BAGIKAN

Taman ria adalah suatu tempat yang jauh dari kata biasa. Penuh dengan wahana-wahana seru serta atraksi dan pertunjukan yang menarik, taman ria bisa dengan mudah menghibur para pengunjungnya. Namun di balik hingar bingar roller coaster dan kembang api, tentunya ada para staf yang mengelola taman ria tersebut. Amagi Brilliant Park mengajak penonton untuk mengintip keseharian para staf sebuah taman ria, tentunya dengan gaya khas ala anime.

Amagi Brilliant Park bermula dari sebuah novel ringan ciptaan Shoji Gatoh yang diilustrasikan oleh Yuka Nakajima. Pada musim gugur tahun 2014 Amagi Brilliant Park diangkat menjadi sebuah anime. Studio Kyoto Animation, yang sebelumnya pernah mengadaptasi karya lain Gatoh, yaitu Full Metal Panic!, menangani produksinya dengan Yasuhiro Takemoto (Hyouka, Suzumiya Haruhi no Shoushitsu) duduk dikursi sutradara. Tayang pada bulan Oktober 2014 hingga Desember 2014, Amagi Brilliant Park memiliki 13 episode.

Tehnik Isuzu untuk mengajak Seiya berkencan sangatlah efektif (©Shouji Gatoh・Yuka Nakajima/Amaburi Production Committee)

Latar utama serial ini adalah sebuah taman ria bernama Amagi Brilliant Park. Suatu hari, seorang siswa SMA bernama Seiya Kanie (disuarakan oleh Kouki Uchiyama) dipaksa oleh murid pindahan bernama Isuzu Sento (Ai Kakuma) untuk pergi kencan. Tujuannya adalah Amagi Brilliant Park. Selama di sana, Seiya menyadari betapa kacaunya kondisi taman ria itu. Banyak wahana yang rusak. Kemudian pelayanan dari staf juga terasa sangat kurang. Bahkan Seiya sempat ditantang berkelahi oleh salah satu maskot berkostum bernama Moffle (Ayako Kawasumi). Sore harinya, Seiya protes ke Isuzu tentang bobroknya Amagi Brilliant Park. Kemudian Isuzu pun mengungkapkan tujuan sebenarnya mengapa ia membawa Seiya ke tempat ini.

Advertisement Inline

Isuzu, yang rupanya juga seorang pekerja di taman ria itu, membawa Seiya menemui manager dari Amagi Brilliant Park, seorang gadis kecil bernama Latifa Fleuranza (Yukiyo Fujii). Latifa mengungkapkan bahwa penghuni taman ria ini sebenarnya bukanlah manusia, melainkan makhluk dari dunia sihir bernama Maple Land. Mereka butuh Amagi Brilliant Park untuk mengumpulkan sebuah energi bernama animus, yang muncul ketika seseorang merasa gembira. Namun karena Latifa tidak memiliki kemampuan sebagai seorang manager, Amagi Brilliant Park berada diambang kebangkrutan. Jika taman ria ini tidak dapat mengumpulkan 250.000 pengunjung dalam 3 bulan, Amagi Brilliant Park akan dibeli oleh perusahaan Amagi Development. Kalau hal tersebut terjadi, para penghuni Maple Land tidak akan bisa mengumpulkan animus. Ketika kehabisan animus, mereka akan musnah.

Latifa memberi kekuatan sihir pada Seiya dengan cara yang tak terduga… (©Shouji Gatoh・Yuka Nakajima/Amaburi Production Committee)

Latifa mengetahui identitas sebenarnya dari Seiya. Dahulu waktu ia masih anak-anak, Seiya terkenal sebagai seorang selebritis muda bernama Seiya Kodama. Latifa pun ingin Seiya, yang memiliki pengalaman sebagai seorang entertainer, untuk menjadi manager baru dari Amagi Brilliant Park. Awalnya Seiya, yang menganggap cerita tentang dunia sihir itu adalah omong kosong belaka, menolak permintaan Latifa. Latifa pun membuktikan kebenaran ceritanya dengan memberi kekuatan sihir pembaca pikiran untuk Seiya. Lalu kemudian Seiya juga berjumpa dengan orang-orang dari Amagi Development yang dikepalai oleh lelaki angkuh bernama Takaya Kurisu (Junichi Suwabe). Pada akhirnya, Seiya pun setuju untuk menjadi manager baru dari Amagi Brilliant Park. Seiya dan seluruh pekerja di Amagi Brilliant Park pun harus banting tulang untuk bisa mendapatkan 250.000 pengunjung dalam 3 bulan dan menyelamatkan taman ria tersebut dari kebangkrutan.

Para pekerja harus bekerja sama untuk menyelesaikan berbagai masalah (©Shouji Gatoh・Yuka Nakajima/Amaburi Production Committee)

Melihat dari basis plot-nya saja, Amagi Brilliant Park terbilang unik. Sebuah serial anime yang menceritakan tentang sebuah taman ria dan bagaimana para pekerjanya malang melintang demi menjaga agar taman ria tersebut tidak bangkrut bisa dibilang sangat jarang muncul. Tentunya sangat berbeda dibandingkan dengan serial anime lain yang lebih suka mengangkat kehidupan sehari anak-anak sekolah atau pertarungan pedang serta sihir. Hal ini bisa menarik perhatian banyak penonton anime, terutama yang menginginkan sedikit variasi dari serial anime kebanyakan.

Ulasan anime Amagi Brilliant Park akan berlanjut di halaman kedua.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.